03 January 2009

[media-sumut] HMI dan Walhi Tuntut Kepala Polda Riau Mundur

HMI dan Walhi Tuntut Kepala Polda Riau Mundur

"Pendirian kami tetap, yakni mendesak Kepala Polda Riau mundur," kata Misbah, Ketua Umum Badan Koordinasi HMI Riau, kepada Tempo kemarin.
PEKANBARU -- Himpunan Mahasiswa Islam Riau dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Riau mendesak Brigadir Jenderal Hadiatmoko, kepala kepolisian daerah di provinsi itu, mundur dari jabatannya.
Desakan tersebut disampaikan terkait dengan keluarnya surat perintah penghentian penyidikan dari polisi terhadap 13 dari 14 perusahaan yang diduga tersangkut pembalakan liar di Riau.
"Pendirian kami tetap, yakni mendesak Kepala Polda Riau mundur," kata Misbah, Ketua Umum Badan Koordinasi HMI Riau, kepada Tempo kemarin. Sikap itu dibenarkan Jhony Setiawan Mundung, Ketua Walhi Riau, "Nggak becus dia itu," ujarnya.
Sebelumnya, dalam unjuk rasa di depan Markas Polda Riau pada Selasa lalu, HMI dan Walhi Riau bersama sejumlah lembaga swadaya masyarakat lainnya menyampaikan tuntutan agar Hadiatmoko dicopot. "Kami tak akan mundur," kata Jhony.
Hadiatmoko mengeluarkan surat perintah tersebut pada Senin dua pekan lalu. Alasannya, berbagai syarat hukum dalam kasus ini tidak terpenuhi. "Penghentian ini semata-mata pertimbangan hukum," ujarnya.
Ia mengaku siap bertanggung jawab dan bersedia dicopot dari jabatannya apabila dianggap gagal dalam pemberantasan pembalakan liar. "Saya siap dicopot kalau terbukti bersalah," katanya.
Dia berkeras menyatakan keputusan penghentian penyidikan tersebut justru memberikan kepastian hukum. Ia berharap semua pihak menerimanya dengan arif. Bagi mereka yang menolak keputusannya, dipersilakan menempuh jalur hukum dengan melakukan gugatan praperadilan. "Tentu saja bila ada yang menemukan bukti baru atau novum," katanya kala itu.
Sebanyak 13 perusahaan yang dihentikan proses penyidikannya oleh Hadiatmoko merupakan hasil operasi Polda Riau saat dipimpin oleh Brigadir Jenderal Sutjiptadi dalam memerangi pembalak liar selama 2007. Pada waktu itu, 189 kasus kejahatan hutan diungkap.
Selain mendesak Hadiatmoko mundur, Walhi tetap meneruskan rencana mengajukan gugatan praperadilan terhadap Kepolisian Daerah Riau atas penghentian penyidikan pembalakan tersebut. RUMBADI DALLE | JUPERNALIS SAMOSIR | DWI WIYANA
 
 
 
 
 
salam
Abdul Rohim

__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

No comments: