30 April 2009

[media-sumut] Olo Panggabean meninggal dunia



Written by Dedy
Thursday, 30 April 2009 13:21

Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Olo Panggabean dikabarkan meninggal dunia Kamis (30/4) di Singapura. Pria kelahiran Tarutung pada 24 Mei 1941 ini menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 09.00 WIB pagi di sebuah rumah sakit di Singapura.

Direncanakan jenazah pendiri Ikatan Pemuda Karya (IPK) sebuah organisasi pemuda di Sumatera Utara ini akan tiba di bandara Polonia Medan Kamis siang ini.

Sejumlah petugas keamanan bandara dan polisi terlihat berjaga-jaga di sekitar pintu masuk cargo Bandara Polonia Medan. Di sekitar rumah duka, Jalan Sekip Medan, polisi juga ramai. Mereka menutup arus masuk dari dan menuju "gedung putih". (DEDY)

Last Updated on Thursday, 30 April 2009 14:13
 
 
Please add my Facebook:
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia


__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Re: [media-sumut] AKSI BURUH SUMUT



Mudah mudahan aman dan terkendali ya. Sedih rasanya kalau ada kerusuhan di kota Medan lagi...dampaknya juga ke seluruh masyarakat

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!


From: "LBH Medan"
Date: Fri, 1 May 2009 11:10:46 +0700
To: <buruh-migran@yahoogroups.com>; <media-sumut@yahoogroups.com>; <walhinews@yahoo.com>; <bantuan-hukum@tifafoundation.org>; <info@ylbhi.or.id>
Subject: [media-sumut] AKSI BURUH SUMUT

RIBUAN BURUH SUMUT MENYAMBUT MAYDAY
 
Menyambut Hari Buruh Sedunia atau May Day, sekitar dua ribu buruh yang tergabung dalan Serikat buruh Sumatera Utara (SBSU) dari berbagai kota di Sumatera Utara, Jumat (1/2) pagi  sekitar pukul 10.45 Wib bergerak dari titik kumpul di lapangan Merdeka Medan menuju Kantor DPRD Sumut. Masa yang menggunakan bus dan sepeda motor berjalan tertib dikawal aparat kepolisian hingga ketujuan. Mereka menuntut dihapuskannya sistem buruh kontrak (out sourching) dan menerima upah yang layak. Aparat yang sudah bersiap-siap di sekitar lapangan Benteng yang terletak di depan gedung DPRD Sumut berjaga-jaga mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dengan pagar kawat berduri. Pada saat yang sama, satuan TNI-AD mengadakan apel siaga di lapangan Benteng Medan sehingga menimbulkan tanda tanya, apakah ini dipersiapkan untuk membantu aparat kepolisian mengamankan aksi buruh atau memang benar-benar ada acara lain. Rencananya, massa juga akan menuju Kantor Gubernur Sumut di Jl.Diponegoro Medan. (rf) 



__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[media-sumut] AKSI BURUH SUMUT



RIBUAN BURUH SUMUT MENYAMBUT MAYDAY
 
Menyambut Hari Buruh Sedunia atau May Day, sekitar dua ribu buruh yang tergabung dalan Serikat buruh Sumatera Utara (SBSU) dari berbagai kota di Sumatera Utara, Jumat (1/2) pagi  sekitar pukul 10.45 Wib bergerak dari titik kumpul di lapangan Merdeka Medan menuju Kantor DPRD Sumut. Masa yang menggunakan bus dan sepeda motor berjalan tertib dikawal aparat kepolisian hingga ketujuan. Mereka menuntut dihapuskannya sistem buruh kontrak (out sourching) dan menerima upah yang layak. Aparat yang sudah bersiap-siap di sekitar lapangan Benteng yang terletak di depan gedung DPRD Sumut berjaga-jaga mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dengan pagar kawat berduri. Pada saat yang sama, satuan TNI-AD mengadakan apel siaga di lapangan Benteng Medan sehingga menimbulkan tanda tanya, apakah ini dipersiapkan untuk membantu aparat kepolisian mengamankan aksi buruh atau memang benar-benar ada acara lain. Rencananya, massa juga akan menuju Kantor Gubernur Sumut di Jl.Diponegoro Medan. (rf) 


__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Re: [media-sumut] Olo Panggabean meninggal dunia



tanya diri sendiri kapan kita menyusul ............? tobatlah sebelum nyusul ....!
----- Original Message -----
Sent: Friday, May 01, 2009 9:01 AM
Subject: Re: [media-sumut] Olo Panggabean meninggal dunia

he...he...ini medan bung

--- Pada Jum, 1/5/09, Maskur Abdullah <maskur_BBC@yahoo.com> menulis:

Dari: Maskur Abdullah <maskur_BBC@yahoo.com>
Topik: Re: [media-sumut] Olo Panggabean meninggal dunia
Kepada: media-sumut@yahoogroups.com
Tanggal: Jumat, 1 Mei, 2009, 7:40 AM

Gak salah.., kok tokoh masyrakat?

--- On Thu, 4/30/09, mediacare <mediacare@cbn. net.id> wrote:

From: mediacare <mediacare@cbn. net.id>
Subject: [media-sumut] Olo Panggabean meninggal dunia
To: media-sumut@ yahoogroups. com, "media-sumatera" <media-sumatera@ yahoogroups. com>
Date: Thursday, April 30, 2009, 10:28 PM

Written by Dedy
Thursday, 30 April 2009 13:21

Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Olo Panggabean dikabarkan meninggal dunia Kamis (30/4) di Singapura. Pria kelahiran Tarutung pada 24 Mei 1941 ini menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 09.00 WIB pagi di sebuah rumah sakit di Singapura.

Direncanakan jenazah pendiri Ikatan Pemuda Karya (IPK) sebuah organisasi pemuda di Sumatera Utara ini akan tiba di bandara Polonia Medan Kamis siang ini.

Sejumlah petugas keamanan bandara dan polisi terlihat berjaga-jaga di sekitar pintu masuk cargo Bandara Polonia Medan. Di sekitar rumah duka, Jalan Sekip Medan, polisi juga ramai. Mereka menutup arus masuk dari dan menuju "gedung putih". (DEDY)

Last Updated on Thursday, 30 April 2009 14:13
 
 
Please add my Facebook:
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia



Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!


__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Re: [media-sumut] Olo Panggabean meninggal dunia

Olo Panggabean itu tokoh pemuda (walau dia tidak muda lagi) yang disegani di Sumut. Dia mendirikan organisasi Ikatan Pemuda Karya (IPK) yang berafiliasi dengan Golkar pada orde baru. Olo juga dikenal sebagai god father karena IPK merupakan organisasi kepemudaan yang punya anggota para preman dan mantan preman.

Dia dermawan bagi banyak orang. Tapi juga ditakuti karena organisasinya.

Salam


★Sent from my MobileBerry 8707g didukung nYambung TeRus......★
Y! senjaungu ™
GTalk aulia.andri@gmail.com
http://mentiko.com

------------------------------------

media sumutYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/media-sumut/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/media-sumut/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:media-sumut-digest@yahoogroups.com
mailto:media-sumut-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
media-sumut-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[media-sumut] Olo Panggabean meninggal dunia



Ya nggak salah Om Maskur dll,
Coba lihat aja Google
Semua orang ada sisi gelap dan sisi terangnya, apalagi orgnya sdh meninggal ....
Kalau Suharto itu tokoh bukan ???
Kalau masuk media-sumut@yahoogroups.com sebaiknya belajar juga tentang SUMUT, dari Google dan sebagainya cukup tuh.
Bujur melala ras mejuah juah ....

---------- Pesan terusan ----------
Dari: Maskur Abdullah <maskur_BBC@yahoo.com>
Tanggal: 1 Mei 2009 07:40
Subjek: Re: [media-sumut] Olo Panggabean meninggal dunia
Ke: media-sumut@yahoogroups.com
Gak salah.., kok tokoh masyrakat?


--- On Thu, 4/30/09, mediacare <mediacare@cbn.net.id> wrote:

From: mediacare <mediacare@cbn.net.id>
Subject: [media-sumut] Olo Panggabean meninggal dunia
To: media-sumut@yahoogroups.com, "media-sumatera" <media-sumatera@yahoogroups.com>
Date: Thursday, April 30, 2009, 10:28 PM

Written by Dedy
Thursday, 30 April 2009 13:21

Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Olo Panggabean dikabarkan meninggal dunia Kamis (30/4) di Singapura. Pria kelahiran Tarutung pada 24 Mei 1941 ini menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 09.00 WIB pagi di sebuah rumah sakit di Singapura.

Direncanakan jenazah pendiri Ikatan Pemuda Karya (IPK) sebuah organisasi pemuda di Sumatera Utara ini akan tiba di bandara Polonia Medan Kamis siang ini.

Sejumlah petugas keamanan bandara dan polisi terlihat berjaga-jaga di sekitar pintu masuk cargo Bandara Polonia Medan. Di sekitar rumah duka, Jalan Sekip Medan, polisi juga ramai. Mereka menutup arus masuk dari dan menuju "gedung putih". (DEDY)

Last Updated on Thursday, 30 April 2009 14:13
 
 
Please add my Facebook:
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia
.




New Email names for you!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!

__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Re: [media-sumut] Olo Panggabean meninggal dunia



Bukan mau membela,apa pun yang dilakukan Olo dimasa hidupnya,bagi sebagian masyarakat,dia di anggap berjasa.Kita tidak boleh melupakan itu.

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!


From: "mediacare"
Date: Fri, 1 May 2009 09:35:30 -0700
To: <media-sumut@yahoogroups.com>
Subject: Re: [media-sumut] Olo Panggabean meninggal dunia



Yang sebenarnya beliau ini siapa?
 
Maaf bukan orang Medan jadi kurang paham..
 
salam,
 
radityo
 
 
Please add my Facebook:
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia
 
----- Original Message -----
Sent: Thursday, April 30, 2009 7:01 PM
Subject: Re: [media-sumut] Olo Panggabean meninggal dunia

he...he...ini medan bung

--- Pada Jum, 1/5/09, Maskur Abdullah <maskur_BBC@yahoo.com> menulis:

Dari: Maskur Abdullah <maskur_BBC@yahoo.com>
Topik: Re: [media-sumut] Olo Panggabean meninggal dunia
Kepada: media-sumut@yahoogroups.com
Tanggal: Jumat, 1 Mei, 2009, 7:40 AM

Gak salah.., kok tokoh masyrakat?

--- On Thu, 4/30/09, mediacare <mediacare@cbn. net.id> wrote:

From: mediacare <mediacare@cbn. net.id>
Subject: [media-sumut] Olo Panggabean meninggal dunia
To: media-sumut@ yahoogroups. com, "media-sumatera" <media-sumatera@ yahoogroups. com>
Date: Thursday, April 30, 2009, 10:28 PM

Written by Dedy
Thursday, 30 April 2009 13:21

Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Olo Panggabean dikabarkan meninggal dunia Kamis (30/4) di Singapura. Pria kelahiran Tarutung pada 24 Mei 1941 ini menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 09.00 WIB pagi di sebuah rumah sakit di Singapura.

Direncanakan jenazah pendiri Ikatan Pemuda Karya (IPK) sebuah organisasi pemuda di Sumatera Utara ini akan tiba di bandara Polonia Medan Kamis siang ini.

Sejumlah petugas keamanan bandara dan polisi terlihat berjaga-jaga di sekitar pintu masuk cargo Bandara Polonia Medan. Di sekitar rumah duka, Jalan Sekip Medan, polisi juga ramai. Mereka menutup arus masuk dari dan menuju “gedung putih". (DEDY)

Last Updated on Thursday, 30 April 2009 14:13
 
 
Please add my Facebook:
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia



Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!



__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Re: [media-sumut] Olo Panggabean meninggal dunia



he...he...ini medan bung

--- Pada Jum, 1/5/09, Maskur Abdullah <maskur_BBC@yahoo.com> menulis:

Dari: Maskur Abdullah <maskur_BBC@yahoo.com>
Topik: Re: [media-sumut] Olo Panggabean meninggal dunia
Kepada: media-sumut@yahoogroups.com
Tanggal: Jumat, 1 Mei, 2009, 7:40 AM

Gak salah.., kok tokoh masyrakat?

--- On Thu, 4/30/09, mediacare <mediacare@cbn. net.id> wrote:

From: mediacare <mediacare@cbn. net.id>
Subject: [media-sumut] Olo Panggabean meninggal dunia
To: media-sumut@ yahoogroups. com, "media-sumatera" <media-sumatera@ yahoogroups. com>
Date: Thursday, April 30, 2009, 10:28 PM

Written by Dedy
Thursday, 30 April 2009 13:21

Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Olo Panggabean dikabarkan meninggal dunia Kamis (30/4) di Singapura. Pria kelahiran Tarutung pada 24 Mei 1941 ini menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 09.00 WIB pagi di sebuah rumah sakit di Singapura.

Direncanakan jenazah pendiri Ikatan Pemuda Karya (IPK) sebuah organisasi pemuda di Sumatera Utara ini akan tiba di bandara Polonia Medan Kamis siang ini.

Sejumlah petugas keamanan bandara dan polisi terlihat berjaga-jaga di sekitar pintu masuk cargo Bandara Polonia Medan. Di sekitar rumah duka, Jalan Sekip Medan, polisi juga ramai. Mereka menutup arus masuk dari dan menuju "gedung putih". (DEDY)

Last Updated on Thursday, 30 April 2009 14:13
 
 
Please add my Facebook:
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia



Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!

__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Re: [media-sumut] Olo Panggabean meninggal dunia



Gak salah.., kok tokoh masyrakat?

--- On Thu, 4/30/09, mediacare <mediacare@cbn.net.id> wrote:

From: mediacare <mediacare@cbn.net.id>
Subject: [media-sumut] Olo Panggabean meninggal dunia
To: media-sumut@yahoogroups.com, "media-sumatera" <media-sumatera@yahoogroups.com>
Date: Thursday, April 30, 2009, 10:28 PM

Written by Dedy
Thursday, 30 April 2009 13:21

Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Olo Panggabean dikabarkan meninggal dunia Kamis (30/4) di Singapura. Pria kelahiran Tarutung pada 24 Mei 1941 ini menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 09.00 WIB pagi di sebuah rumah sakit di Singapura.

Direncanakan jenazah pendiri Ikatan Pemuda Karya (IPK) sebuah organisasi pemuda di Sumatera Utara ini akan tiba di bandara Polonia Medan Kamis siang ini.

Sejumlah petugas keamanan bandara dan polisi terlihat berjaga-jaga di sekitar pintu masuk cargo Bandara Polonia Medan. Di sekitar rumah duka, Jalan Sekip Medan, polisi juga ramai. Mereka menutup arus masuk dari dan menuju "gedung putih". (DEDY)

Last Updated on Thursday, 30 April 2009 14:13
 
 
Please add my Facebook:
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia



__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

27 April 2009

[media-sumut] Demokrat tolak HNW, namun PKS tetap ngotot



Demokrat menolak HNW dipasangkan dengan SBY. Namun PKS tetap ngotot. "Kalau bangsa ini ingin mendapat petunjuk Tuhan, maka syaratnya SBY harus menggandeng Hidayat, karena Hidayat artinya petunjuk......."

Bahkan para pendukung HNW membuat halaman pemujaan (fan page) di facebook.com dengan nama "Sejuta Dukungan Untuk Pasangan SBY - JK".

23/04/2009 - 13:56
Demokrat Isyaratkan Tolak Hidayat
Raden Trimutia Hatta

Achmad Mubarok

INILAH.COM, Jakarta - Menyusul putusnya koalisi Golkar-Demokrat, PKS makin
berambisi menyodorkan Hidayat Nur Wahid sebagai cawapres SBY. Namun Demokrat
mengisyaratkan akan menolak permintaan itu. Waketum Achmad Mubarok bahkan
mengaku menerima banyak SMS yang menolak Hidayat.

"Dari SMS yang saya terima banyak yang menolak Hidayat, terutama dari
kalangan NU dan Muhammadiyah, " kata Mubarok kepada INILAH.COM, Jakarta,
Kamis (23/4).

Namun, lanjut Mubarok, dia juga menerima SMS dari teman-teman di PKS. Ya
tentunya, isinya kebanyakan mendukung SBY mengambil Hidayat sebagai
cawapres.

"Katanya kalau bangsa ini ingin mendapat petunjuk Tuhan, maka syaratnya SBY
harus menggandeng Hidayat, karena Hidayat artinya petunjuk," ujar Mubarok.

Meski begitu, Mubarok tidak berani mengatakan siapa yang paling berpeluang
mendampingi SBY. Sebab jawabannya hanya pada Ketua Dewan Pembina Partai
Demokrat tersebut.

"Di samping melakukan istikharah politik, SBY juga bertanya kepada Tuhan.
Nanti siapa yang paling sreg itu yang akan dipilih. Kita tahunya nanti last
minute. Semua nama itu sampai saat ini statusnya masih masukan," imbuhnya.
[mut/ana]

http://inilah.com/berita/pemilu-2009/2009/04/23/101284/demokrat-isyaratkan-tolakhidayat/
 
Please add my Facebook:
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia


__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

26 April 2009

[media-sumut] Re: [media-jogja] Orangtua Inginkan Rizka Cepat Dioperasi



 
Please add my Facebook:
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia
 
----- Original Message -----
Sent: Sunday, April 26, 2009 6:47 PM
Subject: [media-jogja] Orangtua Inginkan Rizka Cepat Dioperasi

Orangtua Inginkan Rizka Cepat Dioperasi
Monday, 27 April 2009
MEDAN (SI) – Orangtua Rizka Sabila, bayi malang yang terlahir dengan memiliki empat tangan dan empat kaki (multiple continental anomaly) akan menerima apa pun keadaan putrinya setelah dioperasi nanti.


"Namanya juga titipan Tuhan. Apa pun keadaannya kami tetap terima dunia dan akhirat," ucap ayah Rizka, Husnul Marpaung, 46, di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Medan kemarin. Warga Kampung Masjid, Teluk Binjai, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara itu, berharap operasi pemisahan tangan dan kaki yang menempel di sekitar selangkangan bayinya dapat dilakukan segera. Sebab, sejak lahir Rizka belum pernah berkumpul dengan lima saudara kandungnya. (haris dasril)


--
*********************************************
Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist dari sumber terpercaya
http://reportermilist.multiply.com/
**********************************************
Reportermilist menerima penerbitan Iklan dengan tarif hanya Rp 20000/
5 hari kerja terbit dalam setiap Email berita yang dikirim oleh
reportermilist, bayangkan peluang yang murah dangan prospect yang
besar.. Berminat Hubungi Reportermilist@gmail.com
=============================
(Iklan)Untuk Berita sekitar Banyumas Kunjungi situs www.Goleti.com
=============================
Search Engine Terpopuler Anak Bangsa
http://djitu.com
=============================
Kunjungan Kapal Perang TNI AL
Hari/tanggal : Minggu, 03 Mei 2009
Jam : 08.30 – 14.00
Tempat : Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok Jakarta
Acara : Kunjungan ke Kapal Laut TNI-AL
Kapasitas : Terbatas, maksimal 250 orang
Biaya : Rp 75.000 per orang. Ikka W. Widowati (021)-5260758 – wisata@wikimu.com
=============================



__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[media-sumut] Harian Global mencari model



Dari Facebook:
 
Dears, Pembaca Setia HARIAN GLOBAL

Anda memiliki talenta dan prestasi di bidang modelling? Kirim biografi Anda ke tonggo@ymail.com atau (hp) 081260116425. Usia minimal, 17 tahun (L/P).
 
Tunggu artikelnya hanya di rubrik RILEKS, setiap edisi Jumat.

Salam Global
 
 
Please add my Facebook:
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia


__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

25 April 2009

Bls: [media-sumut] Cak Anam: Demokrasi Jadi Alat Kekuasaan (Balasan)






Dari: akoko
Kepada: media-sumut@yahoogroups.com
Terkirim: Minggu
Topik: Simbol korupsi


balasan untuk dibawah :

Tinggal sebut Instansi mana yang tidak korup, jadi buka demokrasinya, tapi apa bener indonesia negara yang berdomokrasi, salah kali ente............ kalo Parpol ngomong itu mah sudah kewajiban, mana lagi mereka mau ikutan Pemilu dicekokin dana milayaran dari Pemerintah(?) melalui KPU, sekarang KPUnya diperiksa dikemanakan dana I.T. yang katanya ratusan mulyar rupiah, jadi jangan pusing, bos.

koko





Dari:
alfaqirilmi <alfaqirilmi@yahoo.com>
Kepada: media-sumut@yahoogroups.com
Terkirim: Sabtu, 18 April, 2009 12:56:30
Topik: [media-sumut] Cak Anam: Demokrasi Jadi Alat Kekuasaan

Cak Anam: Demokrasi Jadi Alat Kekuasaan

JAKARTA-Demokrasi di Indonesia selama ini banyak diwarnai masalah yang rumit karena hanya digunakan sebagai alat meraih kekuasaan. Bukan untuk kesejahteraan rakyat.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) Drs H Choirul Anam (Cak Anam) saat hadir sebagai pembicara dalam acara Parodi Politik di salah satu stasiun televisi nasional, Jumat (17/4) tadi malam.

Menurut Cak Anam, kisruh Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan amburadulnya penyelenggaran Pileg, 9 April lalu, yang hingga kini masih menjadi persoalan serius, jadi bukti belum matangnya demokrasi di Indonesia. "Demokrasi kita baru menjadi alat mencari jabatan," kata mantan Ketua PW GP Ansor Jatim ini.

Karena itu, Cak Anam berharap calon legislatif (caleg) yang gagal tak perlu stres atau depresi menerima kenyataan yang ada. Namun, katanya, perjuangan menuju demokrasi yang menjujung tinggi kejujuran dan keadilan harus terus berjalan. "Jabatan itu kan urusan dunia. Kita mati tidak membawa `kursi'," kata Cak Anam yang diundang sebagai nara sumber atas nama intelektual NU ini.

Sebagai Ketua Umum partai peserta Pemilu, lanjutnya, dia sejak awal telah berpesan kepada para caleg untuk berbuat maksimal pada Pemilu kali ini.
Namun, jika gagal jangan sampai frustasi, apalagi sampai stres dan depresi. "Sejak awal pesan saya jangan sampai stres," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, menyesalkan sikap pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang seakan-akan "cuci tangan" soal pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) yang amburadul, 9 April lalu. Padahal, di mana-mana sukses dan tidaknya Pemilu akan selalu menjadi tanggung jawab pemerintah dan KPU. "Ini semua adalah kesalahan Pemerintah dan KPU. Sukses atau tidaknya Pemilu itu tanggung jawab pemerintah dan KPU," kata Ray Rangkuti saat dihubungi Duta di Jakarta, Jumat (17/4) kemarin.

Ray juga menyayangkan sikap pemerintah yang juga menyalahkan masyarakat yang tidak mengecek daftar pemilih sementara sebelum jadi daftar pemilih tetap (DPT), sehingga banyak pemilih yang tak bisa menggunakan hak pilihnya karena tak masuk DPT. Sebab, katanya, tidak masuknya pemilih dalam DPT itu murni kesalahan pemerintah dan KPU. "Itu yang kita sesalkan. Kenapa masyarakat ikut disalahkan. Andil masyarakat dalam kesalahan itu mana?" katanya.

Seharusnya, lanjut Ray, masyarakat mengecek DPT atau tidak, secara otomatis mereka masuk DPT, dengan catatan telah memenuhi syarat sebagai pemilih. "Misalnya, kalau sudah cukup umur sesuai undang-undang, otomatis kan harus masuk DPT. Jadi tanpa mengecek DPT pun, mereka harus masuk DPT," jelas alumni Pondok Pesantren Darul Rahman Jakarta ini.

Karena itu, Ray meminta kepada pemerintah untuk segera mencabut pernyataan yang seakan-akan menyalahkan masyarakat itu. "Pemerintah harus mencabut pernyataan itu. Kalau Pemilu itu menjadi tanggung jawab bersama, seharusnya dijelaskan secara rinci. Pemilu itu yang jelas tanggung jawab pemerintah dan KPU," katanya.

Lebih lanjut Ray menyebut, pelaksanaan Pemilu yang amburadul dan besarnya angka pemilih yang tak masuk DPT benar-benar merugikan masyarakat." Kalau disalahkan sama dengan sudah jatuh malah tertimpa tangga. Masyarakat sudah tidak bisa memilih malah disalahkan, kan kasihan," katanya.

Dikatakannya, pemerintah dan KPU seharusnya belajar dari kasus Pilgub Jatim yang permasalahannya tak jauh beda dengan kasus Pileg. Apalagi, katanya, sejak awal KPU sebenarnya telah menerima laporan dari soal kisruh DPT Pilgub Jatim. Sehingga, lanjut Ray, andai KPU bergerak cepat, masalah yang sama tak terulang lagi pada Pileg."Itu (perbaikan DPT) yang tidak dilakukan pemerintah dan KPU," katanya.

Melihat pelaksanaan Pileg yang amburadul, Ray memandang wajar, jika banyak elemen masyarakat dan partai politik yang melayangkan protes keras, baik terhadap Pemerintah maupun KPU. "Wajar saja kalau sekarang banyak yang protes. Pemilih kan dirugikan," katanya. (amh)

http://dutamasyarak at.com/1/ 02dm.php? mdl=dtlartikel& id=15235



Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!

__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

21 April 2009

[media-sumut] Fwd: FW: [stikp] DOCUMENTARY COMPETISION DIPENDA SUMUT 2009





---------- Pesan terusan ----------
Dari: Iswan Kaputra <kaputra@gmail.com>
Tanggal: 20 April 2009 10:30
Subjek: FW: [stikp] DOCUMENTARY COMPETISION DIPENDA SUMUT 2009
Ke: andiboimpro@gmail.com


 

 


From: stikp@yahoogroups.com [mailto:stikp@yahoogroups.com] On Behalf Of budi satria
Sent: Saturday, April 18, 2009 11:19 AM
To: kampus kampusku; usaha investasi; WARTAWAN JURNALIS; IJTI IJTI
Cc: arif prapanca; EDI INDOS; hendra metro; jack sibuea; MONANG HASBY; puji santoso; tpiyos yos; wahyu pratama; wali yono; yong yung; yos yos
Subject: [stikp] DOCUMENTARY COMPETISION DIPENDA SUMUT 2009

 




DOCUMENTARY COMPETISION DIPENDA SUMUT 2009

                Forum Jurnalis Medan dan Dipenda Sumut mengadakan lomba karya flim  Dokumenter 2009.

    -Hadiah total 33 juta rupiah.
    -Lomba dibagi dalam dua Kategori umum dan mahasiswa,
    -Perseta terbatas hanya 70 peserta

                 Thema "Mengali Potensi Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di

Sumatera Utara".

        Pendaftaran
Waktu   : -tgl 20 hingga 28 April 2009
Tempat  : -Warkop Digital Jurnalis Medan, Jl. Ahmad Rifai Simp.Jl Agus    

           Salim Medan (pada jam kerja).

    

Syarat dan Ketentuan Lomba :
 1. Peserta harus menyerahkan foto copi KTP/SIM (untuk kategori    

    Umum) dan kartu mahasiswa (untuk kategori Mahasiswa)
 2. Karya merupakan hasil originil dan bukan saduran
 3. Sesuai dengan thema lomba
 4. Durasi film 5 hingga 7 menit
 5. Film diserahkan dalam bentuk CD di lengkapi narasi dan kaset   

    master.
 6. Seluruh Karya peserta menjadi milik panitia lomba
 7. Gambar harus di ambil dalam kurun waktu sejak 2009.
 8. Hasil karya di serahkan kepanitia dalam kurun waktu antara 30  

     April hingga 29 Mei 2009.

 

SETIAP PESERTA YANG MEMBERIKAN HASIL KARYANYA AKAN MENDAPATKAN CASH BACK BERUPA UANG TUNAI.... BURUAN IKUT PESERTA TERBATAS ....

 




__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

20 April 2009

[media-sumut] Re: Suara Panda Nababan Hilang di Kecamatan Medan Deli





Pada tanggal 20/04/09, rion aritonang <rionbatakpos@gmail.com> menulis:

Pengamanan Perhitungan Suara Lemah, Suara Panda Nababan Hilang di Kecamatan Medan Deli

Medan, PNC

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) sesalkan pengamanan dan pengawasan proses tahapan rekapitulasi perhitungan suara pemilihan legislatif (Pileg) 2009. Sebab, meskipun negara sudah mengeluarkan anggaran untuk pengamanan dan pengawasan, namun tetap terjadi kesalahan dalam proses rekapitulasi perhitungan suara.

 

Manager Kampanye dan Humas Panda Nababan Center (PNC) Rion Aritonang mengungkapkan, secara nasional negara sudah mengalokasikan anggaran pengamanan sebesar Rp73 triliun dan pengawasan Rp13triliun. Namun pihak penyelenggara Pemilu masih tetap saja mengandalkan pengawasan dari masyarakat. Sedangkan Panwas dan kepolisian tidak mencermati persoalan-persoalan berindikasi kecurangan, yang mengarah dapat merugikan partai politik (Parpol) peserta Pemilu.

 

"Cukup besar dana yang sudah dikeluarkan tetapi mengapa masyarakat juga yang dituntut agar mengawasi secara bersama-sama. Sekaligus juga temuan harus menunggu reaksi dari masyarakat," papar Aritonang kepada wartawan, Minggu (19/4), ketika ikut menyaksikan perhitungan suara oleh KPU Medan di Asrama Haji Medan.

 

Lebih lanjut Aritonang menjelaskan, bukti turut sertanya masyarakat melakukan pengawasan, ketika ditemukan berbagai kesalahan dalam rekapitulasi perhitungan suara di tingkat TPS, PPS dan PPK. Bahkan sebagian menuai protes dari saksi Parpol atas kesalahan tersebut. Di sisi lain, Panwas tidak melihat adanya kesalahan jika belum muncul aksi protes. Berdasarkan catatan PNC, katanya, munculnya indikasi kecurangan tersebut, misalnya terjadi perbedaan berita acara hasil rekapitulasi oleh saksi dengan yang ada di tingkat PPS maupun PPK.

 

"Setelah diprotes baru kemudian direvisi. Apakah ini tidak ada unsur kesengajaan," tandasnya.

 

Hilang     

Aritonang menambahkan, pengamanan dan pengawasan yang dilakukan tidak secara baik, bahkan menyebabkan sejumlah Parpol merasa dirugikan. PDI-P sendiri misalnya, di beberapa TPS di Kelurahan Titi Papan Medan Deli, ada 95 suara yang diperoleh partai kepala banteng bermoncong putih itu hilang di tingkat PPK. Setelah melakukan protes dan direvisi, 45 suara ditemukan dan sisanya hingga Minggu 19 April masih dicari dan diselidiki.

 

Selain itu lanjut Aritonang, contoh kasus hilangnya perolehan suara Caleg PDI-P Panda Nababan juga terjadi di kelurahan yang sama. Berita acara hasil rekapitulasi suara sementara saksi tidak sama dengan di tingkat kecamatan (formulir DA-B). Di TPS 1 Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli 19 suara yang diraih Panda hilang. Kemudian di TPS 13 perolehan 25 suaranya juga hilang.

 

"Di TPS 14 seharusnya dapat 3 suara ditulis 0, TPS 15 seharusnya 14 suara juga ditulis 0. Di TPS 16 seharusnya 25 suara tetapi ditulis 24. Dan di TPS 45 seharusnya 5 suara ditulis 0," terang Aritonang.

 

Terkait berbagai temuan tersebut, Aritonang menegaskan, pihaknya telah menyiapkan tim advokasi guna menyoal kinerja yang dinilai telah merugikan Parpol tersebut. Tidak hanya PDI-P, hal sama juga terjadi pada PKS, PPP dan Hanura. Hanya saja Aritonang tidak dalam kapasitasnya untuk mengomentari hal itu lebih jauh. Hanya saja menurutnya, Parpol-Parpol yang merasa dirugikan tersebut juga turut mendukung upaya yang dilakukan PDI-P.

 

"Kita masih menyiapkan data-data yang kuat. Jika nanti di tingkat kabupaten/kota masih ditemukan kesalahan, kita akan lakukan gugatan," tegas Aritonang.

 

Sementara, Anggota KPU Medan Pandapotan Tamba mengakui jika kesalahan penjumlahan hasil rekapitulasi suara sementara tersebut, akibat tidak teliti dan kekurang hati-hatian PPK. Oleh karenanya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, kata Tamba, solusinya adalah melakukan perhitungan ulang kembali.

 

"Bisa saja ini merupakan faktor ketidaksengajaan akibat ngnatuk setelah bekerja 24 jam. Untuk itu kasus seperti ini tidak akan dibawa ke KPU. Tetapi diselesaikan di tingkat PPK," tukas Tamba.    

 

Dalam kaitan tersebut, perselisihan jumlah akan dilakukan hitung ulang dengan membuka plano agar terjadi keseimbangan antara saksi dan hitungan TPS. Sehingga tidak ada penggelembungan suara dan pihak-pihak yang dirugikan. Disamping juga jika ada unsur kesalahan seperti ini tentunya Panwas juga harus menemukan itu.

 

Sedangkan Ketua Panwas Medan M Aswin menyatakan, kasus seperti itu sebaiknya diselesaikan pada tingkat internal partai terlebih dahulu. Sebab ia mengkhawatirkan ada permainan antara Caleg di satu partai dan Caleg antar partai. Kendati demikian, Aswin menegaskan, jika memang kelak tidak terbukti, maka Panwas berkewajiban untuk menindak lanjutinya. Begitupun pihaknya akan menunggu laporan dari saksi-saksi yang merasa dirugikan. (PNC)

 




Coba emoticon dan skin keren baru, dan area teman yang luas. Coba Y! Messenger 9 Indonesia sekarang.




--
Merdeka!!!

__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[media-sumut] Suara Panda Nababan Hilang di Kecamatan Medan Deli



Pengamanan Perhitungan Suara Lemah, Suara Panda Nababan Hilang di Kecamatan Medan Deli

Medan, PNC

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) sesalkan pengamanan dan pengawasan proses tahapan rekapitulasi perhitungan suara pemilihan legislatif (Pileg) 2009. Sebab, meskipun negara sudah mengeluarkan anggaran untuk pengamanan dan pengawasan, namun tetap terjadi kesalahan dalam proses rekapitulasi perhitungan suara.

 

Manager Kampanye dan Humas Panda Nababan Center (PNC) Rion Aritonang mengungkapkan, secara nasional negara sudah mengalokasikan anggaran pengamanan sebesar Rp73 triliun dan pengawasan Rp13triliun. Namun pihak penyelenggara Pemilu masih tetap saja mengandalkan pengawasan dari masyarakat. Sedangkan Panwas dan kepolisian tidak mencermati persoalan-persoalan berindikasi kecurangan, yang mengarah dapat merugikan partai politik (Parpol) peserta Pemilu.

 

"Cukup besar dana yang sudah dikeluarkan tetapi mengapa masyarakat juga yang dituntut agar mengawasi secara bersama-sama. Sekaligus juga temuan harus menunggu reaksi dari masyarakat," papar Aritonang kepada wartawan, Minggu (19/4), ketika ikut menyaksikan perhitungan suara oleh KPU Medan di Asrama Haji Medan.

 

Lebih lanjut Aritonang menjelaskan, bukti turut sertanya masyarakat melakukan pengawasan, ketika ditemukan berbagai kesalahan dalam rekapitulasi perhitungan suara di tingkat TPS, PPS dan PPK. Bahkan sebagian menuai protes dari saksi Parpol atas kesalahan tersebut. Di sisi lain, Panwas tidak melihat adanya kesalahan jika belum muncul aksi protes. Berdasarkan catatan PNC, katanya, munculnya indikasi kecurangan tersebut, misalnya terjadi perbedaan berita acara hasil rekapitulasi oleh saksi dengan yang ada di tingkat PPS maupun PPK.

 

"Setelah diprotes baru kemudian direvisi. Apakah ini tidak ada unsur kesengajaan," tandasnya.

 

Hilang     

Aritonang menambahkan, pengamanan dan pengawasan yang dilakukan tidak secara baik, bahkan menyebabkan sejumlah Parpol merasa dirugikan. PDI-P sendiri misalnya, di beberapa TPS di Kelurahan Titi Papan Medan Deli, ada 95 suara yang diperoleh partai kepala banteng bermoncong putih itu hilang di tingkat PPK. Setelah melakukan protes dan direvisi, 45 suara ditemukan dan sisanya hingga Minggu 19 April masih dicari dan diselidiki.

 

Selain itu lanjut Aritonang, contoh kasus hilangnya perolehan suara Caleg PDI-P Panda Nababan juga terjadi di kelurahan yang sama. Berita acara hasil rekapitulasi suara sementara saksi tidak sama dengan di tingkat kecamatan (formulir DA-B). Di TPS 1 Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli 19 suara yang diraih Panda hilang. Kemudian di TPS 13 perolehan 25 suaranya juga hilang.

 

"Di TPS 14 seharusnya dapat 3 suara ditulis 0, TPS 15 seharusnya 14 suara juga ditulis 0. Di TPS 16 seharusnya 25 suara tetapi ditulis 24. Dan di TPS 45 seharusnya 5 suara ditulis 0," terang Aritonang.

 

Terkait berbagai temuan tersebut, Aritonang menegaskan, pihaknya telah menyiapkan tim advokasi guna menyoal kinerja yang dinilai telah merugikan Parpol tersebut. Tidak hanya PDI-P, hal sama juga terjadi pada PKS, PPP dan Hanura. Hanya saja Aritonang tidak dalam kapasitasnya untuk mengomentari hal itu lebih jauh. Hanya saja menurutnya, Parpol-Parpol yang merasa dirugikan tersebut juga turut mendukung upaya yang dilakukan PDI-P.

 

"Kita masih menyiapkan data-data yang kuat. Jika nanti di tingkat kabupaten/kota masih ditemukan kesalahan, kita akan lakukan gugatan," tegas Aritonang.

 

Sementara, Anggota KPU Medan Pandapotan Tamba mengakui jika kesalahan penjumlahan hasil rekapitulasi suara sementara tersebut, akibat tidak teliti dan kekurang hati-hatian PPK. Oleh karenanya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, kata Tamba, solusinya adalah melakukan perhitungan ulang kembali.

 

"Bisa saja ini merupakan faktor ketidaksengajaan akibat ngnatuk setelah bekerja 24 jam. Untuk itu kasus seperti ini tidak akan dibawa ke KPU. Tetapi diselesaikan di tingkat PPK," tukas Tamba.    

 

Dalam kaitan tersebut, perselisihan jumlah akan dilakukan hitung ulang dengan membuka plano agar terjadi keseimbangan antara saksi dan hitungan TPS. Sehingga tidak ada penggelembungan suara dan pihak-pihak yang dirugikan. Disamping juga jika ada unsur kesalahan seperti ini tentunya Panwas juga harus menemukan itu.

 

Sedangkan Ketua Panwas Medan M Aswin menyatakan, kasus seperti itu sebaiknya diselesaikan pada tingkat internal partai terlebih dahulu. Sebab ia mengkhawatirkan ada permainan antara Caleg di satu partai dan Caleg antar partai. Kendati demikian, Aswin menegaskan, jika memang kelak tidak terbukti, maka Panwas berkewajiban untuk menindak lanjutinya. Begitupun pihaknya akan menunggu laporan dari saksi-saksi yang merasa dirugikan. (PNC)

 




Coba emoticon dan skin keren baru, dan area teman yang luas. Coba Y! Messenger 9 Indonesia sekarang.



__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[media-sumut] Kuliner Ponorogo di Medan [1 Attachment]

[Attachment(s) from Djodi Ismanto included below]



--- On Sat, 4/18/09, Maskur Abdullah <maskur_BBC@yahoo.com> wrote:
From: Maskur Abdullah <maskur_BBC@yahoo.com>
Subject: [bango-mania] Kuliner Ponorogo di Medan
To: bango-mania@yahoogroups.com
Date: Saturday, April 18, 2009, 12:09 AM

 



Attachment(s) from Djodi Ismanto

1 of 1 Photo(s)


__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

19 April 2009

[media-sumut] Semua Orang Tersihir BlackBerry



Semua Orang Tersihir BlackBerry

KOMPAS.com - BlackBerry atau sering disingkat BB, smartphone asal Kanada buatan
Research In Motion (RIM) telah membuat kecanduan para penggunanya di seluruh
dunia. Sampai-sampai, Presiden AS Barack Obama pun tak rela melepaskan diri dari
gadget kesayangannya itu.

Koran New York Times Edisi 15 Desember 2008 memasang foto Obama dengan ukuran
yang besar saat memegang BlackBerry. Kontan saja hal tersebut mengguncang dunia.
Sejak ekspos aktifitas itu, demam BlackBerry yang tengah menyerang seluruh
dunia, seakan makin menemukan justifikasi.

Demam BB, ternyata juga menyerang Indonesia. BB tidak hanya menjadi gadget
pilihan kaum profesional, namun juga kalangan artis. Banyak artis ibukota yang
dengan bangga menenteng BB. Bukan hanya untuk pamer, karena fitur BB yang
dicari. Push Email yang mengantarkan email secepat SMS menjadi kebutuhan dasar
profesional. Buat artis, chatting lewat BB makin menjadi aktivitas wajib.

Reni Sutiyoso salah satu korbannya. Semenjak menggunakan BB jenis Javeline,
putri dari mantan Gubernur DKI Sutiyoso yang juga pengusaha ini semakin jarang
menelpon. Ia lebih sering berhubungan dengan teman-temannya dengan cara
chatting.

"Kadang-kadang walaupun ngumpul dengan teman-teman, tapi pada sibuk sendiri
dengan BB masing-masing," terangnya saat launching buku BlackBerry for Everyone,
di Gramedia Grand Indonesia, Jumat (17/4) malam.

Buku yang ditulis Muhammad Sufyan, seorang jurnalis ekonomi di harian bisnis,
itu mengupas seluk beluk BlackBerry hingga menyihir banyak orang di dunia. Buku
tersebut berisi mengenai sejarah, cerita para pengguna, sampai tips and trik
mengoptimalkan BB.

Buku tersebut juga berusaha mengungkap fenomena BB dalam kehidupan. Misalnya
munculnya pijat khusus pengguna BlackBerry yang dibuka di Hotel Hyatt Chicago.
Layanan pijat yang diberi nama Blackberry Thumb itu muncul karena banyak
pengguna BB yang mengeluh ibu jarinya sakit. Pijat yang menggunakan BB balm ini,
berlangsung selama setengah jam. Selain area jempol, pijatan unik itu diarahkan
ke wilayah pergelangan tangan yang menjadi sandaran gengaman.

Rupanya terlalu sering menggunakan BB bukan tanpa resiko, ibu jari pun dapat
mengalami cidera. Seperti yang dikutip dari BBC, keypad pada prinsipnya tidak
cukup fleksibel sehingga penggunaan yang berkali-kali dapat mengakibatkan
kerusakan tandon jempol. BB sangat memungkinkan hal tersebut sehingga sebaiknya
pengetikan dibatasi 50 kata saja.

Masih banyak pengaruh BB dalam mengubah gaya hidup modern. Bukan tidak mungkin
sepasang kekasih yang tengah dimabuk asmara pun bisa-bisa saja bakal diam seribu
bahasa meski berhadapan di meja kafe karena asyik berkomunikasi lewat
BlackBerry. Bagaimana dengan Anda?

RDI
 
 
 
salam
Abdul Rohim



__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___