28 August 2008

[media-sumut] Re: [Pers] Menengok Pasar Bangunan Tinggi di luar Jakarta

 
----- Original Message -----
Sent: Friday, August 29, 2008 10:56 AM
Subject: [Pers] Menengok Pasar Bangunan Tinggi di luar Jakarta

 

Menengok Pasar Bangunan Tinggi di luar Jakarta

Abstract: Tinggal di kota besar seperti Jakarta, mungkin sudah terbiasa dengan bangunan tinggi yang tersebar hampir di semua penjuru mata angin. Semakin mahal dan terbatasnya ketersediaan lahan, serta pertimbangan nilai strategis suatu lokasi mendorong pengembang mendirikan bangunan secara vertikal. Berdasarkan data BCI Asia, dalam dua tahun terakhir dan dua tahun ke depan, kota-kota utama di luar Jakarta cukup aktif menambah koleksi bangunan berlantai banyak, akibat ekspansi para pengembang menangkap permintaan pasar yang selama ini belum tergarap.

Menurut BCI Asia, tercatat sedikitnya 168 bangunan gedung dengan ketinggian 8 lantai dengan perkiraan biaya konstruksi hingga Rp20 trilyun dan luas bangunan hingga mencapai 6,3 juta meter persegi. Bangunan ini akan dibangun dalam kurun waktu 2007 hingga 2009 di kota-kota utama di Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. Data diperoleh dari riset yang dilakukan oleh para konsultan riset BCI Asia melalui wawancara dengan para pemilik proyek, konsultan perencana/arsitek dan otoritas pemerintah, hingga kunjungan ke lokasi proyek.

Surabaya masih memiliki daya tarik terbesar, di sana ada 42 proyek, dengan bangunan tertinggi ada di dalam proyek Ciputra World yaitu menara perkantorannya dengan ketinggian 42 lantai dan hotel berbintang lima dengan ketinggian 40 lantai. Ada 15 bangunan yang akan memiliki 20 lantai ke atas, sebagian besar merupakan hunian apartemen, antara lain yang masih dalam tahapan perancangan/desain: Somerset di Jalan Kupang Indah, Darmo Festival Walk, Union Square (Darmo), juga The Trilium di Jalan Pemuda, dan  Crystal Garden serta Gubeng Grand City Superblock. Dan proyek yang sudah masuk dalam tahapan konstruksi antara lain Water Place Residence, The Adhiwangsa Residence di kawasan Darmo, The Metropolis Apartment di Tenggilis Mejoyo,  dan Gubeng Grand City Superblock.

Pasar jasa konstruksi memang sempat mempertimbangkan kenaikan harga bahan bakar minyak yang ditetapkan oleh pemerintah yang berimbas kepada berbagai kenaikan komponen produksi. Namun, mengingat pasar properti seolah tidak banyak mengalami goncangan, mendorong pengembang  tetap berupaya memenuhi komitmennya kepada pasar, dan akhirnya menara crane-pun masih terus sorong ke kanan dan sorong ke kiri. 

Jawa Tengah & Jogja

Di Jawa bagian tengah, sedikitnya ada 24 bangunan gedung berlantai minimal 8 lantai, dengan kota Solo atau  Surakarta yang bakal memiliki gedung tertinggi. Solo kini sedang membangun Solo Paragon yang merupakan bangunan multifungsi yang terdiri dari memiliki luas bangunan hingga 96.718 meter persegi yang terdiri dari apartemen dengan ketinggian 24 lantai dan pusat belanja enam lantai yang dilengkapi dengan citywalk. Proyek yang dikembangkan oleh Sunindo Prima Land PT dan terletak di kawasan Jalan Yosodipuro ini, juga merencanakan tahap kedua pembangunannya, yang terdiri dari tiga menara apartemen setinggi 24 lantai.  

Dalam tahapan dokumentasi, di Jalan Slamet Riyadi, Solo juga memiliki proyek serupa yaitu Kusuma Mulia yang juga merupakan bangunan multi fungsi yang terdiri dari apartemen 27 lantai dan pusat belanja. Di samping itu, dua proyek lainnya juga berintikan proyek apartemen, yaitu Solo Center Point, Kusuma Sahid Prince Apartment masing-masing memiliki ketinggian 23 dan 20 lantai. Selain itu proyek lain, Hotel - Jalan Beteng dirancang memilik 13 lantai, Ibis Hotel Solo dan Pusat Grosir Solo II  masing-masing 10 lantai, dan Fakultas Kedokteran UNS, The Acacia Hotel, Best Western Grand Solo masing-masing delapan lantai.  

Semarang dan Jogjakarta, tidak tertinggal dengan Solo, kedua kota ini juga bakal memiliki tambahan koleksi bangunan bertingkat banyak. Semarang memiliki sebuah 7 bangunan di atas delapan lantai, antara lain: hotel 17 lantai yang masih dalam perancangan oleh pemiliknya Griya Permata Hati, dan Paragon City dan DP Mall masing-masing 13 dan 12 lantai serta Ibis Simpang Lima dengan 11 lantai yang sedang dalam tahap konstruksi.  

Jogjakarta menambah tiga proyek bangunan di atas delapan lantai, yang kesemuanya adalah bangunan hotel dan masih dalam tahap perancangan, yaitu Hotel Ibis dan sebuah hotel di Jalan Malioboro serta Aston Hotel di kawasan Urip Sumoharjo. 

Jawa Barat

Jawa Barat juga akan menambah 23 koleksi bangunan bertingkat banyak,  13 di antaranya saat ini sedang dalam tahap konstruksi dan didominasi oleh kategori hotel dan apartemen yang berada di kota Bandung. Di antaranya, proyek hotel dan apartemen Marbella yang dikembangkan oleh Pudjiadi Prestige Tbk PT, dikawasan Dago Pakar masing-masing memiliki ketinggian 15 lantai. Arsitek proyek ini adalah Megatika International dan kontraktor pelaksana yang dipercaya pengembang adalah Catur Bangun Mandiri PT.  

Bandung juga berencana membangun Century Hills Hotel And Apartment di kawasan Setiabudi dengan ketinggian 26 lantai yang terdiri dari 600 unit apartemen dan 360 kamar hotel. Demikian juga De Huis Executive Apartment di kawasan Jalan Cicalengka  dengan ketinggian 20 lantai dengan luas bangunan 60.000 meter persegi. Rencana lainnya adalah Grand Royal Panghegar dengan 19 lantai, sebuah apartment di Jalan Surapati dengan 16 lantai dan Patra Bandung Hotel 15 sedangkan Hotel Afta (4 Stars) di Jalan Mohammad Toha dengan 9 lantai dan Executive Residence Jalan Riau dan Galeri Indosat Bandung masing-masing 8 lantai.  

Sumatera

Pasar bagunan gedung berlantai banyak juga cukup besar di luar Pulau Jawa, Sumatera bakal memiliki 50 bangunan,  Sulawesi ada 15 gedung  dan Kalimantan bakal memiliki 13 gedung.  Di kawasan Sumatera, Kota Medan dan Batam memiliki masing-masing 12 gedung,  Pekanbaru dan Palembang masing-masing 9 dan 5 gedung, dengan kategori utama adalah bangunan hunian (apartemen dan hotel).  

The Skyline Officetel di kawasan Nagoya Batam bakal menjadi bangunan tertinggi di antero kawasan Sumatera dengan ketinggian 33 lantai. Bangunan yang dikembangkan oleh Naga Mas Setia Jaya PT dan dirancang oleh Indomegah Cipta Bangun Citra PT ini masih dalam tahap perancangan/desain merupakan bangunan gedung perkantoran dan hotel dengan luas bangunan hingga 60.000 meter persegi. 

Indonesia bagian Timur

Perkembangan ekonomi Indonesia di bagian timur, juga mendorong pertumbuhan gedung di kota utama di Sulawesi khususnya Makassar dan diikuti oleh Manado. Di Makassar, Menara Bosowa di kawasan Jalan Sudirman, Karebosi, berketinggian 26 lantai saat ini sudah memasuki tahap konstruksi, demikian juga Apartemen Royal 24 lantai di kawasan Petarani. Di Manado, lima hotel sekaligus masuk tahap konstruksi dan empat di antaranya berada di Jalan Sudirman, yaitu Swiss-Belhotel Maleosan, Peninsula Hotel, Mercure Hotel, Aston Inn, Gran Central. 

Perkembangan ekonomi perkotaan di Kalimantan, masih terpusat di Samarinda dan Balikpapan, sepertihalnya 13 gedung baru, kesemuanya ada di di dua kota bertetangga di Propinsi Kalimantan Timur ini, hanya 1 gedung ada di Palangkaraya. Balikpapan saat ini sedang memasuki tahap konstruksi Balikpapan Superblok dengan ditandai mulainya pembangunan apartemen tahap 1 dengan ketinggian 18 lantai seperti halnya proyek lainnya: Aston Grand Sudirman Condotel And Residence, Adhika Bahtera Apartment, Seaview Apartment, Grand Jatra Hotel. Sedangkan Samarinda sudah memasuki tahapan konstruksi Samarinda Central Plaza - Aston Hotel, Rumah Sakit Haji Darjat dan masih dalam tahapan desain: Citra Land City , yang merupakan apartemen mewah 16 lantai dan Samarinda Global City, sebuah  mixed use development dengan total luas bangunan sekitar 300,000 meter persegi, yang terdiri dari apartemen kembar 34 lantai, hotel 11 lantai dan pusat belanja empat lantai yang dilengkapi dengan kolam renang di atapnya.  

Sebaran pasar bangunan tinggi di luar Jabodetabek ini menyediakan harapan dan tantangan bagi penyedia barang dan jasa konstruksi di Indonesia. Menguasai perkembangan informasi yang luas menjadi kunci sukses penguasaan pasar. Pengelolaan database pasar konstruksi berbasis proyek menjadi salah satu perangkat pemasaran jasa konstruksi. Demikian juga pemain lokal, siap-siap bersaing dengan para pemain Jakarta yang sudah melirik "wilayah kekuasaaan" Anda. Selamat berkompetisi di industri jasa konstruksi (dp). 

__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

No comments: