27 May 2008

[media-sumut] Gempa Sichuan Picu Gempa Di Sumut



--- On Tue, 5/27/08, vivian ping <crystalping@gmail.com> wrote:
From: vivian ping <crystalping@gmail.com>
Subject: Fwd: Fw: Gempa Sichuan Picu Gempa Di Sumut
To: toeffendi@yahoo.com, "Vera Lee" <leevera@gmail.com>, "david kz" <dulidebu@gmail.com>, adindagolid@yahoo.com, erny_manis@yahoo.com, "v" <ewin_fong@yahoo.com>
Date: Tuesday, May 27, 2008, 1:35 AM



---------- Forwarded message ----------
From: Rosni Chandra <rosni@pacificmedan.com>
Date: 2008/5/23
Subject: Fw: Gempa Sichuan Picu Gempa Di Sumut
To: Undisclosed-Recipient



 
-- 

 

 

Jumat, 23 Mei 2008 01:26 WIB

Gempa Sichuan Picu Gempa Di Sumut                            

HASANUL HIDAYAT

WASPADA ONLINE

 

(MEDAN) - Pakar geologi mengatakan mengingatkan masyarakat untuk waspada karena gempa 7,9 skala Richter (SR) yang mengguncang Sichuan, China pada Senin (12/5) kemarin berpotensi memicu terjadinya gempa berkekuatan besar di Sumut.

 

Hal itu mungkin terjadi karena patahan yang menjadi sumber gempa China itu, ternyata berhubungan dengan jalur patahan yang membelah pulau Sumatera.

 

Demikian disampaikan Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sumut NAD, Gagarin Sembiring dan Ketua Dewan Pakar IAGI Sumut-NAD, Jonathan Tarigan kepada Waspada, di Medan, Kamis (22/5).   

 

Gagarin menjelaskan, gempa di Sichuan China terjadi akibat pertemuan Lempeng Indo-Australia dengan Lempeng Eurasia, yang menyebabkan terjadinya gempa di patahan yang terdapat di dataran tinggi Tibet.

 

Ditambahkannya, pertemuan dua lempeng tadi menyebabkan terjadinya gerakan memuntir pada patahan, sehingga terus memanjang melewati Patahan Sagaing di Birma, sampai ke patahan besar Sumatera.

 

Hal itulah, menurut Gagarin, beberapa hari setelah gempa China, gempa juga terjadi di beberapa kawasan yang dilalui jalur patahan besar Sumatera, seperti di Bengkulu, Padangsidimpuan dan Tapanuli Tengah. "Gempa itu satu jalur dengan Patahan Sagaing yang dipengaruhi langsung prilaku gerakan bumi di Tibet," katanya.

 

Karena itulah, Gagarin memprediksikan, setelah gempa di China, bakal ada gempa berkekuatan besar terjadi di daerah Sumut yang dilewati jalur Patahan Sumatera. Apalagi Jonathan menilai beberapa gempa yang telah terjadi belakangan adalah gempa pendahuluan.

 

Sementara itu, Jonathan Tarigan mengatakan, menurut siklus waktu sejarah kegempaan di Sumut, beberapa gempa berkekuatan besar juga bakal mengguncang Sumut dalam kurun waktu sepuluh tahun mendatang.

 

Jonathan mengatakan, gempa berkekuatan 7,2 SR yang pernah terjadi di Karo pada 1936 lalu memiliki siklus 70-80 tahun. Sehingga diyakininya gempa itu bakal kembali mengguncang Sumut.

 

"Dan sekarang (2008-red) sudah 72 tahun setelah gempa tersebut terjadi, maka hampir bisa saya pastikan maksimal dalam sepuluh tahun ini gempa itu pastikan terjadi lagi, dengan kekuatan yang hampir sama," ujarnya.     

 

Jonathan menambahkan, menurut data pada 1933 di kawasan Sichuan China juga pernah terjadi gempa berkekuatan 7,3 SR. Setelah itu, disusul pada 1936 gempa berkekuatan 7,2 SR terjadi di Batukarang Karo. "Sehingga memperbesar kemungkinan gempa di Sumut akan terulang kembali dalam waktu dekat," katanya.

 

Dijelaskannya, selain akan mengakibatkan kerusakan pada daerah yang berada di pusat gempa, juga akan memberikan efek guncangan yang sangat keras sampai ke Medan, karena ibukota Sumut ini berdiri di atas tanah aluvial (lembek). Sehingga dapat merontokkan banyak bangunan dan infrastruktur.

 

Jonathan juga mengatakan, dalam data USGS (United States Geological Survey) terekam bahwa pada 30 Maret 2008 lalu terjadi gempa secara bersamaan di Binjai berkekuatan 4,5 SR dan Sibolga 5,3 SR. Namun getarannya tidak disadari sebagian besar masyarakat. "Bisa jadi itu adalah gempa pembuka, belum main shock (gempa utamanya)," kata Jonathan.

 

Karena itu Jonathan mengharapkan, untuk mengantisipasi hal itu pemerintah khususnya Pemprovsu menyikapi segera melakukan mitigasi (pemetaan daerah rawan gempa), pemetaan kerawanan sosial seperti kesiapan masyarakat menghadapi ancaman bencana, serta pemetaan risiko bencana gempa.

 

"Paling tidak harapan kepada Pemprovsu yang baru untuk memperhatikan ancaman ini. Dan melakukan langkah-langkah konkrit. Karena rezim pemerintahan yang lama tidak punya perhatian terhadap kondisi kebencanaan di Sumut," kata Jonathan.


PT. Toba Pulp Lestari (www.tobapulp.com)
This email may contain confidential and/or legally privileged information. If you are not the intended recipient (or have received his mail by error), please notify the sender immediately and delete this mail.
Any unauthorized copying, disclosure, or distribution of the material in this email is sticly forbidden.



__________ NOD32 3118 (20080521) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com



--
VIVIAN-e

__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

No comments: