27 April 2009

[media-sumut] Demokrat tolak HNW, namun PKS tetap ngotot



Demokrat menolak HNW dipasangkan dengan SBY. Namun PKS tetap ngotot. "Kalau bangsa ini ingin mendapat petunjuk Tuhan, maka syaratnya SBY harus menggandeng Hidayat, karena Hidayat artinya petunjuk......."

Bahkan para pendukung HNW membuat halaman pemujaan (fan page) di facebook.com dengan nama "Sejuta Dukungan Untuk Pasangan SBY - JK".

23/04/2009 - 13:56
Demokrat Isyaratkan Tolak Hidayat
Raden Trimutia Hatta

Achmad Mubarok

INILAH.COM, Jakarta - Menyusul putusnya koalisi Golkar-Demokrat, PKS makin
berambisi menyodorkan Hidayat Nur Wahid sebagai cawapres SBY. Namun Demokrat
mengisyaratkan akan menolak permintaan itu. Waketum Achmad Mubarok bahkan
mengaku menerima banyak SMS yang menolak Hidayat.

"Dari SMS yang saya terima banyak yang menolak Hidayat, terutama dari
kalangan NU dan Muhammadiyah, " kata Mubarok kepada INILAH.COM, Jakarta,
Kamis (23/4).

Namun, lanjut Mubarok, dia juga menerima SMS dari teman-teman di PKS. Ya
tentunya, isinya kebanyakan mendukung SBY mengambil Hidayat sebagai
cawapres.

"Katanya kalau bangsa ini ingin mendapat petunjuk Tuhan, maka syaratnya SBY
harus menggandeng Hidayat, karena Hidayat artinya petunjuk," ujar Mubarok.

Meski begitu, Mubarok tidak berani mengatakan siapa yang paling berpeluang
mendampingi SBY. Sebab jawabannya hanya pada Ketua Dewan Pembina Partai
Demokrat tersebut.

"Di samping melakukan istikharah politik, SBY juga bertanya kepada Tuhan.
Nanti siapa yang paling sreg itu yang akan dipilih. Kita tahunya nanti last
minute. Semua nama itu sampai saat ini statusnya masih masukan," imbuhnya.
[mut/ana]

http://inilah.com/berita/pemilu-2009/2009/04/23/101284/demokrat-isyaratkan-tolakhidayat/
 
Please add my Facebook:
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia


__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

No comments: