31 August 2008

[media-sumut] BERONTAKZINE.COM mulai online secara perlahan

dears...

website musik cadas di http://www.berontakzine.com secara perlahan mulai online kembali. silahkan diclick sesering mungkin karena akan ada fitur-fitur baru yang akan terus ditambah jam demi jam lengkap dengan review2 terbaru yang belum muncul di versi print (versi koran) kami.

next project :
* Kompilasi "Hardcore In My Heart" by Stolen Day Records & Biji Kopi Records
* Berontak Zine vol 5 (beredar september / oktober 2008)

untuk informasi lebih lengkap atau kontak mengenai segala urusan pemasangan iklan / mengirim material promo, etc dapat menghubungi :


Roy Romero
email : royromero@berontakzine.com

Phone :
Simpati -  0813.62110.666
Axis      - 0831.98120.666
Flexi     -   061.77480.666


\m/
Roy Romero
BERONTAK ZINE
http://www.berontakzine.com

__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[media-sumut] Misi khusus Wali Nanggroe

Aceh
Misi Khusus Wali Nanggroe

Mahmood Malik & Hasan Tiro (AP Photo/Jonas Ekströmer)Selepas memperingati hari ulang tahun kemerdekaan RI, Ahad lalu, sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) langsung sibuk berkemas. Pakaian dan perlengkapan muhibah, sekurangnya untuk waktu lebih dari sepekan, dipersiapkan. Rombongan berjumlah 15 orang yang berangkat Selasa lalu menuju Medan, kemudian melanjutkan perjalanan melalui Singapura menuju Swedia, itu juga membawa setumpuk dokumen Rancangan Qanun (Raqan) tentang Pembentukan Lembaga Wali Nanggroe.

"Anggota tim perancang qanun akan ke Swedia menemui Muhammad Hasan di Tiro, untuk meminta masukan serta saran mengenai bentuk wali nanggroe," ujar Ketua Badan Penghormatan DPRA, Syafruddin Budiman, kepada Gatra. Namun sumber Gatra di Aceh berbicara lain. Rombongan yang dipimpin Ketua Tim Pansus XI Raqan Wali Nanggroe, Mukhlis Mukhtar, itu punya misi lain.

Mereka hendak meminta kesediaan Hasan Tiro kembali ke Aceh dan menduduki posisi wali nanggroe. Pucuk pimpinan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di luar negeri itu dianggap sebagai sosok paling pas untuk menduduki posisi tersebut. Kalaupun tidak bersedia, Hasan Tiro akan diminta menunjuk orang lain sebagai penggantinya. Misi khusus ini, menurut sumber Gatra yang tak ingin disebutkan namanya itu, merupakan hasil kompromi dengan pimpinan Komite Peralihan Aceh (KPA) --organisasi yang menampung mantan kombatan GAM.

Dalam penyusunan Raqan Wali Nanggroe (WN), pimpinan KPA meminta agar jabatan WN diserahkan kepada Hasan Tiro, yang semasa konflik didaulat sebagai WN oleh GAM. Tak hanya itu. Mereka juga meminta agar jabatan itu tak sebatas lembaga primordial. WN, dalam pandangan aktivis KPA, haruslah memiliki kekuatan politik lebih tinggi dari posisi gubernur. "Dengan menekan Pansus XI Raqan WN, mereka hendak mengakomodasi Hasan Tiro supaya menjadi pemimpin tertinggi di Aceh," kata sumber Gatra itu.

Namun tudingan adanya intervensi itu langsung dibantah pimpinan KPA. Menurut Ketua KPA Pusat, Muzakir Manaf, yang didampingi juru bicaranya, Ibrahim Syamsuddin K.B.S., KPA tak pernah mengintervensi kerja anggota DPR Aceh. Qanun tentang WN yang sedang disusun DPR Aceh, lanjut Muzakir Manaf, bukan milik GAM, KPA, atau kelompok lainnya di Aceh. Lembaga WN merupakan milik masyarakat Aceh secara keseluruhan. "Kami sama sekali tak pernah menekan atau mengintervensi dalam penyusunan Raqan WN," ujar mantan Panglima GAM itu.

Meski begitu, Muzakir Manaf mengakui bahwa pihaknya ikut dimintai pendapat oleh tim Pansus Raqan WN. Namun masukan itu sebatas saran dan pendapat agar pembentukan WN dapat berjalan sempurna dan menjadi lembaga yang dihormati di Aceh.

Syafruddin Budiman juga mengakui, anggota penyusun beleid yang merupakan inisiatif DPR Aceh itu telah melakukan jemput bola ke sejumlah pihak. Mereka menampung saran, pendapat, dan masukan dari berbagai pihak, baik komponen masyarakat Aceh, seperti akademisi dan politisi, maupun alim ulama. Juga bertandang ke Jakarta dan bertemu Menko Polhukam, Widodo AS, serta Mendagri Mardiyanto.

Selain itu, lanjut Syafruddin, demi kesempurnaan Raqan WN, tim pansus pun melakukan komparasi ke daerah-daerah yang infrastruktur adatnya masih diakui, misalnya Kesultanan Yogyakarta, Riau, dan Kutai Kartanegara. Termasuk melakukan muhibah ke luar negeri, menemui Hasan Tiro di Swedia, dan mempelajari sejarah Aceh yang terdokumentasi di Belanda. "Semuanya itu untuk mencari bentuk dan struktur WN yang lebih cocok dan sesuai dengan apa yang termaktub dalam naskah MoU RI-GAM," kata Syafruddin.

Penyusunan Qanun WN memang terkait erat dengan perjanjian damai Pemerintah Indonesia dengan GAM di Helsinki, Finlandia, 15 Agustus 2005. Dalam kesepakatan damai yang disebut kesepakatan Helsinki itu, menurut Syafruddin, rakyat Aceh dimungkinkan memiliki lembaga wali nanggroe. Lembaga ini bertugas sebagai lembaga adat pemersatu masyarakat Aceh yang bersifat independen dan bukan lembaga politik.

Sifat lembaga itulah yang kemudian ditolak sejumlah pimpinan Partai Aceh. Menurut juru bicara Partai Aceh, Adnan Beuransah, dalam pandangan partainya, posisi wali nanggroe haruslah merupakan bagian dari sistem politik Aceh. Posisinya berada di atas gubernur. Kepada harian Serambi Indonesia, Adnan menyatakan, jika posisi WN sebatas pemimpin adat, akan sia-sia. Sebab akan berbenturan dengan lembaga Majelis Adat Aceh, yang berdiri sebelumnya. "Wali nanggroe itu ibarat raja yang berhak mengatur daerah ini jika dalam kondisi darurat," kata Adnan.

Namun pemaknaan WN oleh partai yang menampung mantan kombatan GAM itu tak diterima banyak kalangan masyarakat. Mereka khawatir, WN menjadi lembaga politik praktis yang dikuasai golongan tertentu. Menurut Muhammad Amin, tokoh masyarakat asal Tiro, Pidie, proses kelahiran sebuah qanun seharusnya bukan kehendak suatu kelompok atau golongan. Dia tidak ingin Qanun tentang WN dilahirkan dengan pemaksaan. "Karena itu, (Qanun WN) milik semua masyarakat, bukan milik golongan tertentu," ujar Muhammad Amin.

Keprihatinan serupa diungkapkan anggota DPR-RI asal Aceh, Muhammad Nasir Djamil. Menurut Nasir, raqan itu hendaknya memuat kepentingan masyarakat Aceh, bukan kepentingan suatu kelompok dan golongan. Jabatan WN haruslah memayungi semua unsur dan golongan masyarakat di Aceh. "Jika mampu menampung (kepentingan masyarakat), saya yakin akan lebih bagus dan sempurna, seperti bayi yang baru lahir," kata anggota DPR asal Fraksi PKS itu.

Anggota Komisi II DPR, Ferry Mursyidan Baldan, juga tak sependapat jika posisi WN diarahkan menjadi jabatan politik. Dalam Pasal 96 dan 97 Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2006 tegas disebutkan bahwa WN punya tugas sebagai perekat masyarakat Aceh lewat pendekatan adat dan bukan lembaga politik. "Posisi pemerintahan dan pemimpin daerah jelas dipegang oleh gubernur. Kalau dipaksakan, bisa menimbulkan komplikasi," ujar Ferry kepada Gatra.

Untuk itu, Ferry menilai, keinginan sejumlah pihak menunjuk langsung Hasan Tiro sebagai WN tidak sesuai dengan semangat yang tertuang dalam UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Menurut Ferry, yang juga Ketua Pansus Rancangan UU Pemerintahan Aceh, pengisian pejabat WN tidak boleh bertumpu pada penunjukan figur A atau figur B semata. Penunjukan oleh kelompok tertentu justru berpotensi memicu perpecahan di masyarakat Aceh. "Padahal, perlu dialog di internal masyarakat Aceh, jangan sampai wali nanggroe kemudian diposisikan dalam hal berbeda," Ferry menegaskan.


Hendri Firzani, Mukhlison S. Widodo, dan Ibrahim Passe (Lhokseumawe)
[Nasional, Gatra Nomor 42 Beredar Kamis, 28 Agustus 2008]
 
 
 
__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

30 August 2008

[media-sumut] Saat Ramadan, tamu hotel hanya diperbolehkan makan di kamar

Ramadan, Tamu Hotel Hanya Makan di Kamar

Friday, 29 August 2008

BANJARMASIN (SINDO) – Pemkot Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel),
mengeluarkan kebijakan khusus bagi penghuni hotel di Banjarmasin selama Ramadan 1429 Hijriah.

Kebijakan itu menyatakan bahwa tamu hotel hanya diperbolehkan makan
dan minum pada siang hari di dalam kamar hotel."Bila ada tamu hotel
yang makan di luar kamar hotel atau di ruangan umum, itu bisa
dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan daerah (Perda) No 13 tahun
2003 tentang Larangan Kegiatan Selama Ramadan," kata Kepala Dinas
Pariwisata Seni dan Budaya Kota Banjarmasin Hesly Junianto kemarin.

Hesly Junianto menyadari,kebijakan tersebut memang memberatkan jika
dilihat dari aspek kepariwisataan. Sebab, hal itu akan mengurangi
jumlah tamu hotel dan berdampak pada pendapatan daerah. Namun, karena
merupakan kebijakan maka harus tetap dilaksanakan.

"Sebab,langkah itu untuk menghormati umat Islam yang sedang
berpuasa," paparnya. Hesly juga mengaku, Pemkot Banjarmasin telah
mengeluarkan surat edaran peraturan selama Ramadan. Di antaranya
larangan beroperasi bagi tempat hiburan seperti
diskotek,karaoke,pub,restoran,rumah makan,warung, dan sejenisnya
selama bulan Ramadan.

Makan, minum, dan merokok di restoran maupun rumah makan tidak
diperbolehkan sejak imsak hingga berbuka puasa. (amir syarifudin)

Seputar Indonesia
 
__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

29 August 2008

[media-sumut] Re: AGRA Mengecam Kelambanan Polisi di Medan

----- Original Message -----
From: "FPR" <fpr1mei@gmail.com>
To: "mediacare" <mediacare@yahoogroups.com>; "pantau-komunitas"
<pantau-komunitas@yahoogroups.com>
Sent: Saturday, August 30, 2008 3:05 AM
Subject: [mediacare] Media Advisory: AGRA Mengecam Kelambanan Polisi di
Medan


>
> ----- Forwarded Message -----
> From: "agra nasional" <agra_pusat@yahoo.com>
> To: dpr-indonesia@yahoogroups.com, front-perjuangan-rakyat@yahoogroups.com
> Cc: "Andrew Fuys 2" <ajfuysland@yahoo.com>
> Sent: Saturday, August 30, 2008 3:01:10 AM GMT +07:00 Bangkok, Hanoi,
> Jakarta
> Subject: [front-perjuangan-rakyat] Media Advisory: AGRA Mengecam
> Kelambanan Polisi di Medan
>
>
>
>
>
>
> Media advisory AGRA/FPR
> Sabtu, 30 Agustus 2008
>
>
> AGRA Mengecam Kelambanan Polisi di Medan
>
> Jakarta, AGRA. Terjadinya aksi penusukkan yang ditengarai dilakukan oleh
> anggota sebuah organisasi kepemudaan terhadap Edison Simatupang,
> Koordinator aksi bersama Forum Peduli Tanah Rakyat Tapanuli Tengah adalah
> tidak lepas dari ketidakprofesionalan aparat kepolisian RI dalam
> mengamankan jalannya unjuk rasa damai.
>
> Dengan membiarkan pelaku penusukkan melarikan diri dengan leluasa, pihak
> Kepolisian sesungguhnya telah berlaku diskriminatif dan memihak pada PT
> Nauli Sawit dan Bupati Tapanuli Tengah yang dalam aksi tersebut merupakan
> pihak yang tengah digugat massa.
>
> Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) mengecam kejadian tersebut dan
> menuntut pertanggungjawaban pihak Kepolisian RI karena kelambanan dan
> ketidaksigapannya telah menyebabkan seorang pimpinan aksi mengalami luka
> tusukan. Kepolisian RI harus segera menangkap dan menyingkap motivasi
> dibalik aksi tersebut.
>
> Tindakan tersebut tentu saja bukan kriminal biasa, melainkan aksi yang
> dilatarbelakangi oleh masalah sengketa agraria yang menjadi tema yang
> diusung dalam aksi unjuk rasa tersebut. Karenanya, selain menangkap pelaku
> utama, Kepolisian RI juga harus memeriksa Bupati Tapanuli Tengah dan
> pimpinan PT Nauli Sawit untuk mengklarifikasi keterlibatannya dalam aksi
> biadab tersebut.
>
> Terkait dengan masalah sengketa agraria yang tengah terjadi di Tapanuli
> Tengah, AGRA menuntut agar pemerintah segera mengakhiri sengketa tersebut
> dengan menggugurkan klaim PT Nauli Sawit dan mengembalikan areal lahan
> transmigrasi di Andam Dewi, Sirandorung dan Manduamas pada para
> transmigran yang terlebih dulu sudah menggarap lahan tersebut.
>
> Hanya dengan cara itulah, keadilan sejati untuk kaum tani penggarap areal
> lahan transmigrasi di Andam Dewi, Sirandorung, dan Manduamas bisa
> ditegakkan.
>
> Laksanakan land-reform sejati!
>
> Referensi: Erpan Faryadi
> Sekretaris Jenderal Aliansi Gerakan Reforma Agraria
> E-mail: agra_pusat@yahoo.com
>
> Berita tentang aksi penusukkan terhadap aktivis Forum Peduli Tanah Rakyat
> Tapanuli Tengah bisa disimak di http://fprsatumei.wordpress.com/
>
>
>
> ------------------------------------
>
> Mailing list:
> http://groups.yahoo.com/group/mediacare/
>
> Blog:
> http://mediacare.blogspot.com
>
> http://www.mediacare.biz
>
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>


------------------------------------

media sumutYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/media-sumut/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/media-sumut/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:media-sumut-digest@yahoogroups.com
mailto:media-sumut-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
media-sumut-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[media-sumut] Undangan Grand Final Garuda Indonesia International Photo Contest 2008

 
 

        

 

                    

 

The Real Battle Begins

 

The Garuda Indonesia International Photo Contest (GIIPC) 2008 is set to reach its final stage after a qualification phase that begun over 5 months ago.

 

No less than 14,000 photos were sent by participants from 21 countries in Asia, Europe and the United States.  Not surprisingly, the number of participants in this international photo competition has reached 4,000 with many coming from countries around the world.

 

GIIPC 2008 is presented under a different format from other photo contests, especially its final stage.  A number of Indonesian tourist destinations have been designated as "hunting trips", with participants spread out to five different locations across the country .

 

Medan, Yogyakarta, Banjarmasin, Manado and Lombok are set to provide great experiences for the finalists' cameras.

 

The cities have been chosen on the basis of their tourism potential and in the framework of bolstering Visit Indonesia Year 2008 GIIPC 2008, which sets out to show the wealth of Indonesia in terms of its culture and natural beauty.

 

20 Finalists will compete at this stage. They are Gunawan Rustandi, Armelo Wiryantomo, Anthony Nababan, Antonius Pratomo, Yohanes Mangitung, Rommy Perbawa, Cahyo Nugroho, Thomas Suryono, Adam Dwi, Yousel Evandross, Iman Brotoseno, Made Dana (Indonesia), Vo Phi Long (Vietnam), Ho Hin Wing (Hong Kong), Liang Huan Chuan and Goh Koon Peng (Singapore), Pang Piow Kan (Malaysia) and Prakash Hatvalne (India), Kyaw Kyaw Win (Myanmar) and Barry Acott (Australia).

 

Their photos will be judged by a panel of jury comprising 10 senior photographers, namely Goenadi Haryanto, Arbain Rambey, Jan Dekker, Oscar Motulloh, Jerry Aurum, Makarios Soekojo, Prijastono Purwanto (Indonesia), Tan Lip Seng (Singapore), Minoru Masujima (Japan).

 

The announcement of the winners will take place on Friday, 29 August, 2008, at 6pm (Indonesian eastern time) at Discovery Kartika Plaza Hotel Kuta Bali.

 

The finalists will vie for a total of US$5,000 in cash money plus Garuda Indonesia tickets to all international and domestic destinations for Winners I, II and III.

 

The Garuda Indonesia International Photo Contest 2008 will also present special citations in the Best Landscape Category to Olivier Ralliere (France) and A.K Moe (Myanmar) for the Best People/Culture Category.

 

 

For more information, please contact :

Novie at 021-79187008

visit our website at www.garudacompetition.com.

And you can see the finalist at

http://www.garudacompetition.com/garudagallery.php?finalist=winner

 

 

 

Note:

Bali-based media interested to cover this event are invited to contact the committee for invitations.

 



Salam,
~Vie
http://virgina.multiply.com
http://blog.360.yahoo.com/virghien
http://kksmelati.multiply.com


--- On Fri, 8/29/08, Evie <evie@indomultimedia.co.id> wrote:
From: Evie <evie@indomultimedia.co.id>
Subject: Undangan Grand Final Garuda Indonesia International Photo Contest 2008
To: "virgina veryastuti" <virghien@yahoo.com>
Date: Friday, August 29, 2008, 4:11 PM

 

 

        

 

                       

 

The Real Battle Begins

 

 

The Garuda Indonesia International Photo Contest (GIIPC) 2008 is set to reach its final stage after a qualification phase that begun over 5 months ago.

 

No less than 14,000 photos were sent by participants from 21 countries in Asia, Europe and the United States.  Not surprisingly, the number of participants in this international photo competition has reached 4,000 with many coming from countries around the world.

 

GIIPC 2008 is presented under a different format from other photo contests, especially its final stage.  A number of Indonesian tourist destinations have been designated as "hunting trips", with participants spread out to five different locations across the country .

 

Medan, Yogyakarta, Banjarmasin, Manado and Lombok are set to provide great experiences for the finalists' cameras.

 

The cities have been chosen on the basis of their tourism potential and in the framework of bolstering Visit Indonesia Year 2008 GIIPC 2008, which sets out to show the wealth of Indonesia in terms of its culture and natural beauty.

 

20 Finalists will compete at this stage. They are Gunawan Rustandi, Armelo Wiryantomo, Anthony Nababan, Antonius Pratomo, Yohanes Mangitung, Rommy Perbawa, Cahyo Nugroho, Thomas Suryono, Adam Dwi, Yousel Evandross, Iman Brotoseno, Made Dana (Indonesia), Vo Phi Long (Vietnam), Ho Hin Wing (Hong Kong), Liang Huan Chuan and Goh Koon Peng (Singapore), Pang Piow Kan (Malaysia) and Prakash Hatvalne (India), Kyaw Kyaw Win (Myanmar) and Barry Acott (Australia).

 

Their photos will be judged by a panel of jury comprising 10 senior photographers, namely Goenadi Haryanto, Arbain Rambey, Jan Dekker, Oscar Motulloh, Jerry Aurum, Makarios Soekojo, Prijastono Purwanto (Indonesia), Tan Lip Seng (Singapore), Minoru Masujima (Japan).

 

The announcement of the winners will take place on Friday, 29 August, 2008, at 6pm (Indonesian eastern time) at Discovery Kartika Plaza Hotel Kuta Bali.

 

The finalists will vie for a total of US$5,000 in cash money plus Garuda Indonesia tickets to all international and domestic destinations for Winners I, II and III.

 

The Garuda Indonesia International Photo Contest 2008 will also present special citations in the Best Landscape Category to Olivier Ralliere (France) and A.K Moe (Myanmar) for the Best People/Culture Category.

 

 

For more information, please contact :

Novie at 021-79187008

visit our website at www.garudacompetition.com.

And you can see the finalist at

http://www.garudacompetition.com/garudagallery.php?finalist=winner

 

 

 

Note:

Bali-based media interested to cover this event are invited to contact the committee for invitations.

 

 

 



 


28 August 2008

[media-sumut] Re: [mediacare] FYI: BII Writing Contest diperpanjang hingga 17 Oktober 2008

 
----- Original Message -----
From: Clara
Sent: Friday, August 29, 2008 11:44 AM
Subject: [mediacare] FYI: BII Writing Contest diperpanjang hingga 17 Oktober 2008


Dear Rekan2 Wartawan
Terlampir Info perpanjangan waktu BII Writing Contest  hingga 17 Oktober 2008


Syarat & Ketentuan


1. Karya tulis yang dilombakan berbentuk artikel, merupakan karya orisinil yang keasliannya dapat dipertanggungjawabkan, bukan saduran, bukan terjemahan dan tidak tergolong advertorial komersial

2. Artikel yang diikutsertakan dalam lomba dapat menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris
3. Artikel harus pernah dipublikasikan di media cetak hingga 17 Oktober 2008

4. Peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 (satu) naskah artikel

5. Tulisan/artikel mengangkat tema pilihan sbb.:
A. Terobosan perbankan di tengah tekanan inflasi menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)
B. Tresuri sebagai salah satu performa bisnis perbankan di pasar uang serta sumber pendapatan       perbankan
C. Perbankan meningkatkan daya saing bisnis UKM/Komersial dengan menawarkan total solusi bagi pengusaha
     UKM/Komersial
D. Mencermati peluang bisnis konsumer di tengah ketatnya kompetisi perbankan konsumer

6. Seluruh artikel peserta dapat digunakan untuk kepentingan BII dengan mencantumkan nama penulis dan media yang
    bersangkutan.

7. Peserta wajib mengirimkan dalam amplop tertutup selambatnya 17 Oktober 2008 (stempel cap pos), sbb
  • Naskah artikel asli dalam bentuk hardcopy atau softcopy
  • Bukti artikel yang telah dimuat di media
  • CurrĂ­culum Vitae (CV) singkat penulis
  • Fotokopi kartu pers
  • Fotokopi tanda pengenal diri

8.     Keputusan Dewan Juri tidak bisa diganggu gugat
9.     Pemenang akan diumumkan pada Minggu II Nopember 2008
10.   Penyerahan hadiah akan dilaksanakan pada Minggu III Nopember 2008

Dewan Juri:
1.    Umar Juoro,     Analis Ekonomi/Perbankan
2.    Sukatmo Padmosukarso,     Wakil Presiden Direktur BII
3.    Masmimar Mangiang,     Pakar Jurnalistik,  Pengajar FISIP UI & Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS)

Kirimkan ke:
Divisi Komunikasi Perusahaan BIIPlaza BII, Tower 1 lt. 8Jl. MH Thamrin no. 51Jakarta 10350
Up. Leonardus Adi atau Bertharia Magdalena


Juara I: Rp 15.000.000,-
Juara II: Rp 10.000.000,-
Juara III:     Rp 5.000.000,-
Juara Harapan I:     Rp 4.000.000,-
Juara Harapan II: Rp 3.000.000,-
Juara Harapan III: Rp 2.000.000,-*

Pajak hadiah ditanggung oleh BII


best,

__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[media-sumut] Re: GARUDA TIDAK BERTANGGUNG JAWAB

 
----- Original Message -----
Sent: Friday, August 29, 2008 11:37 AM
Subject: GARUDA TIDAK BERTANGGUNG JAWAB

GARUDA TIDAK BERTANGGUNG JAWAB
 
Medan(29/08)Para duta frisian flag Medan terpaksa menunda keberangkatan untuk mengikuti rangkaian acara puncak senam frisian flag di jakarta, dikarenakan garuda indonesia melakukan manuver buang badan yang tidak bertangung jawab. Perusahaan penerbangan Bonafit tersebut menunda keberangkatan yang mengangkut 15 duta dan 15 kru frisian flag tanpa konfirmasi sebelumnya. Menurut keterangan Costumer Service Garuda Indonesia, pesawat bernomor penerbangan GA 181 ini mengalami kerusakan. Penundaan baru diberitahukan beberapa saat menjelang take off jam 06.35 WIB. Tentunya penundaan ini sangat merugikan para penumpang lainnya termasuk para duta frisian flag medan yang seharusnya hari ini sudah berada di jakarta untuk melakukan reharsal bersama duta dari dua kota lainnya yakni jakarta dan surabaya.
 
Bagaimana pertanggung jawabanmu Garuda atas kerugian ini??!!!
Harga tak sebanding dengan service yang diberikan..
 
 
Ade Mawarni
Radio SONYA FM

__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[media-sumut] Re: [Pers] Menengok Pasar Bangunan Tinggi di luar Jakarta

 
----- Original Message -----
Sent: Friday, August 29, 2008 10:56 AM
Subject: [Pers] Menengok Pasar Bangunan Tinggi di luar Jakarta

 

Menengok Pasar Bangunan Tinggi di luar Jakarta

Abstract: Tinggal di kota besar seperti Jakarta, mungkin sudah terbiasa dengan bangunan tinggi yang tersebar hampir di semua penjuru mata angin. Semakin mahal dan terbatasnya ketersediaan lahan, serta pertimbangan nilai strategis suatu lokasi mendorong pengembang mendirikan bangunan secara vertikal. Berdasarkan data BCI Asia, dalam dua tahun terakhir dan dua tahun ke depan, kota-kota utama di luar Jakarta cukup aktif menambah koleksi bangunan berlantai banyak, akibat ekspansi para pengembang menangkap permintaan pasar yang selama ini belum tergarap.

Menurut BCI Asia, tercatat sedikitnya 168 bangunan gedung dengan ketinggian 8 lantai dengan perkiraan biaya konstruksi hingga Rp20 trilyun dan luas bangunan hingga mencapai 6,3 juta meter persegi. Bangunan ini akan dibangun dalam kurun waktu 2007 hingga 2009 di kota-kota utama di Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. Data diperoleh dari riset yang dilakukan oleh para konsultan riset BCI Asia melalui wawancara dengan para pemilik proyek, konsultan perencana/arsitek dan otoritas pemerintah, hingga kunjungan ke lokasi proyek.

Surabaya masih memiliki daya tarik terbesar, di sana ada 42 proyek, dengan bangunan tertinggi ada di dalam proyek Ciputra World yaitu menara perkantorannya dengan ketinggian 42 lantai dan hotel berbintang lima dengan ketinggian 40 lantai. Ada 15 bangunan yang akan memiliki 20 lantai ke atas, sebagian besar merupakan hunian apartemen, antara lain yang masih dalam tahapan perancangan/desain: Somerset di Jalan Kupang Indah, Darmo Festival Walk, Union Square (Darmo), juga The Trilium di Jalan Pemuda, dan  Crystal Garden serta Gubeng Grand City Superblock. Dan proyek yang sudah masuk dalam tahapan konstruksi antara lain Water Place Residence, The Adhiwangsa Residence di kawasan Darmo, The Metropolis Apartment di Tenggilis Mejoyo,  dan Gubeng Grand City Superblock.

Pasar jasa konstruksi memang sempat mempertimbangkan kenaikan harga bahan bakar minyak yang ditetapkan oleh pemerintah yang berimbas kepada berbagai kenaikan komponen produksi. Namun, mengingat pasar properti seolah tidak banyak mengalami goncangan, mendorong pengembang  tetap berupaya memenuhi komitmennya kepada pasar, dan akhirnya menara crane-pun masih terus sorong ke kanan dan sorong ke kiri. 

Jawa Tengah & Jogja

Di Jawa bagian tengah, sedikitnya ada 24 bangunan gedung berlantai minimal 8 lantai, dengan kota Solo atau  Surakarta yang bakal memiliki gedung tertinggi. Solo kini sedang membangun Solo Paragon yang merupakan bangunan multifungsi yang terdiri dari memiliki luas bangunan hingga 96.718 meter persegi yang terdiri dari apartemen dengan ketinggian 24 lantai dan pusat belanja enam lantai yang dilengkapi dengan citywalk. Proyek yang dikembangkan oleh Sunindo Prima Land PT dan terletak di kawasan Jalan Yosodipuro ini, juga merencanakan tahap kedua pembangunannya, yang terdiri dari tiga menara apartemen setinggi 24 lantai.  

Dalam tahapan dokumentasi, di Jalan Slamet Riyadi, Solo juga memiliki proyek serupa yaitu Kusuma Mulia yang juga merupakan bangunan multi fungsi yang terdiri dari apartemen 27 lantai dan pusat belanja. Di samping itu, dua proyek lainnya juga berintikan proyek apartemen, yaitu Solo Center Point, Kusuma Sahid Prince Apartment masing-masing memiliki ketinggian 23 dan 20 lantai. Selain itu proyek lain, Hotel - Jalan Beteng dirancang memilik 13 lantai, Ibis Hotel Solo dan Pusat Grosir Solo II  masing-masing 10 lantai, dan Fakultas Kedokteran UNS, The Acacia Hotel, Best Western Grand Solo masing-masing delapan lantai.  

Semarang dan Jogjakarta, tidak tertinggal dengan Solo, kedua kota ini juga bakal memiliki tambahan koleksi bangunan bertingkat banyak. Semarang memiliki sebuah 7 bangunan di atas delapan lantai, antara lain: hotel 17 lantai yang masih dalam perancangan oleh pemiliknya Griya Permata Hati, dan Paragon City dan DP Mall masing-masing 13 dan 12 lantai serta Ibis Simpang Lima dengan 11 lantai yang sedang dalam tahap konstruksi.  

Jogjakarta menambah tiga proyek bangunan di atas delapan lantai, yang kesemuanya adalah bangunan hotel dan masih dalam tahap perancangan, yaitu Hotel Ibis dan sebuah hotel di Jalan Malioboro serta Aston Hotel di kawasan Urip Sumoharjo. 

Jawa Barat

Jawa Barat juga akan menambah 23 koleksi bangunan bertingkat banyak,  13 di antaranya saat ini sedang dalam tahap konstruksi dan didominasi oleh kategori hotel dan apartemen yang berada di kota Bandung. Di antaranya, proyek hotel dan apartemen Marbella yang dikembangkan oleh Pudjiadi Prestige Tbk PT, dikawasan Dago Pakar masing-masing memiliki ketinggian 15 lantai. Arsitek proyek ini adalah Megatika International dan kontraktor pelaksana yang dipercaya pengembang adalah Catur Bangun Mandiri PT.  

Bandung juga berencana membangun Century Hills Hotel And Apartment di kawasan Setiabudi dengan ketinggian 26 lantai yang terdiri dari 600 unit apartemen dan 360 kamar hotel. Demikian juga De Huis Executive Apartment di kawasan Jalan Cicalengka  dengan ketinggian 20 lantai dengan luas bangunan 60.000 meter persegi. Rencana lainnya adalah Grand Royal Panghegar dengan 19 lantai, sebuah apartment di Jalan Surapati dengan 16 lantai dan Patra Bandung Hotel 15 sedangkan Hotel Afta (4 Stars) di Jalan Mohammad Toha dengan 9 lantai dan Executive Residence Jalan Riau dan Galeri Indosat Bandung masing-masing 8 lantai.  

Sumatera

Pasar bagunan gedung berlantai banyak juga cukup besar di luar Pulau Jawa, Sumatera bakal memiliki 50 bangunan,  Sulawesi ada 15 gedung  dan Kalimantan bakal memiliki 13 gedung.  Di kawasan Sumatera, Kota Medan dan Batam memiliki masing-masing 12 gedung,  Pekanbaru dan Palembang masing-masing 9 dan 5 gedung, dengan kategori utama adalah bangunan hunian (apartemen dan hotel).  

The Skyline Officetel di kawasan Nagoya Batam bakal menjadi bangunan tertinggi di antero kawasan Sumatera dengan ketinggian 33 lantai. Bangunan yang dikembangkan oleh Naga Mas Setia Jaya PT dan dirancang oleh Indomegah Cipta Bangun Citra PT ini masih dalam tahap perancangan/desain merupakan bangunan gedung perkantoran dan hotel dengan luas bangunan hingga 60.000 meter persegi. 

Indonesia bagian Timur

Perkembangan ekonomi Indonesia di bagian timur, juga mendorong pertumbuhan gedung di kota utama di Sulawesi khususnya Makassar dan diikuti oleh Manado. Di Makassar, Menara Bosowa di kawasan Jalan Sudirman, Karebosi, berketinggian 26 lantai saat ini sudah memasuki tahap konstruksi, demikian juga Apartemen Royal 24 lantai di kawasan Petarani. Di Manado, lima hotel sekaligus masuk tahap konstruksi dan empat di antaranya berada di Jalan Sudirman, yaitu Swiss-Belhotel Maleosan, Peninsula Hotel, Mercure Hotel, Aston Inn, Gran Central. 

Perkembangan ekonomi perkotaan di Kalimantan, masih terpusat di Samarinda dan Balikpapan, sepertihalnya 13 gedung baru, kesemuanya ada di di dua kota bertetangga di Propinsi Kalimantan Timur ini, hanya 1 gedung ada di Palangkaraya. Balikpapan saat ini sedang memasuki tahap konstruksi Balikpapan Superblok dengan ditandai mulainya pembangunan apartemen tahap 1 dengan ketinggian 18 lantai seperti halnya proyek lainnya: Aston Grand Sudirman Condotel And Residence, Adhika Bahtera Apartment, Seaview Apartment, Grand Jatra Hotel. Sedangkan Samarinda sudah memasuki tahapan konstruksi Samarinda Central Plaza - Aston Hotel, Rumah Sakit Haji Darjat dan masih dalam tahapan desain: Citra Land City , yang merupakan apartemen mewah 16 lantai dan Samarinda Global City, sebuah  mixed use development dengan total luas bangunan sekitar 300,000 meter persegi, yang terdiri dari apartemen kembar 34 lantai, hotel 11 lantai dan pusat belanja empat lantai yang dilengkapi dengan kolam renang di atapnya.  

Sebaran pasar bangunan tinggi di luar Jabodetabek ini menyediakan harapan dan tantangan bagi penyedia barang dan jasa konstruksi di Indonesia. Menguasai perkembangan informasi yang luas menjadi kunci sukses penguasaan pasar. Pengelolaan database pasar konstruksi berbasis proyek menjadi salah satu perangkat pemasaran jasa konstruksi. Demikian juga pemain lokal, siap-siap bersaing dengan para pemain Jakarta yang sudah melirik "wilayah kekuasaaan" Anda. Selamat berkompetisi di industri jasa konstruksi (dp). 

__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Re: [media-sumut] THE TALE OF KARO

mau tanya pertunjukan ini pake bahasa batak/karo atau bahasa indonesia
saya peminat teater...tetapi gak bisa bahasa batak

Salam
Rani Badrie




--- On Thu, 28/8/08, Joey Bangun <joeybangun@yahoo.com> wrote:
From: Joey Bangun <joeybangun@yahoo.com>
Subject: [media-sumut] THE TALE OF KARO
To: angel_chantique@yahoo.com, "Yulie Bangun" <y_a_bangun@yahoo.com>, "Dameria Hutabarat" <dameria@cosmopolitan.co.id>, "Ita Sembiring" <itasembiring@hotmail.com>, "sandra ratnasari" <chi_hope@yahoo.com>, "DPP HMKI" <dpp_hmki@yahoo.com>, "Hyunda Sinulingga" <hyunda_dj@yahoo.com>, "Helman Pandia" <helman@samudera.com>, "Mansyur Barus" <mansyur_barus@yahoo.com>, "Media Sumut" <media-sumut@yahoogroups.com>, "Petra Bangun" <petra_mustika@pec-tech.com>, "Tania Sembiring" <pujit@i4te.com>, "Teater Aron" <arontainment@yahoo.com>
Date: Thursday, 28 August, 2008, 10:21 AM

----- Original Message ----
From: Aron on Art <arontainment@ yahoo.com>
To: Teater Aron <teater-aron@ yahoogroups. com>; Tanah Karo <tanahkaro@yahoogrou ps.com>; Komunitas Karo <komunitaskaro@ yahoogroups. com>; Seniman Karo <senimankaro@ yahoogroups. com>; Permata GBKP <permata-gbkp@ yahoogroups. com>; Fotografer Karo <fotografer-karo@ yahoogroups. com>; Batak Cyber <Batak_Cyber@ yahoogroups. com>; Generasi Batak <Generasi_Batak@ yahoogroups. com>; Go Batak <gobatak@yahoogroups .com>; mob2008@yahoogroups .com
Sent: Thursday, August 28, 2008 8:59:29 AM
Subject: [komunitaskaro] THE TALE OF KARO

>>>THE TALE OF KARO<<<<



a TEATER ARON production




A JOEY BANGUN THEATER

PAWANG TERNALEM




Production Designer
Windra Tarigan


Video Editor
Anthony Depari


Original Soundtrack
Alasen Barus



Live on Stage

Saturday, 25 October 2008
7 PM - Finish

Graha Bhakti Budaya
Taman Ismail Marzuki




HTM :

Executive Class    : Rp 1.000.000,- (for 2 persons)
VVIP                        : Rp    250.000,-
VIP                           : Rp    100.000,-
Kelas 1                    : Rp      50.000,-
Kelas 2 (Balcony) : Rp      25.000,-


Reservation :
Reine Pinem 0815 880 7611

TICKET BOX
Jalan Swadaya V No. 38 Cempaka Baru, Jakarta Pusat
Telp : (021) 42881932, Email : arontainment@ yahoo.com


Media Relationship :
Icha Bangun   0812 802 1632



 





New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does! __._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[media-sumut] Asisten Intel Kejaksaan Sumatera Utara Diganti




Kajatisu Akui Citra Kejaksaan Memburuk

 

MEDAN  – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) Gortap Marbun mengakui korps kejaksaan belakangan ini sedang dilanda krisis kepercayaan dan kredibilitas dari masyarakat. Karena itu, dia berharap agar fakta ini menjadi cambuk bagi aparat kejaksaan untuk bekerja lebih maksimal lagi.

          "Pengakuan ini penting, karena kita akan mengetahui dan menyadari kekurangan-kekurangan kita dan sekaligus akan menjadi motivasi untuk memperbaiki diri secara mendasar," tukas Gortap dalam acara pelantikan Asisten Intelijen (Asintel) Kejatisu dan kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kisaran yang baru di Aula Kejatisu, Kamis (28/8).

          Lebih jauh dijelaskan Gortap, perbaikan mendasar tersebut adalah tertib moral bagi aparat kejaksaan. Kemudian, melaksanakan tugas secara profesional dan berintegritas. "Dengan demikian diharapkan dapat memulihkan citra dan kredibilitas kejaksaan di mata masyarakat. Oleh karena itu, menjaga kredibilitas merupakan hal yang wajib dilakukan oleh seluruh warga adhyaksa," cetus Gortap.

          Adapun Asisten Intelijen Kejatisu yang baru dilantik kemarin adalah Sugeng Djoko Susilo. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Kepala Kejari Bekasi. Sedangkan M Yusni, Asintel Kejatisu sebelumnya, diangkat menjadi Wakil Kepala Kejati Nanggroe Aceh Darussalam.

          Kepada Asintel yang baru, Gortap mengingatkan, perannya cukup strategis dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas bidang-bidang lain di kejaksaan. "Diharapkan saudara mampu menghasilkan produk-produk intelijen yang bermanfaat, yaitu produk intelijen yustisial yang dapat digunakan untuk menyusun kebijakan terkait penyelidikan, pengamanan dan penggalangan yang bersifat strategis," ujar Gortap.

          Sementara itu, Kepala Kejari Kisaran yang dilantik kemarin adalah Didi Suherdi yang sebelumnya menjabat Kepala Seksi Penuntutan pada Asisten Pidana Khusus Kejati Jawa Barat. Sedangkan Kejari Kisaran sebelumnya, Sadaari Tarigan diangkat menjadi Asisten Pembinaan (Asbin) Kejati Bangka Belitung.

          Khusus untuk Kajari Kisaran, Gortab menekankan pentingnya pengawasan dalam lalu lintas perekonomian. Sebab, wilayah ini berbatasan langsung dengan Selat Malaka sehingga rawan tindak pidana penyelundupan. Selain itu, di wilayah hukum ini juga rawan terjadi illegal logging dan  trafficking.

          "Untuk itu, saya minta agar saudara segera meningkatkan perhatian yang sungguh-sungguh dengan letak geografis dan lingkungan kerja seperti itu," tegas Kajati.



Need a holiday? - Yahoo!Xtra Travel __._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

27 August 2008

[media-sumut] Email dan SMS Bisa Dijadikan Barang Bukti

UU ITE: Email dan SMS Bisa Dijadikan Barang Bukti

Semarang, 27 Agustus 2008 15:04

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) memudahkan penindakan terhadap kasus kejahatan dunia maya atau cybercrime, karena saat ini email atau pesan pendek (SMS) bisa menjadi barang bukti.

Kepala Unit IT dan Cyber Crime Bareskrim Polri, Kombes (Pol) Petrus R Golose di sela-sela acara Sosialiasi UU ITE di Semarang, Rabu (27/8), mengatakan, dengan adanya UU tersebut, sangat membantu karena sebelumnya email maupun SMS hanya bisa menjadi petunjuk saja. "Isi flash disk, hard disk, atau yang lain bisa jadi alat bukti," katanya.

Petrus mengatakan, saat ini untuk menindak kejahatan dunia maya misalnya transaksi bisnis lewat internet, merusak sistem, mencuri password, bisa ditindak dengan UU ITE.

Sebelum ada UU ITE, menurut Petrus, untuk bisa menjadikan barang bukti, isi dari flash disk perlu dicetak. Seperti contoh, untuk flash disk berkapasitas 1 giga byte bisa jadi lembaran kertas satu truk. "Bayangkan saja jika isinya (flash disk) puluhan giga byte," katanya.

Petrus menceritakan, dirinya pernah berhubungan dengan kejaksaan saat memproses pelaku kejahatan dunia maya dan untuk melengkapi bukti, jaksa membawa seisi gudang. Padahal, jika menggunakan data digital, bukti tersebut hanya beberapa giga byte saja.

Saat ini, diakuinya, sebagian besar petugas tidak begitu menguasai dunia digital, sehingga tidak semuanya bisa menangani masalah tersebut. Kepolisian kesulitan menindak karena minimnya SDM ahli.
 
[TMA, Ant]
 
 
__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Re: [media-sumut] THE TALE OF KARO

Wah, masih lama ya, Oktober, aku pikir bulan ini ....:)))
 
 
 
 
----- Original Message -----
Sent: Thursday, August 28, 2008 9:21 AM
Subject: [media-sumut] THE TALE OF KARO

----- Original Message ----
From: Aron on Art <arontainment@yahoo.com>
To: Teater Aron <teater-aron@yahoogroups.com>; Tanah Karo <tanahkaro@yahoogroups.com>; Komunitas Karo <komunitaskaro@yahoogroups.com>; Seniman Karo <senimankaro@yahoogroups.com>; Permata GBKP <permata-gbkp@yahoogroups.com>; Fotografer Karo <fotografer-karo@yahoogroups.com>; Batak Cyber <Batak_Cyber@yahoogroups.com>; Generasi Batak <Generasi_Batak@yahoogroups.com>; Go Batak <gobatak@yahoogroups.com>; mob2008@yahoogroups.com
Sent: Thursday, August 28, 2008 8:59:29 AM
Subject: [komunitaskaro] THE TALE OF KARO

>>>THE TALE OF KARO<<<<



a TEATER ARON production




A JOEY BANGUN THEATER

PAWANG TERNALEM




Production Designer
Windra Tarigan


Video Editor
Anthony Depari


Original Soundtrack
Alasen Barus



Live on Stage

Saturday, 25 October 2008
7 PM - Finish

Graha Bhakti Budaya
Taman Ismail Marzuki




HTM :

Executive Class    : Rp 1.000.000,- (for 2 persons)
VVIP                        : Rp    250.000,-
VIP                           : Rp    100.000,-
Kelas 1                    : Rp      50.000,-
Kelas 2 (Balcony) : Rp      25.000,-


Reservation :
Reine Pinem 0815 880 7611

TICKET BOX
Jalan Swadaya V No. 38 Cempaka Baru, Jakarta Pusat
Telp : (021) 42881932, Email : arontainment@ yahoo.com


Media Relationship :
Icha Bangun   0812 802 1632



 



__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[media-sumut] THE TALE OF KARO

----- Original Message ----
From: Aron on Art <arontainment@yahoo.com>
To: Teater Aron <teater-aron@yahoogroups.com>; Tanah Karo <tanahkaro@yahoogroups.com>; Komunitas Karo <komunitaskaro@yahoogroups.com>; Seniman Karo <senimankaro@yahoogroups.com>; Permata GBKP <permata-gbkp@yahoogroups.com>; Fotografer Karo <fotografer-karo@yahoogroups.com>; Batak Cyber <Batak_Cyber@yahoogroups.com>; Generasi Batak <Generasi_Batak@yahoogroups.com>; Go Batak <gobatak@yahoogroups.com>; mob2008@yahoogroups.com
Sent: Thursday, August 28, 2008 8:59:29 AM
Subject: [komunitaskaro] THE TALE OF KARO

>>>THE TALE OF KARO<<<<



a TEATER ARON production




A JOEY BANGUN THEATER

PAWANG TERNALEM




Production Designer
Windra Tarigan


Video Editor
Anthony Depari


Original Soundtrack
Alasen Barus



Live on Stage

Saturday, 25 October 2008
7 PM - Finish

Graha Bhakti Budaya
Taman Ismail Marzuki




HTM :

Executive Class    : Rp 1.000.000,- (for 2 persons)
VVIP                        : Rp    250.000,-
VIP                           : Rp    100.000,-
Kelas 1                    : Rp      50.000,-
Kelas 2 (Balcony) : Rp      25.000,-


Reservation :
Reine Pinem 0815 880 7611

TICKET BOX
Jalan Swadaya V No. 38 Cempaka Baru, Jakarta Pusat
Telp : (021) 42881932, Email : arontainment@ yahoo.com


Media Relationship :
Icha Bangun   0812 802 1632



 



__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___