30 April 2008

Anda mencintai kuliner Nusantara warisan nenek moyang kita?





Ingin menggali dan ikut melestarikan kekayaan pusaka kuliner Nusantara warisan nenek moyang kita?



Silakan klik:


www.bango-mania.org


Untuk bergabung di milis Komunitas Bango Mania silakan klik:

http://www.yahoogroups.com/group/bango-mania


Atau kirimkan email ke:


bango-mania-subscribe@yahoogroups.com



Kami tunggu partisipasi Anda semua!

29 April 2008

[media-sumut] ABDIMEDIA ONLINE (AMO)

SALAM KENAL

ABDIMEDIA ONLINE (AMO) MEMBUKA KESEMPATAN BAGI ANDA SEMUA UNTUK
BERKARYA DALAM TULISAN, DAN KAMI AKAN MUAT JIKA SESUAI DENGAN VISI DAN
MISI KAMI

AMO MENGANGKAT MASALAH BUDAYA, PEMBERDAYAAN, PARIWISATA, KONSERVASI DLL

SILAHKAN ANDA KIRIMKAN TULISAN ANDA KE EMAIL : redaksi@abdimedia.com

ABDIMEDIA ONLINE (AMO) MEDIA INFORMASI & PEMBERDAYAAN

KLIK: http://abdimedia.com atau http://abdinews.com

SALAM JABAT ERAT

REDAKSIONAL

------------------------------------

media sumutYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/media-sumut/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/media-sumut/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:media-sumut-digest@yahoogroups.com
mailto:media-sumut-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
media-sumut-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

[media-sumut] Tentang perilaku sebuah media cetak di Medan - Re: [orangmedia] Just sharing

FYI
 
 
----- Original Message -----
From: sony akmad
Sent: Wednesday, April 30, 2008 10:03 AM
Subject: Re: [orangmedia] Just sharing

Iya Pak Miko, saya sendiri sebeeelll bgt dengan media yang satu ini (kalo persepsi kita sama dgn media satu ini). Seakan2 dia ngerasa "terserah deh lo mau pasang iklan di media gw atau kagak, emang gw pikirin". Bahkan urusan materi iklan dia jg gak "care" apalagi kalo yang mepet2, mereka sama sekali gak peduli. Beda pada waktu lalu ketika perwakilan jakarta masih dipegang oleh dua orang, kasarnya mereka mohon2 agar iklan bisa lewat mereka dengan iming2 diskon lebih besar. Tapi sekarang sama sekali beda. Pak Miko, jika memang kondisinya demikian lebih baik ada bahasan mengenai masalah ini dengan tujuan agar media ini bisa lebih baik dalam pelayanannya.

wassalam

SONY AKMAD
Media Planner
PT. Elmapuri Gopita (
goIad)
Jl. Tebet Barat Dalam I No. 4
Telp : (021)8305646
Fax  : (021)8305645
Mobile Phone : 0813-111-93-491
"LOVE FOR ALL HATRED FOR NONE"


--- On Tue, 4/29/08, ahmad djatmiko <miko1162@yahoo.com> wrote:
From: ahmad djatmiko <miko1162@yahoo.com>
Subject: [orangmedia] Just sharing
To: orangmedia@yahoogroups.com
Date: Tuesday, April 29, 2008, 10:39 PM

Teman media,
 
Kalo boleh sharing ,pernah ngga nemuin masalah dg salah satu koran di medan, sampai klien menganggap bahwa agency tidak punya "power" di sana .Pasti rekan sdh tahu yg saya maksud, apakah perlu kita sama2 untuk berdiskusi ttg hal tsb,ini masalah klasik cuma ngga pernah tuntas sampai sekarang. makasih kalo ada yg komentar.
 
Miko


Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.



Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[media-sumut] Halo perkenalkan

Halo rekan perkenalkan saya IIS.
Di industri ini saya bergerak pada bidang broadcast system integrator.
Untuk rancang bangun sistem siaran elektronik TV dan Radio
Mohon pencerahannya untuk media massa di Sumatera utara. Salam

Iis Juli Arnowo
Broadcast System Integrator
Lotus Media, CV
Cell: 0817760891
Tel/fax: 021-77215072
email: lotusmediainfo@gmail.com
Please visit us at http://lotusmedia.multply.com


------------------------------------

media sumutYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/media-sumut/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/media-sumut/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:media-sumut-digest@yahoogroups.com
mailto:media-sumut-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
media-sumut-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

24 April 2008

[media-sumut] MARI SALSA !!: Belajar Salsa Gratis bersama Damaris Morales (Club Latino Jakarta)

MARI SALSA !

 

Creative Culture, Darmawangsa Square The Citywalk dan The Occasion mengundang Rekan-rekan untuk mengikuti

Talkshow  "Salsa" dan  "Clinique Salsa"

 

Sabtu, 26 April 2008

Pk. 18.30 – 20.00 WIB

Tempat Darmawangsa Square the Citywalk

Jl. Darmawangsa VI, Jakarta Selatan

 

Pembicara dan Instruktur: Damaris Morales

Demo Salsa : Club Latino Jakarta

 

Dapatkan Berbagai Doorprized !

GRATIS

Tempat Terbatas

 

Informasi dan Konfirmasi

Alin SP Apriliani 0818819944, 081317969944

Pia, 081807070138

 

 

Biarkan Malam Minggu Anda Diguncang Irama salsa!

 

 

Acara ini terselenggara berkat kerjasama 

Creative Culture, Darmawangsa Square , The Occasion,

Grand Canyon Café, dan Club Latino Jakarta

 

 

 



Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. __._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

23 April 2008

[media-sumut] Donor Darah untuk Penderita Hemofilia di Medan

Salam,

 

Dari sebuah sms yang saya terima Rabu (23/4), seorang teman menyampaikan adanya peluang bagi Anda untuk mendonorkan darah. Sumbangan darah yang diterima nantinya akan disalurkan pada penderita Hemofilia--sejenis penyakit kanker darah--yang ada di Kota Medan dan sekitarnya. Kegiatan yang digelar Family Support Group (FSG) yang merupakan bagian dari Himpunan Masyarakat Hemofilia Indonesia (HMHI) Medan, direncanakan berlangsung pada Sabtu, 3 Mei 2008 sejak pukul 09.00 WIB di Plaza Deli Medan. "Setetes darah Anda menyelamatkan si tangan-tangan mungil yang membutuhkannya".

 

Ditunggu partisipasi Anda

 

thanks,




Jalaluddin Ibrahim
     journalist
 +828126032449


Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers __._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

21 April 2008

[media-sumut] Jurnalisme Sastrawi


Maaf numpang posting...


Kursus Jurnalisme Sastrawi XV
Jakarta, 16–27 Juni 2008

Hari ini hampir tak ada warga yang mendapatkan breaking news dari suratkabar. Mereka mendapatkannya dari televisi, radio, SMS, telepon atau internet. Tantangan baru muncul: bagaimana suratkabar bertahan bila mereka tak bisa mengandalkan kecepatan?

Tantangan ini di New York dijawab Tom Wolfe pada 1973. Wolfe mengenalkan sebuah genre baru saat itu: New Journalism. Ia mengawinkan disiplin keras dalam jurnalisme dengan daya pikat sastra. Ibarat novel tapi faktual. Genre ini mensyaratkan liputan dalam, namun memikat. Genre ini kemudian dikenal dengan nama narative reporting atau literary journalism. Menurut Nieman Reports, sejak 1980an, suratkabar-suratkabar di Amerika banyak memakai elemennya ketika kecepatan televisi memaksa tampil dengan laporan mendalam.

Di Jakarta, genre ini diperkenalkan lewat sebuah kursus pada Juli 2001. Mula-mula hanya dua kali namun permintaan tetap datang. Angkatan-angkatan baru pun dibuat setiap satu semester. Peserta datang dari berbagai kota, dari Banda Aceh hingga Jayapura, dari Pontianak hingga Kuching, dari Ende hingga Kupang (Angkatan XIII diadakan di Banda Aceh). Alumninya, kini mulai bermunculan. Ada yang menulis buku. Ada yang jadi pemimpin redaksi. Ada yang sekolah lanjut.

Kursus ini dibuat dua minggu, berseling satu hari sesi di kelas, satu hari tugas membaca dan menulis di rumah. Peserta adalah orang yang biasa menulis untuk media. Setidaknya berpengalaman sekitar lima tahun.

Peserta maksimal 16 orang agar pengampu punya perhatian memadai buat semua peserta. Calon peserta diharapkan mengirim biodata dan contoh tulisan agar pengampu mengetahui kemampuan dasar peserta lebih awal.

Biaya pendaftaran Rp 3 juta. Biaya tersebut sudah termasuk buku dan materi kursus non buku sekitar 200 halaman serta coffe break dan makan siang. Pilihan menu makan siang cukup mengundang pujian! Kali ini akan dicoba masakan Thailand: thom yam gong, pad thai dan lainnya. Namun juga bakal coba makanan Itali: spaghetti carbonara, ravioli isi ikan, pasta plus terung bakar dalam lasagna. Menu nasi bungkus pisang ala Sunda, tak ketinggalan. Juga sayur asem, ikan asin, empal manis ala Jawa.

Biaya pendaftaran ditransfer ke rekening Yayasan Pantau, Bank Mandiri Cabang Kebayoran Lama, dengan nomor rekening 128.000.4350192.


INSTRUKTUR
Janet Steele -- Profesor dari George Washington University, spesialisasi sejarah media, mengajar mata kuliah narrative journalism. Menulis buku The Sun Shines for All: Journalism and Ideology in the Life of Charles A. Dana dan Wars Within: The Story of Tempo, an Independent Magazine in Soeharto's Indonesia, yang dialihbahasakan oleh Arif Zulkifli dan diterbitkan oleh P.T. Dian Rakyat tahun 2007.  Juga menulis tentang jurnalisme di Timor Leste dan Malaysia.  

Andreas Harsono -- Wartawan feature service Pantau, anggota International Consortium of Investigative Journalists, mendapatkan Nieman Fellowship di Universitas Harvard. Menyunting buku Jurnalisme Sastrawi: Antologi Liputan Mendalam dan Memikat. Kini menyelesaikan buku From Sabang to Merauke: Debunking the Myth of Indonesian Nationalism, membahas hubungan media dengan kekerasan etnik, agama dan nasionalisme di Indonesia dan Timor Lorosae.

Guest speaker-- Goenawan Mohamad, seorang penyair, redaktur pendiri majalah Tempo, Ketua Institut Studi Arus Informasi dan pendiri Teater Utan kayu. Sejak akhir tahun 1970-an. Setiap minggu menulis kolom "Catatan Pinggir" majalah Tempo.


SILABUS

MINGGU PERTAMA oleh Andreas Harsono

Senin, 16 Juni 2008 pukul 10:00-12:00 -- Pembukaan: perkenalan, membicarakan silabus dan membagi tugas. Diskusi tentang jurnalisme. Pedomannya, The Elements of Journalism karya Bill Kovach dan Tom Rosenstiel.

Bacaan: Buku Sembilan Elemen Jurnalisme terjemahan karya Kovach dan Rosenstiel disediakan dalam paket. Ada resensinya oleh Andreas Harsono. "Media Bias in Covering the Tsunami in Aceh" karya Andreas Harsono.

Senin, 16 Juni 2008 pukul 13:00-15:00 -- Diskusi soal jurnalisme sastrawi, membedakan mana yang fakta dan mana yang fiksi, tujuh pertimbangan dalam genre ini.

Bacaan: "Kegusaran Tom Wolfe" oleh Septiawan Santana Kurnia; "Ibarat Kawan Lama Datang Bercerita" oleh Andreas Harsono dalam buku Jurnalisme Sastrawi; laporan-laporan dalam Nieman Narrative Journalism Conference.

Tugas untuk hari Rabu: Perhatikan sesuatu di lingkungan Anda. Bikin deskripsi dengan padat. Manfaatkan penciuman, pendengaran, warna, gerakan, kasar-halus, kontras (lucu, aneh, menarik) dan sebagainya. Hindarkan klise macam "nyiur melambai" atau "angin sepoi-sepoi." Bikin deskripsi yang akan merampas perhatian pembaca! Maksimal satu halaman. Bacalah "Reporting in the key to good journalism" oleh Steven A. Holmes; "Tyson's Corner" oleh David Remnick.

Rabu, 18 Juni 2008 pukul 10:00-12:00 -- Diskusi lanjutan soal jurnalisme dan masalahnya dengan nasionalisme-agama-etnik-ideologi-gender. Contoh-contoh dari Indonesia. Membaca tugas deskripsi dari hari Senin.

Bacaan tambahan: "The Ethnic Origins of Religious Conflict in North Maluku Province, 1999-2000" oleh Chris Wilson; "Indonesia's Unknown War and the Lineages of Violence in West Kalimantan" oleh Jamie S. Davidson dan Douglas Kammen; "Fire Without Smoke and other phantoms of Ambon's violence" oleh Patricia Spyer.

Rabu, 18 Juni 2008 pukul 13:00-15:00 -- Diskusi struktur narasi dengan contoh "Hiroshima" karya John Hersey.

Bacaan: "Hiroshima" oleh John Hersey; "Menyusuri Jejak John 'Hiroshima' Hersey" oleh Bimo Nugroho.

Tugas untuk hari Jumat: Carilah seseorang yang menarik serta wawancarailah dia. Gunakan wawancara itu guna membuat deskripsi dan dialog. Pilih kalimat-kalimat yang bernas, memikat, indah, kuat serta menyentak. Maksimal satu halaman. Pikirkan dampak dari setiap kalimat dalam mengikat emosi pembaca.

Jumat, 20 Juni 2008 pukul 10:00-12:00 -- Satu isu namun muncul dalam empat pendekatan. Isunya Aceh. Munculnya, empat naskah, empat gaya, empat struktur. Juga akan mendiskusikan pekerjaan rumah.

Bacaan: "Orang-orang di Tiro" karya Linda Christanty; "Kejarlah Daku Kau Kusekolahkan" karya Alfian Hamzah; "Republik Indonesia Kilometer Nol" karya Andreas Harsono; "Sebuah Kegilaan di Simpang Kraft" karya Chik Rini.

Jumat, 20 Juni 2008 pukul 13:00-15:00 -- Diskusi tentang sumber anonim dan teknik interview. Juga menonton film "Untuk Kaum Muda" karya Erfan Agus Setiawan tentang majalah Aktuil. Remy Sylado ikut jadi wartawan Aktuil.

Bacaan: "Tujuh Kriteria Sumber Anonim;" "Ten Tips for Better Interviews;" "Interviewing Sources" oleh Isabel Wilkerson.


MINGGU KEDUA oleh Janet Steele

Senin, 23 Juni 2008 pukul 10:00-12:00 -- Diskusi sekali lagi tentang kemungkinan jurnalisme sastrawi untuk keperluan suratkabar, lebih praktis, serta sejarah dan perbedaan antara "new," "literary" dan "narrative" journalism.

Bacaan: "The Girl of the Year" oleh Tom Wolfe;  oleh Arif Zulkifli;  "Dua Jam Bersama Hasan Tiro""A Boy Who Was Like a Flower" oleh Anthony Shadid, "For Now, Indonesian Fishermen Are Forced to Abandon the Sea Officials Must Move Quickly to Revive Industry, Advocates Say" oleh Ellen Nakashima, "Soldiers Face Neglect, Frustration At Army's Top Medical Facility" oleh Dana Priest dan Anne Hull, "Violence Change Fortunes Of Storied Baghdad Street" oleh Sudarsan Raghavan.

Selasa, 24 Juni 2008 pukul 13:00-15:00 -- Diskusi lanjutan tentang definisi jurnalisme sastrawi, dari Tom Wolfe hingga Mark Kramer, dan pengaruhnya pada perkembangan suratkabar mainstream di Amerika Serikat.

Tugas untuk hari Rabu:  Menulis tentang sebuah peristiwa yang disaksikan.  Mulai dengan adegan, tanpa "penjelasan." berdasarkan karya Tom Wolfe "The Girl of the Year." Topiknya bisa apa saja tapi yang bisa memikat pembaca untuk membaca narasi itu. Mohon tak membuat lebih panjang dari dua halaman, dua spasi  agar semua peserta bisa mendapat bagian membacakan karyanya.

Rabu, 25 Juni 2008 pukul 10:00-12:00 -- Diskusi tentang pekerjaan rumah.

Bacaan:  "Sebuah Kegilaan di Simpang Kraft" oleh Chik Rini; sebagian dari buku "In Cold Blood" karya Truman Capote dan kliping dari harian The New York Times
pada 1959 "Wealthy Family, 3 of Family Slain."

Rabu, 25 Juni 2008 pukul 13:00-15:00 -- Diskusi tentang immersion reporting berdasarkan karya Truman Capote "In Cold Blood" serta membandingkannya dengan "Sebuah Kegilaan di Simpang Kraft."

Tugas untuk hari Jumat: Tulislah sebuah narasi dengan gaya orang pertama ("saya" atau "aku" atau "abdi" atau "gua" atau lainnya) untuk menggambarkan sebuah adegan. Gunakan model "Buru, Menziarahi Negeri penghabisan" oleh Amarzan Loebis, dimana Amarzan memasukkan dirinya dalam laporannya. Bahan ini akan dibacakan di depan kelas. Panjang maksimal dua halaman, dua spasi.

Jumat, 27 Juni 2008 pukul 10:00-12:00 -- Diskusi tentang pekerjaan rumah yang dibuat berdasarkan "Buru, Menziarahi Negeri penghabisan" serta persoalan kata "saya."

Bacaan: "Tikungan Terakhir" (laporan kematian wartawan Rudi Singgih) oleh Agus Sopian; "It's an Honor" oleh Jimmy Breslin, "Buru, Menziarahi Negeri penghabisan" oleh Amarzan Loebis.
 
Jumat, 27 Juni 2008 pukul 13:00-15:00 -- Diskusi tentang persoalan struktur narasi, dan bagaimana memanfaatkan narasi dalam berita hangat (breaking news) dengan contoh "Tikungan Terakhir" oleh Agus Sopian dan "It's an Honor" oleh Jimmy Breslin. Penutupan serta tanya jawab dan penyerahan sertifikat.

Pendaftaran hubungi:
Siti Nurrofiqoh
Pantau
Jalan Raya Kebayoran Lama Nomor 18 CD, Jakarta 12220
Phone. 021 – 7221031 Fax. 021 – 7221055
Cell. 0813 82 460 455  Email. Siti_pantau@yahoo.com
www.pantau.or.id  


***


Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. __._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[media-sumut] Re: [mediacare] 3 hari nonton film gratis

 
----- Original Message -----
From: JiFFest
Sent: Monday, April 21, 2008 3:41 PM
Subject: [mediacare] 3 hari nonton film gratis

3 HARI NONTON FILM GRATIS

In-Docs presents:
screenDocs! Traveling 2008
Pemutaran Film dan Diskusi bersama pembuat film.
Denpasar:
14 April 2008: ISI Denpasar
15 April 2008: New Media College
16 April 2008: ISI Denpasar
14 dan 15 April: Diskusi bersama IGP Wiranegara (sutradara Tumbuh Dalam Badai)
Cp: Made (minikino)
08155735736
made@minikino.org
Makassar:
18 April 2008: Gedung Mulo
19 April 2008: LEC Teater III, Universitas Hasanudin
20 April 2008: LEC Teater III, Universitas Hasanudin
19 April: Diskusi bersama Tino Saroenggalo
Cp: Joe (Rumah Ide)
081355083901
x_joe_3m@yahoo.co.id
Medan
24-26 April 2008
24 April 2008 : Gelanggang Mahasiswa USU
25 April 2008: Lab Pariwisata USU
26 April 2008: Lab Pariwisata USU
26 April: Diskusi bersama Andibachtiar Yusuf (sutradara film The Jak)
Cp: Fakhrullah (UKM Fotografi USU)
085270001027
Fakhrullah27@yahoo.com
Padang
28 Aril 2008: Universitas Negeri Padang
29 April 2008:Universitas Putra Indonesia
30 April 2008: Universitas Bung Hatta
29 April 2008: Diskusi bersama Edwin (sutradara film Misbach: dibalik Cahaya Gemerlap)
Cp: Tomi (Komunitas Seni Hitam Putih)
081374314609
masngovil@yahoo.co.id

Film yang diputar:
1. (JANGAN) ADA KUSTA DIANTARA KITA
M. Aan Mansyur, Nurlina-Indonesia-2007-17 min
2. CRESCENT MOON OVER THE SEA (BULAN SABIT DI TENGAH LAUT)
Yuli Andari M-Indonesia-2007-50 min
3.GUBUK REOT DI ATAS MINYAK INTERNASIONAL
Tedika Puri Amanda,Kukuh Martha Afni-Indonesia-2007-16
4. HELPER HONGKONG NGAMPUS
Ani Ema Susanti, Yunni Dhevie Hapsari-Indonesia-2007-15 min
5. MISBACH:DIBALIK CAHAYA GEMERLAP
Edwin-Indonesia-2007-33min
6.PAGGOYANG CADDIA
Lusyanne Erhid Salla, Syamsir, Nila Karlina-Indonesia-2007-16 min
7. LAYING BETWEEN ELEPHANTS
Aryo Danusiri-Indonesia-2007-90 min
8.PLEASE VOTE FOR ME
Weijun Chen-China-2007-58 Min
9. RENITA-RENITA
Tonny Trimarsanto-Indonesia-2006-15 min
10. SALATA BALADI
Nadia Kamel-Egypt/Switzerland/France-2007-105 min
11. TAWURAN ANTAR MAHASISWA
Edi Sumardi, Rio Ahmad-Indonesia- 2007 -16 min
12. THE DROWN SEA (LAUT YANG TENGGELAM)
Yuslam Fikri Ansari (Yufik)- Indonesia -2007-94 Min.
13. THE JAK
Yusuf-Pohan-Indonesia-2007-72 min
14. TUMBUH DALAM BADAI
IGP Wiranegara-Indonesia-2007-33 min
15. UANG NAIK
Ulfiani , Muhammad Ishak-Indonesia-2007-28 menit
16. WATER FROM HEAVEN
Wawan Sumarmo, Indonesia-2006-15 min


Selain itu kami membutuhkan informasi komunitas film yang ada di masing-masing kota tersebut.

Terima kasih,

in-docs@yahoo.com

__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

20 April 2008

[media-sumut] Anda mencintai kuliner Nusantara warisan nenek moyang kita?

29.4.08

Anda mencintai kuliner Nusantara warisan nenek moyang kita?






Ingin menggali dan ikut melestarikan kekayaan kuliner Nusantara warisan nenek moyang kita?



Silakan klik:


www.bango-mania.org


Untuk bergabung di milis Komunitas Bango Mania silakan klik:

http://www.yahoogroups.com/group/bango-mania


Atau kirimkan email ke:


bango-mania-subscribe@yahoogroups.com



Kami tunggu partisipasi Anda semua!

 

__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

19 April 2008

[media-sumut] Re: [mediacare] Selamat Jalan, Bang Bonar

 
----- Original Message -----
Sent: Saturday, April 19, 2008 7:43 PM
Subject: [mediacare] Selamat Jalan, Bang Bonar

Bonar Simorangkir, atau lengkapnya bernama Sahat Karma Bonar Zulkarnain Simorangkir, meninggal dunia di kediamannya di Jakarta, Sabtu (19/4) sekitar pukul 06.30 WIB. Nama itu mungkin tidak begitu dikenal, namun para wartawan tahun 1970-an sampai 1990-an - terutama para wartawan foto - pastilah mengenalnya.

Untuk berita selengkapnya, silahkan kunjungi alamat berikut:
http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=7748


Anda punya pengalaman menarik?
Mau berbagi tips, kiat, atau Terbaru?
Kirim saja ke http://www.wikimu.com -- situs komunitas tempat berbagi informasi yang penting dan berguna --

__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[media-sumut] Re: [mediacare] MNC Masuk, 57 karyawan Deli TV dipecat

 
----- Original Message -----
Sent: Saturday, April 19, 2008 5:42 PM
Subject: [mediacare] MNC Masuk, 57 karyawan Deli TV dipecat

Salam Pers!
MANTAN KARYAWAN DELI TV TUNTUT HAK NORMATIF

Perusahan Televisi lokal Sumatera Utara PT. Deli Media
Televisi (DELI TV) yang merupakan televisi lokal
pertama di Sumatera Utara telah melakukan pemecatan
besar-besaran terhadap karyawannya yang telah mengabdi
selama hampir 3 tahun, pemecatan tersebut dilakukan
tanpa pemberitahuan sebelumnya, bahkan tanpa diberikan
Hak-Hak normatif oleh perusahaan Deli Tv. Tiga tahun
mengabdi bukan waktu yang sedikit bagi karyawan Deli
TV, dari mulai Deli Tv yang memiliki gedung sebuah
ruko di jalan timor hingga menjadi sebuah stasiun
televisi yang standar saat ini di Jl.
Wartawan/Intertip Medan .

Pemecatan tersebut dipicu terjadinya ketidakcocokan
antara sesama pemegang saham dalam pembagian
keuntungan, karena Manajemen Deli Tv dibawah Direktur
umum Chairman, SE dinilai tidak ada Transparansi, dan
diduga banyak penyelewengan-penyelewengan yang
dilakukan Direktur Umum tersebut, sehingga terjadi
percekcokan antar pemegang Saham serta dengan
ambisinya, Chairman, SE menjual Televisi Lokal yang
merupakan Kebanggaan Masyarakat Sumut kepada MNC GROUP
dengan dalih Chairman, SE dijanjikan menjabat sebagai
Kabiro SUN TV Medan (milik MNC Group). Beginilah kalau
pengusaha seperti PENGUASA, mereka sesuka hatinya
menindas pekerja yang memang mencari uang untuk
kebutuhan hidup.

Penjualan televisi kebanggaan masyarakat Sumatera
Utara tersebut, bukan membawa perubahan bagi karyawan
Deli Tv yang tidak jelas nasibnya, tetapi justru
terjadi pengangguran besar-besaran di Sumatera Utara,
dimana Karyawan yang telah mengabdi selama hampir 3
tahun di pecat begitu saja tanpa ada surat PHK dan
pesangon, lebih sadisnya lagi, pengumuman Pemecatan di
umumkan melalui selembar kertas yang di tempelkan di
meja security, seperti pengumuman kelulusan Ujian
Negara siswa SMP, dalam surat pengumuman tersebut,
ditulis, “Bagi Nama Karyawan yang tidak tercantum
namanya dilarang masuk kembali, segala pengurusan gaji
terakhir akan diselesaikan pada hari berikutnya”.

Kami Sebagai Karyawan/ i merasa terzalimi dengan
terjadinya pengalihan dari pemilik lama ke pemilik
yang baru. Karena dimana kami orang yang telah
mengabdi selama lebih kurang 3 tahun dan memberikan
loyalitas serta ikut membesarkan nama DELI TV dibuang
begitu saja tanpa adanya konfirmasi ataupun
pemberitahuan sebelumnya oleh Pihak Manajement DELI TV
Bapak Chairman, SE, bahkan pemecatan tersebut tanpa
diberikan pesangon dan surat PHK serta tanpa melalui
prosedur yang ditetapkan oleh undang-undang
ketenagakerjaan.

Akibat Peristiwa ini mantan karyawan Deli Tv, yang
ingin menikah, baru menikah dan memiliki keluarga.
tidak tahu nasib keluarga dan masa depan mereka. Maka,
melalui FORUM ini kami mantan Karyawan Deli Tv akan
melakukan tuntutan sebagai berikut :
1. Mantan Karyawan Deli Tv MENUNTUT diaudit manajement
Deli Tv dibawah kepemimpinan direktur Umum Chairman,
Se alias Apin, karena diduga banyak penipuan-penipuan
yang dilakukan pada pemirsa Deli Tv (Masyarakat Sumut)
dalam menyiarkan Program-program kuis diantaranya
“Kuis Hannock”, “Warung sehat” dimana pada
seharusnya pada perjanjian kontraknya harus disiarkan
secara langsung (LIVE) ini dilakukan secara siaran
ulang (TAPING) dan pemenang serta hadiah diambil oleh
Direktur Umum Deli Tv Chairman, SE tanpa diketahui
pemasang iklan.
2. Mantan Karyawan Deli Tv MENUNTUT Manajement Deli
membayar pesangon Karyawan yang dipecat secara sepihak
tanpa melalui prosedur yang ditetapkan Undang-undang
ketenagakerjaan.
3. mantan Karyawan Deli Tv Meminta DPRDSU, PEMPROVSU
dan KAPOLDASU mencabut hak siar perusahaan media PT.
Deli Media Televisi, karena diduga tidak memiliki izin
penyiaran sejak mengudara.
4. Mantan karyawan Deli Tv Meminta DPRDSU, PEMPROVSU
kapoldasu mengusut penjualan Deli Tv ke Pihak Pusat
dalam hal ini dibeli MNC untuk dijadikan Biro SUN TV
(MNC Group), sebab izin Deli Tv hanya izin lokal
bukan izin Nasional.

Demikian tuntutan kami sebagai mantan karyawan Deli Tv
yang dipecat tanpa memberikan hak-hak pekerja.

Medan , 03 April 2008
TTD
FORUM PEUDLI NASIB DELI TV Medan

__________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[media-sumut] Menpera: Presiden Perlu Ingatkan BRR

Serambi Indonesia - Sabtu, 19 Apr 2008 | 10:50:23 WIB


19/04/2008 10:33 WIB

Menpera:
Presiden Perlu Ingatkan BRR
* Pimpinan Dewan dan Gubernur Harus Cerdas

BANDA ACEH - Menjelang  berakhirnya tugas Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD/Nias
pada April 2009, Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) M Yusuf Asy'ari,
mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), berhak atau
harus mengingatkan Kepala Bapel BRR NAD/Nias mengenai kinerjanya
selama ini, lantaran lembaga itu berada di bawah kendali Presiden.

Menteri M Yusuf menyampaikan hal itu
kepada Serambi, usai meresmikan 170 unit rumah serta fasilitas
lainnya bantuan NGO Qatar Charity (QC), Jumat (18/4). Kompleks
perumahan di Desa Lampineung, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, itu
diberi nama Ar-Rayyan.

"Saya no coment tentang BRR. Itu yang
berhak mengomentari dan mengingatkan adalah Presiden, karena BRR
langsung di bawah kendali Presiden sesuai Perpres, bukan di bawah
Menpera," jawabnya.

Meski demikian, ia berharap BRR mampu
menyelesaikan tugas, terutama rehab rekon rumah korban tsunami,
sebelum masa kerja lembaga itu berakhir. "Jangan sampai saat masa
kerja sudah habis, BRR justru melimpahkan tugas rehab rekon rumah
korban tsunami ke Pemerintah di bawah koordinasi Menpera,"
tambahnya.

Menurutnya, kewajiban lembaga yang
dipimpin Kuntoro Mangkusubroto itu adalah menyelesaikan rehab rekon
di Aceh dan Nias. Hal itu telah diatur secara terang benderang di
dalam Perpres.

Sebelumnya, Gubernur Irwandi Yusuf
dalam sambutannya mengucapkan terimaka sih kepada pihak QC yang
telah membantu 170 rumah tipe 36, satu klinik kesehatan, musala, dua
toko, lapangan basket, serta tempat bermain anak.

"Saya, mewakili Pemerintah Aceh,
mengucapkan terima ksih yang tiada terkira kepada Qatar Charity yang
telah bersimpati dan berempati membantu rakyat Aceh korban tsunami,"
ucap Gubernur Irwandi.

Acara yang dimulai sekitar pukul 10.00
WIB itu berlangsung sekitar dua jam. Selain Menpera dan Irwandi,
acara itu dihadiri, pimpinan QC, Jamah El Al-Mohannadi serta
rombongan dari Qatar dan Maroko, Kapolda Aceh Irjen Pol Rismawan,
pejabat yang mewakili Pangdam Iskandar Muda, Deputi Ekonomi BRR,
Sayed Faisal, serta masyarakat setempat.

Usai melaksanakan shalat Jumat, dari
Pendapa Gubernur Aceh rombongan menuju Auditorium IAIN Ar-Raniry. Di
tempat ini Menpera menyerahkan beasiswa dari QC secara simbolis Rp
150 juta lebih kepada 145 mahasiswa berprestasi dan kurang mampu di
perguruan tinggi Banda Aceh dan Aceh Besar. Beasiswa itu untuk dua
semester.

Selain itu, diserahkan juga bantuan Rp
1,3 miliar untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) yang terdiri atas
sembilan kelompok usaha bagi warga yang kurang mampu di wilayah
Banda Aceh dan Aceh Besar.

Harus cerdas

Ketua Komisi D (Bidang pembangunan)
DPRA, Sulaiman Abda mengatakan, Pimpinan Dewan dan Gubernur Aceh,
harus cerdas dan berpikir ke depan dan jangan mau mengalah dengan
kebijakan Kepala Bapel BRR yang menetapkan dana rehab rumah 2008 Rp
2,5 juta. Jika besaran itu diterima, Pemerintah Aceh akan mendapat
masalah besar yang penyelesaiannya tidak cukup lima tahun.

"Jangankan untuk mengeluarkan dana
rehab korban tsunami, untuk perbaikan rumah duafa saja, Pemerintah
Aceh masih belum punya dana yang cukup. Untuk itu, harus ditolak
supaya jangan menjadi beban APBA ke depan," tukasnya.

Kasus pembebasan jalan Banda Aceh-
Meulaboh, menurut Sulaiman Abda, sudah cukuplah menjadi pelajaran
buruk bagi Pemerintah Aceh, karena dibebani keharusan menalangi sisa
dana ganti rugi kapling-kapling tanah yang belum dibebaskan senilai
Rp 22 miliar. Padahal, menurut Dewan Pengawas BRR, biaya pembebasan
tanah jalan Banda Aceh-Meulaboh yang biaya pembangunan fisiknya
dibantu dari USAID, tetap menjadi kewajiban Bapel BRR membayarnya.

Sisa dana perumahan BRR sampai April
2008 masih cukup banyak, yakni sekitar Rp 2,7 triliun lagi yang
belum terserap. "Karena itu, kasus dana rehab rumah BRR 2008 Rp 2,5
juta/unit yang ditetapkan Kepala Bapel BRR, perlu disampaikan kepada
Presiden, Ketua DPR RI, dan Kepala Bappenas secara lisan dan
tertulis untuk segera dikoreksi/ dibetulkan pada angka yang lebih
rasional," ujar politisi Partai Golkar itu.

 
__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

17 April 2008

[media-sumut] Online Education-Increase Your worth while working

Having a degree helps them get ahead of the competition and make them qualified for the higher paying jobs. Because of this, many are looking to finish their education and get their first degree; some are working towards a higher degree.

http://www.gethighereducation.com offers u some of the best accredited institutions around the world.

Thanks and Regards From the team,
http://www.gethighereducation.com


Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. __._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

16 April 2008

[media-sumut] Black women is seeking white man

Black women is seeking white man

This is a plain and simple paradise for interracial mature singles
together, black Woman and white Man, or black Man and white Woman.....
This will also serve as a forum for all AM and BW to meet, share, and
grow together. As stated in simple terms, this group will serve to
provide support,interact, online resource, and up coming events.

http://blackchats.zoomshare.com/files/love.htm


------------------------------------

media sumutYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/media-sumut/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/media-sumut/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:media-sumut-digest@yahoogroups.com
mailto:media-sumut-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
media-sumut-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

15 April 2008

[media-sumut] Koreografi Unik Farida Oetoyo, Ballet Masal di Mall "Ballet on Public,Touches Everyone!" (100 penari balet usia 3-12 tahun)

Salam Budaya,
 
Dalam Rangka  Acara
Inspiring Women, Celebrating The Kartini's Spirit
 
Darmawangsa Square The Citywalk, The Occasion, dan Creative Culture
Mengundang Bapak/Ibu untuk hadir pada acara:
 
Balet Massal koreografi Farida Oetoyo,
"Ballet on Public Touches Everyone!"
100 penari  usia 3-12 tahun.
Darmawangsa Square the City Walk
Jl. Darmawangsa VI, Jakarta Selatan
Minggu, 20 April 2008,
Pk. 11.30 – 11.55  WIB.
 
Dilanjutkan dengan Talkshow dengan Farida Oetoyo,
"The Dance Maestro, Lifetime Achievement,
Pk. 12.10 – 13.00 WIB.
 
 
 
GRATIS.
Mohon Sebarkan Kepada Segenap Kerabat dan Sahabat
Terima kasih
 
Informasi dan Konfirmasi:
Alin 0818819944,
Diah 08129358492,
Creatrve Culture, 021-7180070
 
 
 
 
Saksikan pula rangkaian acara tersebut;
 
Pameran 20-29 April, 10.00 – 21.00 WIB
Traditional /Modern Apparel & Accessories
Art, Fashion, Beauty, Wellness & LIfestyla Product
 
Melukis Topeng, 20-29 April 2008, Pk.11.00 – 19.00
 
TalkShow, 21-29 April 2008, 13.00 – 14.00 WIB
Woman & Art, Woman & Health, Woman & Creativity
Woman & Fashion, Woman & Beauty, Woman & Lifestyle


Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. __._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

11 April 2008

[media-sumut] Cerita tentang Oleh-Oleh


Oleh: Mula Harahap

Kemarin ketika pulang dari Medan saya dititipi
oleh-oleh berupa makanan. Sebenarnya saya adalah orang
yang paling malas untuk membawa oleh-oleh dari sebuah
perjalanan. Anak-anak saya yang sudah dewasa itu tak
terlalu perduli dengan oleh-oleh. (Bagi mereka
oleh-oleh itu hanya satu macam: uang). Dan lagipula,
saya adalah orang tak suka repot-repot bila masuk ke
kabin pesawat terbang.

Karena sanak-saudara sudah berlelah-lelah membelinya,
terpaksa jugalah saya bawa oleh-oleh itu. Tapi
sepanjang perjalanan menuju Bandara Polonia saya terus
berpikir bagaimana membawa oleh-oleh yang "ribet"
tersebut ke dalam kabin.

Ketika sedang menunggu giliran check-in, saya melihat
orang-orang di sekitar saya ternyata membawa oleh-oleh
yang sama dengan saya: bolu gulung "meranti" yang
dikemas dalam kotak dan diberi tali untuk memudahkan
menentengnya. Ternyata orang-orang itu memasukkan
oleh-olehnya sebagai bagasi. Dengan senang hati saya
pun melakukan hal yang sama.

Tapi ketika tiba di Bandara Soekarno-Hatta dan hendak
memungut bagasi saya jadi pusing tujuh keliling. Ada
tujuh atau delapan kotak dengan merek "bolu meranti"
yang berjalan di conveyor-belt. Semua tanpa nama
pemilik. Terpaksalah saya harus memelototi setiap
kotak untuk mencocokkan nomor pada stiker klaim yang
melekat di kotak itu agar sesuai dengan nomor pada
potongantiket yang ada di tangan saya.

Oleh-oleh berupa makanan khas setiap kota memang
lucu-lucu: Dulu oleh-oleh yang khas dari Medan adalah
bika ambon dan sirop markisa. Saya tidak tahu sejak
kapan bolu gulung "meranti" (pabriknya terletak di
Jalan Meranti--Medan) mulai menggeser popularitas bika
ambon dan markisa.

Disebabkan oleh alasan praktis yaitu agar tidak repot
menenteng bika ambon atau markisa itu ke kabin pesawat
terbang, maka dulu ada "sistem" yang memungkinkan kita
hanya membawa secaris kertas yang disebut "DO"
(Delivery Order). Kertas itulah yang kita berikan
kepada sanak-saudara yang kita kasihi, lalu urusan
mereka selanjutnyalah untuk mengklaim bika ambon atau
markisa itu di kantor perwakilan fabrikannya yang ada
di Jakarta.

Sekarang saya tak pernah lagi melihat "sistem" itu.
Hal ini mungkin disebabkan karena faktor kemacetan
lalulintas Jakarta yang sudah sampai ke tingkat
jahanam itu. Seandainya ada seseorang dari Medan
memberikan saya oleh-oleh berupa secarik kertas "DO",
maka saya pun pasti akan marah. Pasti saya akan
berkata, "Kau suruh saya yang tinggal di Ciputat ini
untuk mengklaim sekotak markisa di Pluit? Kau makan
sendirilah oleh-olehmu itu...."

Oleh-oleh dari Palembang juga sering membuat saya
tersenyum-senyum. Kalau kita naik pesawat terbang dari
Palembang, maka setibanya di Bandara Soekarno-Hatta
baju kita pasti akan berbau khas. Kabin pesawat
terbang yang berangkat dari Palembang selalu berbau
cuka empek-empek. (Dan saya rasa salah satu keahlian
yang dimiliki oleh security yang memelototi layar
monitor pemeriksaan x-ray di Badara Polonia--dan yang
tidak dimiliki oleh security di tempat lain--adalah
mendeteksi durian).

Disamping ikan bilis kering, maka oleh-oleh dari kota
Padang yang mengesankan saya adalah keripik singkong
bersambal atau "keripik balado". Salah satu merek yang
terkenal ialah keripik balado "Rohana Kudus". Dulu
saya pikir keripik tersebut adalah buatan keluarga
atau keturunan pahlawan nasional itu. Tapi ternyata
yang membuatnya adalah orang Tionghoa. Dinamakan
"Rohana Kudus" karena pabriknya terletak di Jalan
Rohana Kudus--Padang. Tak bisa saya bayangkan apa yang
akan terjadi kalau saya membuat oleh-oleh babi
panggang, lalu produk itu saya namakan sesuai dengan
nama jalan dimana usaha saya berada, misalnya Jl. H.
Agus Salim--Kabanjahe atau Jl. K.H. Hasyim
Ashari--Tarutung.

Bandung adalah kota yang paling kreatif dan suka
gonta-ganti oleh-oleh. Dulu pernah terkenal kue "soes
merdeka". Lalu kue keju "kartika sari". Lalu brownies
kukus (saya lupa mereknya).

Sebagaimana layaknya turis-turis Jakarta yang "frenzy"
dengan oleh-oleh makanan khas dari sebuah kota, saya
pun pernah menemani seorang teman untuk berbelanja kue
"kartika sari" di tokonya yang terletak tak jauh dari
stasiun kereta api itu. Kami tiba di tempat itu jam
tujuh pagi. Tapi orang-orang yang mengendarai mobil
dengan pelat nomor B itu sudah antri untuk belanja.
Kata saya dalam hati, "Pemilik usaha oleh-oleh ini
sungguh adalah orang yang paling diberkati Tuhan.
Begitu bangun tidur dan cuci muka mesin kasnya telah
bergemerencing....."

Yogyakarta juga memiliki beberapa makanan khas yang
oleh industri "dibaptis" menjadi oleh-oleh. Ada gudeg
dan ada "bakpia pathuk". Oleh suratkabar pernah
diberitakan bahwa pada sebuah liburan panjang
turis-turis domestik yang datang ke Yoyakarta
kehabisan "bakpia pathuk" (ada beberapa merek yang
hampir sama).

Magelang juga punya banyak oleh-oleh yang khas: ada
getuk lindri, wajik dan makanan lainnya. Saya sangat
terkesan dengan wajik "nyonya weik". Bukan karena
rasanya, tapi karena mereknya. Membuat makanan dengan
merek "uek" saya rasa sungguh adalah sebuah
keberanian. Keberaniannya mungkin sama dengan orang
yang memberi merek rumah makannya "sabar menanti".
Kalau sudah lewat tengah hari dan perut sudah
keroncongan, maka "sabar menanti" adalah rumah makan
yang paling tak ingin saya kunjungi.

Tapi walaupun saya bukanlah orang yang "care" untuk
menenteng oleh-oleh, sesekali saya tergerak juga untuk
membelinya. Di Magelang saya pernah membeli kerak nasi
yang sudah dikeringkan dan diberi rasa garam atau gula
itu. Oleh-oleh itu mengingatkan saya akan masa kecil
saya:

Dulu ibu saya selalu menanak nasi dengan periuk (bukan
dengan dandang, apalagi "rice cooker"). Karena itu, di
dasar periuk selalu tersisa kerak. Dan sebagai anak
paling tua, yang punya rahang dan gigi paling kuat,
maka adalah tugas saya untuk memakan kerak nasi itu.

Oh, oleh-oleh....! [.]

 
__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___