21 January 2009

[media-sumut] Koran Katolik Malaysia Tantang Pemerintah


Koran Katolik Malaysia Tantang Pemerintah

KUALA LUMPUR – Sebuah koran mingguan Katolik di Malaysia telah melanggar larangan pemerintah menggunakan kata "Allah" sebagai terjemahan dari "God" dalam tulisan-tulisannya.
Pemimpin redaksi surat kabar The Herald, Pastor Lawrence Andrew, mengatakan medianya tetap menggunakan kata "Allah" hingga pengadilan membuat putusan soal kasus itu bulan depan. "Menurut kami, batasan penggunaan kata 'Allah' tidak dapat diterima ketika kita menggunakan itu sebagai terjemahan 'God' selama berabad-abad di Malaysia," katanya kepada kantor berita AFP.
Rezim Barisan Nasional yang berkuasa menegaskan hanya kalangan muslim yang berhak memakai kata "Allah". Mereka mengancam akan membredel The Herald jika terus membangkang. Namun, pihak kementerian dalam negeri melunak setelah media itu membawa kasus tersebut ke pengadilan.
Pemerintah pada bulan lalu mengeluarkan larangan terhadap surat kabar The Herald berbahasa Melayu sampai pengadilan mengeluarkan putusan. Batasan itu ditetapkan sebagai syarat koran itu tetap bisa terbit dalam bahasa Inggris, Cina, dan Tamil.
Andrew menegaskan, kata "Allah" itu mereka pakai dengan alasan sejarah. "Munshi Abdullah, bapak literatur modern Malaysia, menerjemahkan Injil ke bahasa Melayu pada 1852 dan ia menerjemahkan 'God' sebagai 'Allah'," ujarnya.
Herald, yang dipublikasikan di kalangan 850 ribu penganut Katolik di Malaysia, kehilangan izin penerbitannya tahun lalu. Masalah agama memang sangat sensitif di Malaysia. Pihak Hindu pada 2007 pernah berdemonstrasi karena menganggap pemerintah memperlakukan mereka berbeda dengan etnis Melayu yang mayoritas.
Kekecewaan kaum minoritas itulah yang membuat perolehan suara koalisi Barisan Nasional merosot pada pemilihan parlemen 8 Maret tahun lalu. AFP/Faisal Assegaf
 
 
 
 
 
salam
Abdul Rohim

__._,_.___

media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

No comments: