05 May 2008

[media-sumut] Satu Lagi Artefak Tua Ditemukan di Medan

Kerajaan Aru pernah dibumihanguskan pasukan dari Aceh
 
 
Kabar Indonesia.

Satu Lagi Artefak Tua Ditemukan di Medan
Oleh : Rizanul

26-Apr-2008, 01:32:12 WIB - [www.kabarindonesia.com]

KabarIndonesia - Sebuah lagi artefak tua di temukan di
sekitar kota Medan. Artefak tersebut ditemukan oleh beberapa
arkeolog dalam dan luar negeri. Penemuan tersebut baru bisa
dipastikan setelah sepuluh hari penggalian dan diungkapkan Kepala
Balitbang Arkeologi Nasional, Tony Djubiantono, di Medan, Rabu
(23/4/08) lalu.

Artefak dimaksud, dikatakan Tony dan arkeolog dari
Universitas Nasional Singapura, E Edward Mc Kinnon, berusia sekitar
700 tahun. artefak ini hampir semasa dengan artefak Kota Cina yang
pernah ditemukan Edward di sekitar Belawan di tahun 1972.

Edward sendiri menurut pengakuannya sudah menelusuri
artefak baru ini sejak tahun 1971. di sana dia menemukan banyak
serpihan keramik dari zaman dinasti sung. Menurutnya, keramik jenis
itu umumnya beredar di abad ke 11 hingga 14.

Melihat kenyataan itu, dia memperkirakan ada kesamaan
waktu, atau paling tidak persinggungan waktu antara atrefak Kota
Cina dengan artefak baru tersebut. Untuk sementara waktu nama dan
lokasi situs baru ini belum diperjelas demi keamanan situs. Hal ini
dianggap perlu mengingat kurang pedulinya pemerintah menjaga situs-
situs peninggalan sejarah.

Sejauh ini, Tony maupun Edward mengaku miris melihat
kenyataan tersebut. Apalagi mereka menyaksikan sendiri betapa
beberapa situs, semisal Benteng Putri Hijau, di kawasan Deli Tua
hampir ludes di lumat pembangunan. Situs tersebut bahkan sudah
hampir rata di ratakan alat berat yang dipergunakan pengembang
daerah itu.

Mengenai situs yang baru ditemukan Edward dan tim
arkeologi lainnya yang sudah menggalinya memperkirakan ada
kemungkinan akan ditemukannya sebuah candi. Hal mengingat adanya
temuan berupa batu bata merah ukuran besar yang umumnya dipergunakan
untuk membangun candi-candi di kawasan Sumatera.

Untuk memastikan kebenaran dugaan tersebut, para
arkeolog yang berhasil menggali beberapa plot galian, tengah
mengupayakan pendanaan dari Unesco, lembaga PBB yang bertanggung
jawab akan fakta sejarah dan kebudayaan. Diperkirakan dengan dana
yang cukup bisa menggalinya lebih luas lagi di tahun depan.

Diperkirakan kedua arkeolog tadi, selain mereka pada
pengembangan penelitian artefak baru tersebut, juga akan terlibat
fihak Balai Arkeologi Medan dan Universitas Boston dari Amerika.
Luas situnya, diperkirakan akan mencapai 1.000 ha.

Selain membuktikan adanya persinggungan sejarah lama
kota Medan dengan masyarakat Cina, artefak ini juga memberikan
gambaran tentang penaklukan kerajaan Aru, yang di masa itu menguasai
kawasan sekitar Tanah Deli, oleh kerajaan dari Aceh.

Fakta itu terbaca dari ditemukannya juga beberapa batu
nisan tua yang umumnya ada di daerah Aceh di abad ke 14.

 
__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

No comments: