10 November 2009

[media-sumut] Hari ini: Pengumuman pemenang "Kid Witness News 2009"



Dear All,
 
Pada hari ini, Selasa (10 November 200) di Jakarta akan digelar Grand Final "Panasonic Kid Witness News 2009". Dalam seremoni nasional ini akan hadir seluruh 10 finalis dari berbagai kota.

Berikut daftar 10 finalis:

1. SMPN 2 Jayapura: "Upacara Bakar Batu Di Lembah Baliemku"

2. SMPN 4 Surakarta: "Ibuku Seorang Buruh Batik"

3. SD Salman Al-Farisy Bandung: "Lestarikan Legong"

4. SMPN 173 Jakarta: "Kami Bisa, Hal Kecil Menyelematkan Lingkungan"

5. SMP Kristen Kalam Kudus Surakarta "Kearifan Lokal Desa Pinggir Kelurahan Telukan"

6. SD Jubilee, Jakarta: "Wayang Kulit"

7. SMPN 4 Pekanbaru: "Mengenal Lebih Dekat"

8. SMP Islam Dian Didaktika: "Butterfly"

9. SMPN 1 Depok (Jawa Barat): "Seruni Sahabatku Dari Baduy"

10. SMP Nasima, Semarang: "Berburu Suweg Raksasa Dan Sampah Demi Sekolah"


Siapakah pemenangnya?
 
 
Facebook:
Radityo Djadjoeri


__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

13 October 2009

Re: [media-sumut] Lomba Foto



burusn ikut mana tahu rezeki....

--- Pada Ming, 4/10/09, rionpandacenter@gmail.com <rionpandacenter@gmail.com> menulis:

Dari: rionpandacenter@gmail.com <rionpandacenter@gmail.com>
Judul: Re: [media-sumut] Lomba Foto
Kepada: media-sumut@yahoogroups.com
Tanggal: Minggu, 4 Oktober, 2009, 6:47 AM

 
Sebelum saya datang untuk daftar, saya konfirm dulu bahwa saya akan ikut loba foto.

Rion Arios (32)
Jln Anggrek No 27 Medan
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

From: Feria Aznita <feriaaznita@ yahoo.com>
Date: Wed, 30 Sep 2009 01:55:27 -0700 (PDT)
To: HRD Club<medanhrdclub@ yahoogroups. com>; <media-sumut@ yahoogroups. com>; Medicare<medicare@cbn. net.id>
Subject: [media-sumut] Lomba Foto

 
 
 

Lomba Foto Pantai Cermin Theme Park "On The Spot...!!!"

tema " Living and Having Fun in Pantai Cermin Theme Park ".....

 

syarat :

1. Peserta terbuka untuk umum

2. Seluruh foto yang dilombakan adalah foto hasil pemotretan di kawasan wisata Pantai Cermin Theme Park , Sumatra Utara, Serdang Bedagai yang berlangsung pada tanggal 24 Oktober 2009.

3. Foto berwarna dengan media digital dan diperkenan pada editing minor pada warna. Penambahan dan pengurangan elemen dan foto tidak diperkenankan.

4. Foto merupakan hasil karya  asli peserta.

5. Peserta wajib melampirkan fotokopi kartu identitas (KTP/SIM) pada formulir pendaftaran.

6. Lokasi subyek foto adalah kawasan Pantai Cermin Theme Park dan Resort Hotel

7. Setiap peserta dikenakan biaya pendaftaran Rp. 50.000 untuk makan siang, dan kopi serta snack.

8. Dengan melakukan pengisian formulir lomba, peserta bersedia mengikuti aturan lomba yang berlaku

9. Seluruh foto yang diikut lombakan peserta akan menjadi milik Theme Park untuk kepentingan publikasi dan sebagainya. Dengan ketentuan akan menyertakan nama dari hasil karya foto.

10. Pendaftaran lomba foto berlangsung di Jalan DI Panjaitan no. 153 Medan

dari pukul 10.00 s/d 16.00 telp :4510956; 4562893

 

 

Hadiah :

Juara 1 : Uang tunai sebesar Rp 4.000.000,-

Juara 2 : Uang tunai sebesar Rp 2.5.00.000,-

Juara 3 : Uang tunai sebesar Rp 1.500.000,-

Harapan 1 : uang tunai sebesar Rp. 1.000.000,-

Harapan 2 : uang tunai sebesar Rp. 800.000,-

Harapan 3 : uang tunai sebesar Rp. 500.000,-

Hadiah Khusus Foto Favorit; Kreatif dan 2 foto Unik masing-masing   @ Rp. 250.000,-

 

 

Informasi Lebih Lanjut :

Sales & Marketing

Jl. D. I. Panjaitan No. 153 Medan

CP. Indra 08116028105; Helen 081314076971

 



Coba Yahoo! Messenger 10 Beta yang baru
Kini dengan update real-time, panggilan video, dan banyak lagi!

__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[media-sumut] "PUTRI HIJAU"




PRODUKSI KE- 7

TEATER ARON

bekerjasama dengan

PUSAT KESENIAN JAKARTA
TAMAN ISMAIL MARZUKI




Pertunjukan Teater Kontemporer


PUTRI HIJAU


Hikayat Karo, Melayu, Aceh



karya sutradara

JOEY BANGUN



------------------------------------------------------


MINDY SILANGIT - PUTRI HIJAU

FREDY GINTING - NAGA

DERMAWAN SINURAYA - MERIAM


DERMAWI TARIGAN - MAHARAJA DIRAJA HARU

JOSE RIZAL MANUA - SULTAN SAMUDERA PASAI

JOEY BANGUN - SIBAYAK KARO SEKALI


PETRUS BARUS - PANGLIMA RAJA KEMBAT (HARU)

MELELA GAYO - PANGLIMA HAFIDZ (SAMUDERA PASAI)

SURYA BANGUN - PANGLIMA SERBANYAMAN (HARU)

ANDY BARUS - PANGLIMA ARIF  (SAMUDERA PASAI)


ANDY SITEPU - HULUBALANG ABDUL (HARU)

SANDY GINTING - HULUBALANG LUKMAN (HARU)


FRANSISKA SINURAYA - GURU SIBASO

SENIWATI GINTING - TENDI NURI-NURI

INTAN TARIGAN - TEKANG


SISCA BANGUN - JILENA

NENI SINULINGGA - HAMIDAH

AMANDHA BRAHMANA - SEKAR

MILLA PERANGIN-ANGIN - FEI YIN

MAYANG PERANGIN-ANGIN - SALIMAR


KRISMAS GINTING - FERDINAND MENDES PINTO




penata artistik CO'AN FERIANTO PUBA

penata musik ALASEN BARUS

penata tari ND SIGIT SINULINGGA

penata kostum YETTY SINULINGGA

penata rias CARLIN TANIASARI

penata cahaya SONNY SUMARSONO

marketing DEWI SILALAHI  

humas SISCA BANGUN

desain produksi JOEY BANGUN




Jumat & Sabtu, 16 & 17 Oktober 2009

Pk 20.00 – Selesai

GRAHA BHAKTI BUDAYA – TAMAN ISMAIL MARZUKI

 

HTM : Rp 150.00, Rp 100.000, Rp  75.000, Rp 30.000


Res : Dewi 081311062467

Yetty 081514263646

& TICKET BOX TIM



---------------------------------------------


Tabas (mantra) Ndilo Tendi (memanggil Roh)


Kita Telu Sada Nioga

Si tima-timan sada pengodak

Erlape-lapeken tendi nuri-nuri

Sura pengole sada pengodak

Ngalo-ngalo cihona wari


(TARIGANU)








__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[media-sumut] PUTRI HIJAU [2 Attachments]

[Attachment(s) from Aron on Art included below]

PRODUKSI KE- 7

TEATER ARON

bekerjasama dengan

PUSAT KESENIAN JAKARTA
TAMAN ISMAIL MARZUKI




Pertunjukan Teater Kontemporer


PUTRI HIJAU


Hikayat Karo, Melayu, Aceh



karya sutradara

JOEY BANGUN



------------------------------------------------------


MINDY SILANGIT - PUTRI HIJAU

FREDY GINTING - NAGA

DERMAWAN SINURAYA - MERIAM


DERMAWI TARIGAN - MAHARAJA DIRAJA HARU

JOSE RIZAL MANUA - SULTAN SAMUDERA PASAI

JOEY BANGUN - SIBAYAK KARO SEKALI


PETRUS BARUS - PANGLIMA RAJA KEMBAT (HARU)

MELELA GAYO - PANGLIMA HAFIDZ (SAMUDERA PASAI)

SURYA BANGUN - PANGLIMA SERBANYAMAN (HARU)

ANDY BARUS - PANGLIMA ARIF  (SAMUDERA PASAI)


ANDY SITEPU - HULUBALANG ABDUL (HARU)

SANDY GINTING - HULUBALANG LUKMAN (HARU)


FRANSISKA SINURAYA - GURU SIBASO

SENIWATI GINTING - TENDI NURI-NURI

INTAN TARIGAN - TEKANG


SISCA BANGUN - JILENA

NENI SINULINGGA - HAMIDAH

AMANDHA BRAHMANA - SEKAR

MILLA PERANGIN-ANGIN - FEI YIN

MAYANG PERANGIN-ANGIN - SALIMAR


KRISMAS GINTING - FERDINAND MENDES PINTO




penata artistik CO'AN FERIANTO PUBA

penata musik ALASEN BARUS

penata tari ND SIGIT SINULINGGA

penata kostum YETTY SINULINGGA

penata rias CARLIN TANIASARI

penata cahaya SONNY SUMARSONO

marketing DEWI SILALAHI  

humas SISCA BANGUN

desain produksi JOEY BANGUN




Jumat & Sabtu, 16 & 17 Oktober 2009

Pk 20.00 – Selesai

GRAHA BHAKTI BUDAYA – TAMAN ISMAIL MARZUKI

 

HTM : Rp 150.00, Rp 100.000, Rp  75.000, Rp 30.000


Res : Dewi 081311062467

Yetty 081514263646

& TICKET BOX TIM



---------------------------------------------


Tabas (mantra) Ndilo Tendi (memanggil Roh)


Kita Telu Sada Nioga

Si tima-timan sada pengodak

Erlape-lapeken tendi nuri-nuri

Sura pengole sada pengodak

Ngalo-ngalo cihona wari


(TARIGANU)






Attachment(s) from Aron on Art

2 of 2 Photo(s)


__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

04 October 2009

[media-sumut] Infotainment : antara Idealisme dan Bisnis

5 Oktober 2009


Oleh : Rezanades Muhammad, MM


Infotainment pada awal mulanya berdiri untuk menampilkan berita- berita seputar kehidupan selebritis dan dunia hiburan Indonesia. Dihadapan program – program TV lainnya saat itu di sekitar tahun '97, Infotainment muncul sebagai program TV yang tidak hanya unik tetapi juga bergengsi. Mungkin karena dahaga rasa ingin tahu masyarakat yang begitu menumpuk terhadap para pesohornya. Karena sebelumnya tidak ada media massa yang dapat memuaskan rasa dahaga tersebut, begitulah infotaiment cepat mendapat tempat di hati pemirsa televisi. Tidak seperti sekarang yang mendapat citra `buruk' di masyarakat, dahulu Infotainment tampil bersahabat, atau paling tidak diniatkan sebagai medium yang aman untuk ditonton dalam membawakan informasi seputar selebritis. Istilah `media gosip', sebenarnya tidak pernah ditempelkan dalam periode awal- awal kejayaan Infotainment. Atau pun tidak pernah dimaksudkan untuk memberitakan seputar kisah perselingkuhan , perceraian, keretakan rumah tangga, narkoba, penyimpangan seksual selebritis dan lain- lain.

Hanya belakangan setelah stasiun televisi dan sejumlah praktisi Infotainment mempelajari bahwa berita – berita seputar kasus selebritis ; perselingkuhan , perceraian, keretakan rumah tangga, narkoba, penyimpangan seksual selebritis, konflik selebritis dan lain –lain memiliki kecendrungan rating yang lebih tinggi, mereka mulai merubah kebijakan tampilan infotainment. Istilah "gosip" mulai dimasukkan kedalam narasi content dan percakapan presenter. Tampilan presenter yang awalnya tampil dengan wanita cantik-ceria berubah menjadi wanita muda memakai gaun malam dengan karakter bawel- suka bergunjing. Ada juga infotainment yang suara narasinya dibuat seperti membaca puisi dari awal sampai akhir, untuk menguatkan intonasi berita konflik yang sedang dibawakannya. Dan lain- lain usaha yang dilakukan untuk menaikkan rating , dengan asumsi bahwa pemirsa atau angka rating menyukai gosip, rating menyukai kasus, rating menyukai konflik dan lain- lain. Sampai disini impresi tentang infotainment sudah bergeser dari posisinya yang semula. Paling tidak , hal ini terlihat dari nama –namanya yang muncul diawal- awal seperti : Cek dan Ricek, Kroscek, Halo Selebriti, Buletin Sinetron, Otista, Kabar –Kabari, KISS (Kisah Seputar Selebritis), dll. Jauh berbeda dengan yang kemudian muncul, lebih tendensius untuk mengumbar sensasi bombastis, gossip atau berita koran kuning : Was Was, Kasak Kusuk, Hot Shot, Silet (Program Silet juga termasuk yang muncul sudah lama, tapi sebelumnya Silet tidak mengarahkan contentnya kepada Infotainment ), Insert Investigasi, dll.

Di masa persaingan ketat industri televisi, --yang ditandai dengan kemunculan berbagai stasiun televisi Nasional baru dari tahun 1997--, tayangan Infotainment berubah fungsi menjadi tayangan ekonomis. Persaingan ketat antar televisi swasta yang membuat share audiens nasional semakin terbagi- bagi, membuat televisi swasta semakin gencar berebut pemasang iklan. Stasiun televisi pun semakin keras memutar otak untuk melakukan efisiensi dalam mengelola airtime mereka. Segera setelah mereka menyadari bahwa biaya pembuatan infotainment begitu murah, merekapun segera mengisi banyak jam siaran mereka dengan beragam program Infotainment. Hingga sempat sampai puluhan jam perminggu siaran program Infotainment memenuhi layar kaca kita. Kondisi ini juga menciptakan kebingungan bagi masyarakat luas, "mengapa hampir semua jam siaran TV Nasional dipenuhi Infotainment ?" Jawabannya adalah karena program Infotainment yang begitu murah pembuatannya, sehingga stasiun televisi swasta yang sedang kekurangan sumber daya untuk mengisi jam siaran mereka menjadikan Infotainment sebagai solusi cepat. Karena biaya pembuatannya yg murah, "program Infotainment" , mau dipasang di jam berapapun selalu masih ketemu marginnya. Sehingga daripada jam siaran kosong, begitu pula lah menjadi mudah saja stasiun televisi untuk mengisinya dengan Infotainment.

Idealisme Tayangan Berkualitas

"MENCARI UNTUNG SEBESAR- BESARNYA DAN MENEKAN BIAYA SEKECIL –KECILNYA" ,adalah salah satu prinsip penting kapitalisme. Dimana – mana pun berlaku seperti itu, begitu juga di dunia televisi. Sampai pada titik ini, mereka mulai mengelompokan infotainment sebagai "low cost program" ( program televisi berbiaya rendah ). Yang pertama, adalah karena dari pengalaman sebelumnya mereka sudah menyadari soal biaya pembuatannya yang rendah yang kalau ditaruh di hampir semua jam tayang televisi, masih ketemu nilai marginnya. Maksud saya disini adalah untuk menerangkan definisi "murah" itu sendiri. Misalnya sesuatu yang dikatakan murah, tapi maksudnya murah dibandingkan dengan apa ? Yaitu dengan membandingkannya dengan rate iklan jam tayang televisi. Tiap jam tayang tentu tidaklah sama harganya iklannya , ada yang murah di jam sepi penonton dan ada yang paling mahal misalnya di jam ramai penonton ( prime time ). Yaitu sekitar jam 20:00 WIB s/d jam 23:00 WIB, itu adalah jam rata- rata orang Indonesia pulang kerja dan menikmati bersantai bersama di rumah. Kalau untuk Infotainment, dipasang di jam siaran yang rate cardnya rendah pun , masih bisa mendapatkan marginnya, itulah yang dimaksud dengan murah.

Pertama- tama para stasiun televisi membeli Infotainment dari para production house. Kemudian mereka mulai mencoba untuk memproduksi Infotainment didalam manejemen mereka sendiri. Walau hingga sekarang tidak semua televisi memproduksi program infotainmentnya sendiri. Kemampuan itu membuat televisi mengurangi pembelian program Infotaiment dari production house (PH), yang kemudian memperkuat posisi tawar –menawarnya kepada para production house infotaiment untuk menekan harga jual program infotainment hingga sangat rendah.

Sampai disini, tentunya kita berpikir tentang apa yang dimaksud dengan tayangan berkualitas atau bagaimana membuat program infotainment yang berkualitas ? Sebab yang dimaksud dengan definisi "tayangan berkualitas" oleh para stasiun televisi swasta kebanyakan adalah, berbeda dengan yang kita pahami pada umumnya. Kita biasa memahami tayangan berkualitas adalah tayangan yang mencerdaskan selain menghibur , paling tidak menghargai intelektualitas penontonnya. Tayangan yang berkualitas adalah tayangan yang netral , kredibel, memiliki kompetensi , jujur dan lain sebagainya. Sedangkan yang dimaksud "tayangan berkualitas" oleh stasiun televisi swasta adalah tayangan yang menghasilkan "profit" atau laba. Walau sekilas mungkin sejalan satu sama lain, namun sesungguhnya tidak selalu. Karena definisi profit adalah pendapatan dikurangi biaya, pada kenyataannya sebuah tayangan bisa menjadi sangat tidak mendidik , sangat tidak berkualitas, pada saat yang bersamaan ia juga menghasilkan laba. Hal ini adalah salah satu contoh kasus yang terjadi pada program infotainment. Sehingga opini atau pendapat masyarakat terhadap suatu program digolongkan sebagai ekses atau dampak. Sedangkan performa ( kualitas ) programnya di tandai dari rating atau jumlah penontonnya yang akan menghasilkan pendapatan buat stasiun televisi.

Saya masih ingat ucapan pengamat media , Veven SP. Wardhana 3 tahun lalu yang mengatakan ," bahwa infotainment ibaratnya seperti fast food". Saya menyetujui pendapatnya ,bahwa mereka membuat program infotainment seperti fast food, walau sebenarnya mereka bisa membuatnya seperti "home made food". "Fast food" ( makanan cepat saji ) dibuat dengan biaya yang sangat efisien, dengan produksi skala besar dan dalam waktu yang cepat sampai ke meja tamu restorannya. Namun fast food tidak menyehatkan , banyak mengandung penyedap rasa, banyak mengandung lemak, kolesterol dan kalau dimakan terus menerus sangat tidak baik buat kesehatan. Veven memberikan analogi bahwa jam infotainment yang sering di tayangan televisi ibarat seseorang yang dijejali fast food setiap hari. Yang kesemuanya itu adalah kebalikan dari "home made food" ( makanan masakan rumah ). Yang walaupun bisa jadi tidak seenak fast food rasanya, namun dapat menyehatkan. Karena dibuatnya seperti fast food biaya produksinya pun ditekan semurah mungkin. Yang terpenting, akibat dari tayangan televisi yang dibuat seperti fast food adalah penelantaran idealisme infotainment sebagai produk jurnalistik. Termasuk diantaranya adalah peran pembinaan dan pengawasan yang seolah hilang sama sekali. Kebanyakan para reporter infotainment yang terjun ke lapangan melakukan liputan kurang menyadari kehadiran dirinya sebagai wartawan di hadapan narasumbernya, melainkan hanya sebagai pekerja biasa. Adalah termasuk ekses dari perekrutan yang asal- asalan, berorientasi pada gosip, berita `panas', dan lain- lain. Sedangkan pada peran pengawasan yang longgar, infotainment menjadi lebih condong mengedepankan sensasi ketimbang menyampaikan fakta. Selain program infotainment yang diproduksi oleh stasiun televisi sendiri, stasiun televisi juga menekan harga jual program infotainment ke production house, bahkan hingga ke titik yang mendekati biaya produksinya. Sampai pernah harga sebuah program infotainment dijatuhkan hingga 1 juta per episode. Walau murah pun diterima juga program itu untuk dikerjakan PH tersebut. Tapi bisa kita bayangkan tentunya nanti, infotainment seperti apa yang dibuat dengan harga minim tersebut ? sumber daya manusia (SDM) seperti apa yang bakal direkrutnya ? Dan lain- lain, tetapi yang terpenting bagaimana kualitas program tersebut ? **Secara kualitas dari pihak televisi tentu bisa dipenuhi. Tetapi bagaimana secara kualitas menurut penonton ?**

Bicara idealisme, tentunya yang dimaksud disini adalah idealisme jurnalistik. Bahwa infotainment sebagai media massa jurnalistik memiliki kekuatan untuk mempengaruhi opini masyarakat luas, selain eksistensinya sebagai media hiburan, oleh karena itu juga harus memikul tanggung jawab sebagaimana layaknya media jurnalistik. Sekilas mungkin infotainment terlihat tidak mempunyai manfaat buat kepentingan umum ( masyarakat luas ) sebagaimana isi media massa `news' pada umumnya. Seperti misalnya berita – berita liputan tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, nasional, daerah dan lain sebagainya. Tetapi tayangan infotainment jelas mempengaruhi opini masyarakat tentang hamil di luar nikah, seks diluar nikah, keretakan rumah tangga, perceraian, dan lain- lainnya. Oleh karena itu sangat penting agar media infotainment menjadi lebih bertanggung jawab dengan berpihak kepada norma- norma dan nilai yang sedang dipegang masyarakat. Hal ini dapat dilakukan misalnya sebagai media infotainment agar jangan salah mengesankan bahwa prilaku- prilaku penyimpangan tertentu yang dilakukan selebritis kita adalah suatu hal yang biasa pada masyarakat kita. Atau selebihnya agar lebih selektif dalam memilih materi penayangan berita, sehingga tidak kebablasan mengedepankan sensasi.


------------------------------------

media sumutYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/media-sumut/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/media-sumut/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:media-sumut-digest@yahoogroups.com
mailto:media-sumut-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
media-sumut-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[media-sumut] Peduli Sumbar



Moderator, numpang publish...

----------------------------------------------------------------

Pasca gempa yang meluluhlantakkan Sumatera Barat, perhatian hampir seluruh orang di jagad raya negeri ini tertuju ke sana. Berbagai bantuan dan tim sukarelawan juga telah dipersiapkan dan dikirimkan. Namun belajar dari upaya tanggap darurat yang selama ini berlaku di sejumlah daerah yang tertimpa bencana, persoalan bantuan yang tidak merata dan tidak tepat sasaran terus saja terjadi. Akibatnya, boleh jadi hal ini menjadikan beberapa di antara kita bingung bagaimana harus mendistribusikan bantuan dan berakhir dengan mengurungkan niatnya membantu meringankan beban saudara kita di Sumbar.

 

Belajar dari upaya tanggap bencana yang terjadi di Kabupaten Langkat Sumatera Utara dan Aceh Tamiang, Nanggroe Aceh Darussalam. Di mana masyarakat beberapa desa dapat bangkit lebih cepat dalam hal rekonstruksi dari beberapa desa lainnya. Sources of Indonesia bekerjasama dengan Suluh Muda Indonesia dan para aktivis peduli korban gempa Sumatera Barat, membuka posko kemanusiaan bagi Sumatera Barat. Anda dapat menghubungi di:

 

Source of Indonesia (SoI)

Jl. Aman I No. 20, Teladan - Medan

Sumatera Utara, Indonesia

Tel: +62-61-7332259

E-mail: info@soindonesia.org

               soi@soindonesia.org

               soimedan@gmail.com

Web: www.soindonesia.org

 

Contact Person:

Muhsin  081370488225

Tedy       087868719580




Jalaluddin Ibrahim
     journalist
 +628126032449


Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang!

__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Re: [media-sumut] Lomba Foto



Sebelum saya datang untuk daftar, saya konfirm dulu bahwa saya akan ikut loba foto.

Rion Arios (32)
Jln Anggrek No 27 Medan

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: Feria Aznita <feriaaznita@yahoo.com>
Date: Wed, 30 Sep 2009 01:55:27 -0700 (PDT)
To: HRD Club<medanhrdclub@yahoogroups.com>; <media-sumut@yahoogroups.com>; Medicare<medicare@cbn.net.id>
Subject: [media-sumut] Lomba Foto

 

 
 

Lomba Foto Pantai Cermin Theme Park "On The Spot...!!!"

tema " Living and Having Fun in Pantai Cermin Theme Park".....

 

syarat :

1. Peserta terbuka untuk umum

2. Seluruh foto yang dilombakan adalah foto hasil pemotretan di kawasan wisata Pantai Cermin Theme Park , Sumatra Utara, Serdang Bedagai yang berlangsung pada tanggal 24 Oktober 2009.

3. Foto berwarna dengan media digital dan diperkenan pada editing minor pada warna. Penambahan dan pengurangan elemen dan foto tidak diperkenankan.

4. Foto merupakan hasil karya  asli peserta.

5. Peserta wajib melampirkan fotokopi kartu identitas (KTP/SIM) pada formulir pendaftaran.

6. Lokasi subyek foto adalah kawasan Pantai Cermin Theme Park dan Resort Hotel

7. Setiap peserta dikenakan biaya pendaftaran Rp. 50.000 untuk makan siang, dan kopi serta snack.

8. Dengan melakukan pengisian formulir lomba, peserta bersedia mengikuti aturan lomba yang berlaku

9. Seluruh foto yang diikut lombakan peserta akan menjadi milik Theme Park untuk kepentingan publikasi dan sebagainya. Dengan ketentuan akan menyertakan nama dari hasil karya foto.

10. Pendaftaran lomba foto berlangsung di Jalan DI Panjaitan no. 153 Medan

dari pukul 10.00 s/d 16.00 telp :4510956; 4562893

 

 

Hadiah :

Juara 1 : Uang tunai sebesar Rp 4.000.000,-

Juara 2 : Uang tunai sebesar Rp 2.5.00.000,-

Juara 3 : Uang tunai sebesar Rp 1.500.000,-

Harapan 1 : uang tunai sebesar Rp. 1.000.000,-

Harapan 2 : uang tunai sebesar Rp. 800.000,-

Harapan 3 : uang tunai sebesar Rp. 500.000,-

Hadiah Khusus Foto Favorit; Kreatif dan 2 foto Unik masing-masing   @ Rp. 250.000,-

 

 

Informasi Lebih Lanjut :

Sales & Marketing

Jl. D. I. Panjaitan No. 153 Medan

CP. Indra 08116028105; Helen 081314076971

 



__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___