22 July 2008

[media-sumut] Para pemenang Mochtar Lubis Award

Penghargaan untuk Tingkatkan Kualitas Jurnalistik


Jakarta, Kompas - Para pemenang dan penerima Mochtar Lubis Award yang
dimotori Lembaga Studi Pers dan Pembangunan atau LSPP diumumkan, Jumat
(18/7) malam. Dengan pemberian penghargaan tersebut, kualitas jurnalistik
dari segi profesionalitas, etika, serta keberanian membela kebenaran dan
keadilan diharapkan semakin meningkat, seperti yang telah diteladankan
wartawan tangguh Mochtar Lubis.

Mochtar Lubis merupakan pemimpin dan pendiri Indonesia Raya yang terbit
tahun 1949 hingga 1958 kemudian dibredel. Mochtar dipenjara selama 10 tahun.

Indonesia Raya terbit kembali pada tahun 1968 hingga 1974 sampai kemudian
ditutup selama-lamanya. Mochtar Lubis merupakan tonggak dan legenda hidup
pejuang kebebasan pers. Mochtar juga dikenal sebagai sastrawan dan pernah
menjadi Pemimpin Redaksi Horison.

Pemenang Fellowship Investigasi diberikan kepada Bambang Muryanto (The
Jakarta Post), Masjidi (MQ Radio) dan Gigin W Utomo (majalah Swasembada
Yogyakarta) dengan proposal investigasi "Korupsi Dana Rekonstruksi
Pascagempa Bumi di Yogyakarta 27 Mei 2006".

Pemenang Kategori Feature adalah Ahmad Arif, Luki Aulia, dan Aryo Wisanggeni
Gentong (harian Kompas) dengan karya "Meno Kaya Tidur di Selokan".

Kategori Investigasi dimenangi Muhlis Suhaeri (harian Borneo Tribune,
Pontianak) dengan karya "The Lost Generation".

Untuk kategori In-Depth TV Reporting terdapat dua pemenang, yakni Darussalam
Burnahan dan kawan-kawan (ANTV) dengan karya Mengeruk Laba dari Bangkai Sapi
serta Endah Saptorini dan kawan-kawan dari Astro Awani dengan karya Pintu
Harapan untuk si Miskin.

Kategori Publik Service dimenangi Asrori S Karni (Gatra) dengan karya
"Politik Pendidikan Penebus Dosa". Kategori Foto Jurnalistik dimenangi Arie
Basuki (Koran Tempo) dengan karya "Dag Dig Dug di Bukit Segambut".

Para pemenang masing-masing mendapatkan hadiah uang Rp 50 juta, sementara
untuk Kategori Fellowship Rp 40 juta.

Direktur Program Mochtar Lubis Award, sekaligus Direktur Eksekutif LSPP
Jakarta, Ignatius Haryanto, dalam sambutannya mengatakan, acara itu diadakan
guna memperpanjang semangat jurnalistik dan memberikan penghargaan tertinggi
kepada para jurnalis terbaik. "Dengan penghargaan ini, kami ingin merangsang
hadirnya karya jurnalistik berkualitas," ujarnya. (INE)

Kompas, Sabtu, 19 Juli 2008 | 03:00 WIB
__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

No comments: