28 August 2008

[media-sumut] Asisten Intel Kejaksaan Sumatera Utara Diganti




Kajatisu Akui Citra Kejaksaan Memburuk

 

MEDAN  – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) Gortap Marbun mengakui korps kejaksaan belakangan ini sedang dilanda krisis kepercayaan dan kredibilitas dari masyarakat. Karena itu, dia berharap agar fakta ini menjadi cambuk bagi aparat kejaksaan untuk bekerja lebih maksimal lagi.

          "Pengakuan ini penting, karena kita akan mengetahui dan menyadari kekurangan-kekurangan kita dan sekaligus akan menjadi motivasi untuk memperbaiki diri secara mendasar," tukas Gortap dalam acara pelantikan Asisten Intelijen (Asintel) Kejatisu dan kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kisaran yang baru di Aula Kejatisu, Kamis (28/8).

          Lebih jauh dijelaskan Gortap, perbaikan mendasar tersebut adalah tertib moral bagi aparat kejaksaan. Kemudian, melaksanakan tugas secara profesional dan berintegritas. "Dengan demikian diharapkan dapat memulihkan citra dan kredibilitas kejaksaan di mata masyarakat. Oleh karena itu, menjaga kredibilitas merupakan hal yang wajib dilakukan oleh seluruh warga adhyaksa," cetus Gortap.

          Adapun Asisten Intelijen Kejatisu yang baru dilantik kemarin adalah Sugeng Djoko Susilo. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Kepala Kejari Bekasi. Sedangkan M Yusni, Asintel Kejatisu sebelumnya, diangkat menjadi Wakil Kepala Kejati Nanggroe Aceh Darussalam.

          Kepada Asintel yang baru, Gortap mengingatkan, perannya cukup strategis dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas bidang-bidang lain di kejaksaan. "Diharapkan saudara mampu menghasilkan produk-produk intelijen yang bermanfaat, yaitu produk intelijen yustisial yang dapat digunakan untuk menyusun kebijakan terkait penyelidikan, pengamanan dan penggalangan yang bersifat strategis," ujar Gortap.

          Sementara itu, Kepala Kejari Kisaran yang dilantik kemarin adalah Didi Suherdi yang sebelumnya menjabat Kepala Seksi Penuntutan pada Asisten Pidana Khusus Kejati Jawa Barat. Sedangkan Kejari Kisaran sebelumnya, Sadaari Tarigan diangkat menjadi Asisten Pembinaan (Asbin) Kejati Bangka Belitung.

          Khusus untuk Kajari Kisaran, Gortab menekankan pentingnya pengawasan dalam lalu lintas perekonomian. Sebab, wilayah ini berbatasan langsung dengan Selat Malaka sehingga rawan tindak pidana penyelundupan. Selain itu, di wilayah hukum ini juga rawan terjadi illegal logging dan  trafficking.

          "Untuk itu, saya minta agar saudara segera meningkatkan perhatian yang sungguh-sungguh dengan letak geografis dan lingkungan kerja seperti itu," tegas Kajati.



Need a holiday? - Yahoo!Xtra Travel __._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

No comments: