13 April 2009

[media-sumut] Panda Menang di TPS Jawa Tengah





 Panda Nababan Menang di TPS Jawa Tengah
Monday, 13 April 2009
MEDAN (SI) – Distribusi surat suara memang karut marut. Contohnya caleg DPR RI daerah pemilihan Sumatera Utara I dari PDIP Panda Nababan bisa menang di tempat pemungutan suara (TPS) 3 di Desa Kedungwringin Jatilawang, Banyumas, Jawa Tengah.

Di TPS ini Panda Nababan menang 19 suara. Lantas, apa sikap Panda Nababan. Saat dihubungi mantan wartawan ini mengatakan, dia telah melaporkan hal tersebut ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). "Laporan itu saya buat agar Bawaslu menindaklanjutinya, bagaimana bisa surat suara dapil Sumatera Utara I sampai ke daerah lain," tukasnya.

Keadaan itu,kata Panda,semakin memperlihatkan penanganan pengiriman surat suara sangat bermasalah." Enggak masalah, meski saya menang atau kalah di tempat itu atau suara pemilih ke saya akan dilimpahkan bagi partai. Tetapi yang menjadi persoalan adalah mengapa penanganan distribusi surat suara itu bisa sampai salah,dan diconterng pula.

Ini pesta rakyat, pengeluaran negara besar untuk ini,harus serius penanganannya," tegas Panda. Panda Nababan m e n a m b a h k a n , kesalahan distribusi seperti ini juga banyak terjadi di Medan. Dia mendesak kasus itu perlu penanganan serius dari pihak terkait, "tambahnya. Kasus salah kirim surat suara diakui anggota Panwaslu Kabupaten Banyumas Gunawan Suarmadi. "Kejadian ini aneh tapi nyata.

Surat suara untuk caleg Dapil 1 Wilayah Sumut tertukar ke Jatilawang (dapil 3) Banyumas dan dicontreng resmi, menang lagi,"ungkap Gunawan Suarmadi. Gunawan mengatakan, surat suara untuk dapil Sumut I yang berada di TPS 3 Kedunwringin sebanyak 75 lembar. Dari 75 lembar surat suara yang mencontreng PDIP 28 orang.Lalu yang mencontreng Panda Nababan sebanyak 19 orang.

Selebihnya berturut- turut suara tak sah 10 lembar, Partai Golkar 4; Partai Demokrat dan PAN 2.Juga PKB 2 PPRN,Hanura,PKS, PPP, Gerindra, PKNU masingmasing memperoleh 1 suara. "Karena ada kesalahan kirim logistik untuk Sumut ke Banyumas dan sampai dicontreng pada Pemilu kemarin seperti itu, maka Panwaslu sebenarnya menginginkan adanya Pemilu lanjutan/ulang.

Cuma mekanismenya seperti apa itu urusan KPU,"paparnya. Terpisah Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Aan Rohaeni mengatakan, tertukarnya surat suara tergolong kesalahan KPPS. Mestinya, saat kotak suara tersegel dibuka dan hendak dilakukan pencontrengan, anggota KPPS langsung melakukan sortir surat suara yang ada. Sehingga seluruh surat suara yang terbagi untuk calon pemilih adalah yang benar-benar sesuai daerah dan dapilnya.

"Ini memang kesalahan anggota kami. Jika ada sortir di awal pemilihan, kejadian ini tak akan terjadi,"ungkapnya. Atas kasusu aneh tapi nyata seperti itu,Aan Rohaeni telah menetapkan aturan, bahwa pencontrengan pada surat sura yang salah kirim akan tetap dihitung berdasarkan perolehan partai. "Semua contrengan ke nomor caleg maupun nama caleg dimasukkan sebagai perolehan partai. Dengan cara seperti ini, partai tetap tidak akan dirugikan,"ungkapnya. (syukri amal)

covermedan

* Group Links :
* RCTI
* TPI
* Global TV
* Trust
* MNC
* okezone.com

Copyright © 2009 Media Nusantara Citra Group
Tampilan terbaik pada resolusi 1024x768 pada browser FF1+, IE6+, Opr9




--
Merdeka!!!


__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

No comments: