21 May 2008

[media-sumut] Andai Yuni Shara punya buku harian

Andai Yuni Shara punya buku harian

 



aku menerima sepiring nasi tumpeng dari mbak memoria, manajer merek bango




koleksi foto lamaku dalam balutan kain batik




Andai pelantun tembang-tembang lawas Yuni Shara masih rajin mengisi buku harian, ia akan menuliskan sederet lembaran hidupnya sebagai berikut:

Sabtu, 10 Mei 2008, di Stadion Brawijaya Surabaya, Jawa Timur

Hari ini sungguh hari yang amat monumental. Kejadian ini tak pernah kuimpikan dalam tidurku. Orang bilang mimpi itu cuma kembang tidur belaka, tapi tidak buatku. Terkadang mimpi memberiku inspirasi dan menajamkan imajinasiku. Sayangnya, aku kok tidak pernah bermimpi menyantap aneka ragam hidangan nostalgik yang dulu di masa kecil dan remaja pernah aku nikmati.

Jauh-jauh terbang dari Jakarta ke Surabaya cuma buat makan, makan, dan makan sampai kekenyangan. Pasalnya aku mampir ke ajang Festival Jajanan Bango (FJB) 2008 sekaligus untuk merayakan ulang tahun Bango ke-80. Acaranya sungguh amat meriah dan dijubeli warga Surabaya yang amat ramah. Ada potong tumpeng, ada lepas balon aneka warna, ada aneka tarian tradisional, ada 80 petani kedelai hitam, ada Cak & Ning Suroboyo sing ganteng lan ayu, ada gerombolan KoBaMa (Komunitas Bango Mania), ada kerumunan wartawan, dan hmmm begitu banyak tenda-tenda yang menjajakan aneka ragam makanan tradisional khas Nusantara warisan nenek moyang kita yang begitu aikonik. Para penjaja pun aikonik pula. Sedihnya, Mas Henry Siahaan tersayang tak ada di sampingku...:((

Yah, hari ini aku diajak tim Bango Cita Rasa Nusantara (BCRN) ikutan syuting untuk episode spesial yang bakal tayang di Indosiar pada hari Sabtu, 24 Mei mendatang. Aku pun keliling stadion yang luas untuk mencicipi aneka jajanan kesukaanku, sedari pagi hingga siang. Tanpa malu-malu, kulahap makanan yang lezat dan nikmat itu. Ku tak peduli pada kerumunan masyarakat yang mengerubutiku. Saat rehat, ada yang minta tanda tangan, ada yang minta foto bareng, ada yang memegangi bajuku, bahkan ada yang mencubiti pipiku. Waduh, asal nyubitnya tidak kenceng-kenceng, no problem buatku.

Tak mau berpanjang-panjang, nah, ini dia aneka ragam kuliner Jawa Timur yang top markotop pilihanku: Nasi Udang Bu Rudy, Tahu Telor Cak Kahar, Rawon Setan Ibu Sup, Lontong Kikil Pak Said, Kupang Lontong Suko dan Sate Kerang Pak Slamet. Aku juga ikutan demo masak cara meracik Tahu Telor yang super spesial. Cak Kahar yang jago masak ikut mendampingiku.

______________________________


Tayangan ini dapat Anda saksikan hanya di INDOSIAR dalam program:


BANGO CITA RASA NUSANTARA - NOSTALGIA KULINER

Sabtu, 24 Mei 2008

mulai pukul 9.00 WIB

Lengkap dengan berbagai tips memasak dan kiat menikmati makanan tradisional, serta kuis dengan hadiah menarik.

Rp 500,000 untuk tiap pemenang

Kirimkan jawaban via SMS ke: 0813-85499995

Tuliskan jawaban, nama, dan alamat.


Bersama Bango, Mari Kita Lestarikan Warisan Kuliner Nusantara!

Sphere: Related Content
 
__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

No comments: