31 May 2009

[media-sumut] Jorjoran Internet Murah: Dari Gratis Sampai 'Anti-Mati Gaya'




Jorjoran Internet Murah: Dari Gratis Sampai 'Anti-Mati Gaya'



*TEMPO /Interaktif/*, *Jakarta*: Ada saja cara orang untuk mengakali
sesuatu. Untuk urusan Internet di ponsel, yang terbilang mahal pada
awalnya, cara Andri Pradita, 20 tahun, boleh ditiru.

"Kalau sudah terbuka, langsung pencet tombol merah," tutur mahasiswa
Universitas Gunadarma, Jakarta, itu menunjuk tombol /off/ //di ponsel
Sony Ericsson lawasnya. Dengan begitu, koneksi GPRS pun terhenti dan
pulsa stop tersedot.

Cara itu dipilih, menurut Andri, lantaran menjelajah Internet di ponsel
merupakan santapan harian baginya. Selain mengakses situs jejaring
sosial, seperti Friendster, Andri rajin mengunduh gambar. Tapi itu semua
harus ditebus dengan harga mahal.

Itu dulu. "Sekarang sudah murah sih, sehari paling Rp 1.000 sampai
3.000," ujar Andri, yang memakai kartu seluler IM3, salah satu produk
Indosat.

Para operator seluler akhir-akhir ini mulai menggarap pasar Internet di
ponsel secara serius serta menawarkan paket-paket murah. Indosat,
melalui IM3 dan Mentari, misalnya, menawarkan paket data gratis selama
100 menit bila membeli kartu perdana baru. Lalu, saban mengisi ulang,
pengguna mendapat bonus 10 menit.

Salah satu program Indosat yang sedang ramai ditayangkan iklannya di
media massa adalah IM3 Groov3. Group Head Marketing Indosat Teguh
Prasetya mengatakan program ini dibuat lantaran sejak akhir 2008
permintaan terhadap Internet sangat tinggi.

"Pertumbuhan year on year pengguna broadband saja sampai 600 persen.
Pengguna GPRS juga tinggi banget," ujar Teguh. Ia menyebutkan, rata-rata
30 persen dari total 33 juta pelanggan Indosat mengakses Internet.

Excelcomindo dengan kartu XL-nya malah menawarkan Internet murah yang
berlaku sejak Mei ini sampai akhir Agustus mendatang. General Manager
Marketing Internet dan Data Service XL Ari Tjahjanto mengatakan promosi
itu ditujukan bagi pelanggan pemula. "Supaya mereka mencoba bagaimana
layanan XL dan akhirnya menggunakan layanan ini," ujarnya.

Tawaran XL adalah tarif Rp 0,01 per kilobita untuk 50 kilobita pertama
per hari. "Jadi promosi ini berlaku setiap hari untuk 50 kilobita," ujar
Ari.

Ari sendiri menyebutkan bahwa 70 persen pelanggan XL sebetulnya sudah
mengakses Internet. Namun, potensi yang tersedia masih besar. Ari
mengatakan saat ini pelanggan seluler mencapai 100 juta pengguna,
sedangkan pengguna Internet baru 27 juta dan yang berlangganan hanya 2,7
juta.

Operator Three setali tiga uang. Dengan tagline "Anti-Mati Gaya",
operator ini menawarkan gratis Internet sebesar 1 megabita per hari.
Mereka juga menyediakan layanan Facebook dan Yahoo! Messenger berbasis
pesan pendek alias SMS.

Chief Commercial Officer Three Suresh Redy mengatakan promosi itu
berhasil mendongkrak jumlah pelanggan unik serta mempertahankan
pelanggan lama. Saat ini perusahaan tersebut sudah memiliki lebih dari
4,5 juta pelanggan di Indonesia.

Menurut Suresh, mereka mampu menawarkan paket murah lantaran
meningkatnya jumlah kapasitas. Selain itu, teknologi semakin maju.
"Karena itu pula bukan tidak mungkin jika harga layanan Internet nanti
akan lebih murah lagi, tergantung kondisi pasar dan minat pelanggan,"
ujarnya.

Di pihak lain, Axis, operator seluler pendatang baru, menyebutkan bahwa
tingginya persaingan antaroperator adalah pemicu lain turunnya harga
paket data. "Operator akhirnya menggelar berbagai program untuk menarik
konsumen," ujar Chief Marketing Officer Axis Johan Buse.

Axis sendiri menawarkan paket Asix gratis 1 megabita per hari dan
selebihnya dibanderol Rp 1 per kilobita. Program ini, kata Johan,
direspons positif oleh pelanggan mereka yang telah berjumlah lebih dari
3,5 juta orang. "Terjadi peningkatan jumlah yang signifikan," katanya.

Karena itu, tak mengherankan kini mulai banyak orang seperti Andri yang
menuai manfaat kian murahnya paket data seluler ini. Lalu barangkali tak
perlu lagi berpanjang-panjang akal bila semua sudah murah dan mudah.
////////
////////*KARTIKA CANDRA
*

*http://tempointeraktif.com/hg/it/2009/05/29/brk,20090529-178834,id.html
 
 
 
 
Colek saya di:



__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[media-sumut] Lihat profil Facebook saya



facebook
Rion Aritonang
Rion Aritonang memiliki:
130 teman
0 foto
0 catatan
8 kiriman dinding
3 grup

Pengingat : Jadilah teman saya di Facebook


Hai media-sumut@yahoogroups.com,

Saya mengundang Anda untuk bergabung dengan Facebook beberapa waktu yang lalu dan ingin mengingatkan Anda bahwa begitu Anda bergabung, kita bisa berhubungan secara online, berbagi foto, mengelola grup dan acara, dan banyak lagi.

Terima kasih,
Rion

Untuk mendaftar ke Facebook, ikuti tautan berikut:
http://www.facebook.com/p.php?i=1370424600&k=SZ1TQZU3RVXM5DGBUBV4Q3&r

Lihat siapa lagi yang telah mengundang Anda ke Facebook:
Abdul HadiAbdul Hadi
693 teman
9 foto
Julius SetiawanJulius Setiawan
454 teman
25 foto
Natsir KongahNatsir Kongah
1131 teman
17 foto
'ivonne Cornelia''ivonne Cornelia'
4999 teman
168 foto
Trien IienTrien Iien
995 teman
67 foto
Anang BudimansyahAnang Budimansyah
84 teman
1 foto
media-sumut@yahoogroups.com diajak bergabung di Facebook oleh Rion Aritonang. Jika Anda tidak ingin lagi menerima email sejenis dari Facebook, silakan klik di sini untuk berhenti.
Kantor Facebook beralamat di 1601 S. California Ave., Palo Alto, CA 94304.


__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

28 May 2009

[media-sumut] Re: [mediacare] Rilis untuk disiarkan segera : Pasal-pasal Anti Kebebasan Pers dalam UU Pemilihan Presiden Harus Dicabut



 
Please add my Facebook:
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia
----- Original Message -----
Sent: Thursday, May 28, 2009 2:59 AM
Subject: [mediacare] Rilis untuk disiarkan segera : Pasal-pasal Anti Kebebasan Pers dalam UU Pemilihan Presiden Harus Dicabut

SIARAN PERS/Untuk Disiarkan Segera

Pasal-pasal Anti Kebebasan Pers dalam

UU Pemilihan Presiden Harus Dicabut

Pemberlakuan UU Nomor 42 tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden pada 14 November 2008, ternyata menimbulkan masalah. Jauh dari tujuan idealnya sebagai pedoman pelaksanaan Pemilihan Presiden yang jujur, adil dan transparan, UU Pilpres ini justru menimbulkan ketidakpastian hukum, pelanggaran HAM, serta ketidaktenangan media nasional dalam menjalankan fungsi dan peran persnya.

Contoh sederhana saja:  UU Pilpres memberi ruang bagi penyensoran, pembredelan, dan pelarangan pemberitaan/penyiaran bagi media yang melanggar pasal-pasal dalam peraturan ini. Ini jelas melawan UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, dan juga merupakan bentuk nyata pelanggaran terhadap hak asasi yang dijamin oleh konstitusi kita: UUD 1945.

Karena itulah,Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers  dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mewakili tujuh pemimpin redaksi media nasional (Majalah Tempo, Koran Tempo, Harian The Jakarta Post, Harian Jurnal Nasional, Kantor Berita Radio 68H, Situs Berita Vivanews.com dan Radio Voice of Human Rights) memohon uji materil atas sejumlah pasal UU Pemilihan Presiden yang terkait dengan: (1) larangan menyiarkan berita pada masa tenang kampanye, serta (2) adanya sanksi-sanksi yang diberikan oleh Komisi Penyiaran Indonesia atau Dewan Pers terkesan berisi pemaksaan kehendak untuk menindak pers nasional. 

Aturan represif itu ada pada pasal 47 ayat (5), Pasal 56 ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) serta Pasal 57 ayat (1) dan ayat (2) UU No. 48 tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden.

Ketiga pasal itu bertentangan dengan ketentuan Pasal 28E ayat (3) UUD 1945 hasil perubahan yang berbunyi: "Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat" serta Pasal 28F UUD 1945 yang berbunyi, "Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia."

Karena itulah, kami mengajukan permohonan uji materiil ini untuk menegakkan kemerdekaan pers dan perlindungan Hak Asasi Manusia di Indonesia.

Jakarta, 28 Mei 2009

TIM KUASA HUKUM

HENDRAYANA, S.H.                                                             MARGIYONO, S.H.



============================================
AJI Jakarta
Jl. Prof. Dr. Soepomo Komplek Bier No 1A
Menteng Dalam, Jakarta Selatan
Telp. 021 83702660, 71100685
Fax. 021 83702660
Email: ajijak@cbn.net.id, www.ajijakarta.org
============================================



__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[media-sumut] Aktor PUTRI HIJAU



Teater Aron telah memilih 40 aktor yang terlibat dalam pertunjukan PUTRI HIJAU yang akan dipentaskan tgl 16-17 Oktober 2009 di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki. Ke 40 Aktor terpilih ini diambil dari berbagai suku berdasarkan seleksi /casting yang  telah dilakukan pada tgl 10, 17 & 24 lalu di Taman Ismail Marzuki.

Untuk pemain terpilih bisa dilihat di :

Website Teater Aron : www.teateraron.org

Pemain yang sudah dipilih akan dihubungi via SMS/telepon dan mulai hari Minggu 31 Mei Pk 16.00 WIB akan mengikuti latihan dasar akting teater di Sanggar Baru Taman Ismail Marzuki.

Demikian pemberitahuan ini kami beritahukan seluas-luasnya dan mohon dimaklumi karena keterbatasan tokoh pemeranan maka kami harus memilih yang terbaik.


 
Teater ARON

Jln. Swadaya V No. 38 Cempaka Baru

Jakarta Pusat 10650

Telp : +62 21 4288 1932

Email : arontainment@yahoo.com

Website : www.teateraron.org

Mailing List  : http://groups.yahoo.com/group/teater-aron/





Lebih bersih, Lebih baik, Lebih cepat - Yahoo! Mail: Kini tanpa iklan. Rasakan bedanya!

__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

27 May 2009

[media-sumut] SUMATRA Int'l Travel Fair 2009, 5-8 Juni di Padang

Maaf, numpang berbagi info. Silahkan kunjungi: www.sitf2009.com. Thanks.
Salam,
Nofrins

 
----- Forwarded Message ----
From: Media Center SITF 2009 - Padang <mediacentersitf2009@gmail.com>
To: sitf2009@googlegroups.com; wstb@googlegroups.com
Cc: minangkabau.photographers@gmail.com
Sent: Wednesday, May 27, 2009 2:42:21 PM
Subject: [West Sumatra Tourism Board] Update Report dari Media Center SITF 2009

Dear All,

 

Berikut adalah update dari Media Center seputar kegiatan SITF 2009 di Padang:

 

1.       Ruang Media Center pada saat pelaksanaan SITF berada di sayap Kanan Hotel Pangeran Beach (lt.1) – dekat pintu masuk ke PUB

 

2.       Ruang Media Center akan dilengkapi dengan fasilitas Computer, Telpon (lokal), dan WiFI Internet (free)

 

3.       Main Hall dan ruangan-ruangan lainnya juga akan dilengkapi dengan Hot Spot – Internet Connection Free of Charge sebagai fasilitas kita kepada peserta dan pengunjung)

 

4.       Publikasi Media sudah diudarakan di 11 radio di Sumbar (Pronews, Favorit, Warna, Sushi, Arbes, SIPP, Classy, Pesona, Suara Subuh, Star,RRI)

 

5.       Selama rangkaian kegiatan akan diliput secara live On Air dari Studio Mini yang akan disetup di ruang Media Center dan dipancarkan live streaming di www.pronewsfm.com dan di radio Pronews 90 FM, Radio Warna FM

 

6.       Supporting Partner dari TV (sampai hari ini) adalah Padang TV. Iklan dan liputan akan di cover oleh Padang TV (main TV in Padang)

 

7.       Untuk Dokumentasi Foto akan dibantu oleh mitra kerja Media Center dari Minangkabau Photographer

 

8.       Press Conference I diadakan pada tanggal 3 Juni 2009 di Pangeran Beach Hotel jam 10 Pagi, Press Conference II diadakan pada tanggal 5 Juni 2009 setelah acara pembukaan dan booth inspection di venue

 

9.       Promosi Dialog TV akan dilakukan pada hari Rabu tanggal 3 Juni 2009 durasi 60 menit Live dari Studio Padang TV

 

10.   Media Center akan membuat buletin yang akan dibagikan setiap harinya kepada Peserta untuk mengetahui update kegiatan SITF sehari-hari

 

11.   Kegiatan SITF akan diliput khusus harian oleh Media Lokal dan Padang TV

 

12.   Minangkabau Photographers akan membuat dokumentasi kegiatan, dan foto-foto tersebut akan di "burn" ke CD yang akan dibagikan kepada peserta sekaligus MP juga akan melakukan pameran foto pariwisata Sumbar di venue

 

13.   Pre-Tour dilakukan pada tanggal 5 Juni 2009, dengan destinasi Pulau Sikuai. Berangkat dari hotel jam 09.30 pagi dan kembali jam 17:00 sore. Kepada LO mohon daftar peserta yang akan ikut dengan copy passportnya diberikan kepada Sekretariat Panitia paling lambat pada tanggal 3. Ini diperlukan untuk pengurusan Izin Layar. Kapal disponsori oleh AKSSB (Asosiasi Kapal Pesiar Selancar Sumatera Barat) dan makan siang dipulau oleh Sikuai Island Resort

 

14.   Kostum seragam Media Center sudah ada – t-shirt warna hitam dengan logo tulisan Media Center di bagian depan gar dapat diketahui oleh panitia dan peserta.

 

15.   Schedule untuk Tourism Forum confimed dengan topik "Sumatra as a Single Destination" dengan pembicara Bapak Joop Ave dan Ibu Yanti Sukamdani, program acara lainnya secara detil sedang dipersiapkan oleh Sekretariat Panitia

 

 

Demikian update report sampai hari ini disampaikan sebagai bahan informasi untuk semua. Jika ada hal-hal yang ingin ditanyakan atau ada informasi yang inigin disampaikan seputar kegiatan Media Center silakan email kepada kami : mediacentersitf2009@gmail.com

 

Salam dan terima kasih

 

 

Aim Zein

Koordinator Media Center SITF 2009

visit us at: www.sitf2009.com

 

SITF 2009 (2)

 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
WEST SUMATRA TOURISM BOARD
Anda menerima email ini karena terdaftar pada Google Groups "wstb" group.
Untuk mengirim email kepada group ini, kirim ke alamat wstb@googlegroups.com
Untuk berhenti/keluar dari group ini, kirim emal ke alamat wstb+unsubscribe@googlegroups.com

Untuk pilihan lain silakan kunjungi alamat ini:
http://groups.google.com/group/wstb?hl=id
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---


26 May 2009

[media-sumut] SMS Garap Pencinta Facebook




SMS Garap Pencinta Facebook

JAKARTA (SI) – Pasangan Susilo Bambang Yudhoyono- Boediono terus
mendapat tambahan amunisi menghadapi pertarungan pemilu presiden (pilpres).

Tadi malam, giliran sekelompok anak muda dari berbagai kalangan
mendirikan Solidaritas Memenangkan SBY (SMS) di Taman Menteng, Jakarta
Pusat. Organisasi relawan yang memilih menggunakan atribut serba hijau
ini diresmikan oleh Ketua DPP Partai Demokrat Bidang Politik Anas
Urbaningrum. Menurut Anas, organisasi relawan itu didirikan untuk
menggarap segmen anak muda pencinta Facebook.
Pihaknya berharap gerakan tersebut mampu menumbuhkan partisipasi politik
di kalangan pemuda yang cenderung apatis. "Kita akan mencoba menyasar
segmen khusus yang cenderung apatis terhadap politis," katanya. (a baidowi)
 
 
 
 
Colek saya di:



__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

23 May 2009

[media-sumut] Release Pertunjukan Teater



Kepada rekan-rekan media ....

 

Sehubungan digelarnya pertunjukan Anak-Anak Badai, kisah kekerasan terhadap perempuan oleh Teater Siklus Ind Art, kami mohon dukungan teman-teman untuk menyebarluaskan informasi ini kepada publik secara luas. Atas bantuan yang diberikan teman-teman media, saya ucapkan terima kasih.

 

Salam hormat kami,

Darma Lubis dan Hafizataadi

Siklus Ind Art Management

 

Press Release - Teater Siklus Ind Art Medan

 

"Anak-Anak Badai"

Kisah Kekerasan Terhadap Perempuan di Perkebunan

 

Medan - Apa jadinya bila perempuan tak dilindungi? Apa jadinya bila kekerasan pada perempuan menjadi perilaku yang terus dibudayakan? Mungkin, surga tak akan lagi berada di bawah telapak kaki ibu.

            Bahkan badai akan menjadi sahabat sejati dalam hidup. "Ini memang kisah tragedi negeri kita. Badai di sini bukan sekedar tragedy alam, tapi juga kemanusiaan. Dan kita cukup kenyang dengan itu," tutur Qory Islami, sutradara muda yang menjadi lokomotif pagelaran berjudul Anak-Anak Badai yang diusung Teater Siklus Ind Art kali ini, Sabtu (23/5).

            Menurut Qory yang kini tengah menyelesaikan pasca sarjana di Universitas Negeri Medan ini, Badai dalam naskah karya Muhammad Yunus adalah symbol  korban kekerasan. Ketika negara gagal membangun dan memelihara kesejahteraan, dampak yang ditimbulkannya adalah konflik di tingkat lingkungan sosial dan keluarga semakin mengancam. Bahkan sampai berujung kematian.

            Badai, ujar Qory, bukanlah sekedar kisah fiktif yang absurd. Tapi Badai adalah cukilan realitas kekerasan pada perempuan di masyarakat perkebunan. Di mana berbagai akses pembangunan dan kesempatan ekonomi cenderung terbatas. Biasanya, di kesempatan seperti ini, penguasa akan menjadi pemenang. Sedang mereka yang lemah akan menjadi korban.

"Tontonan ini akan menjadi pembelajaran bagi masyarakat Indonesia tentang pentingnya peranan perempuan. Baik dalam keluarga, lingkungan sosial maupun negara," begitu aku pemeran Badai, Nova Sasmira.

Nova menilai perempuan belum mendapat ruang kesempatan yang sama dengan lelaki. Pembedaan atas berbagai kesempatan dan akses masih belum adil bagi perempuan. Bukan karena tidak ada, tapi lebih karena tak diberi kesempatan.

"Bagi kita yang tinggal di kota, peran perempuan memang sudah mulai diberikan ruang. Kesadaran atas sikap menghargai perempuan sudah mulai muncul. Tapi bagi mereka  yang jauh dari akses informasi, terisolir dari berbagai kesempatan untuk berkembang. Sehingga banyak yang menjadi korban, misalnya mereka yang tinggal di perkebunan seperti Badai dalam cerita ini," tambah Nova.

Anak-Anak Badai adalah karya pemenang pada lomba karya naskah teater se-Indonesia pada beberapa tahun lalu. Karya naskah seniman dari Sumatera Selatan ini direncanakan akan digelar selama 3 hari, yakni pada 26, 28 dan 30 Mei 2009 di Sanggar Tari Taman Budaya Sumatera Utara, Jl Perintis Kemerdekaan No 33 Medan.

"Untuk pertunjukan kali ini, kami hanya menggelar 150 kursi," kata Pimpinan Produksi Teater Siklus Ind Art, Hafiztaadi. Bahkan, katanya lagi, Siklus Ind Art juga menawarkan 3 jenis undangan senilai Rp 15 ribu, Rp 25 ribu dan Rp 50 ribu setiap kali pertunjukan digelar.

Tak hanya itu, ternyata pertunjukan Teater Siklus Ind Art kali ini juga cukup diantusiasi para penonton tetap teater yang telah berdiri sejak tahun 1992 ini. Hingga kini, kata Hafiztaadi, undangan yang terjual sudah mencapai 60%. Bahkan untuk undangan Rp 15 ribu telah habis. "Kini yang tersisa hanya undangan Rp 25 ribu dan Rp 50 ribu," ujar Hafiztaadi lagi. (rel)

 

Foto : Suasana Latihan/Dok.Siklus

  1. Badai
  2. Badai dan Pakde
  3. Ambar

 

Contact Person :

Hafiztaadi                   - 0812 6079 7929

Darma Lubis              - 0811 614 014


 
Darma Lubis
Freelance Journalist
Live in Medan City - North Sumatra



__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

18 May 2009

[media-sumut] Re: Dicari : Aktor Aceh



 
Please add my Facebook:
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia
 
 
----- Original Message -----
Sent: Monday, May 18, 2009 8:35 AM
Subject: [pojokteater] Dicari : Aktor Aceh

Teater Aron akan menggelar pertunjukan teater PUTRI HIJAU di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki tanggal 16-17 Oktober 2009. PUTRI HIJAU adalah legenda terbesar di Sumatera Utara yang melibatkan 2 etnis yaitu Karo dan Melayu juga keterlibatan Aceh di dalam kisahnya.

Cerita ini tentang peperangan Kerajaan Haru, kerajaan terbesar di Sumatera Utara yang merupakan cikal bakal etnis Karo dan Melayu dengan Kerajaan Samudera Pasai pimpinan Sultan Iskandar Muda. Peperangan ini terjadi berawal dari keinginan Sultan Aceh meminang PUTRI HIJAU permaisuri Kerajaan Haru. Pinangan ini kemudian ditolak yang berakhir dengan peperangan.

Teater Aron membuka casting/audisi Aktor Aceh untuk memerankan Sultan Iskandar Muda. Aktor yang terpilih adalah aktor yang paham budaya dan dialek Aceh serta siap melalui proses latihan yang diprogramkan oleh Teater Aron. Casting akan digelar hari Minggu, 24 Mei 2009 pk 16.00 WIB di Taman Ismail Marzuki. Informasi 081265857779 atau www.teateraron.org



Joey Bangun
Sutradara PUTRI HIJAU



__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[media-sumut] Fw: Re: Boediono, Ekonomi Pasar dan Paham Neoliberalisme



FYI. Bagi yg msh tertarik mengikutinya...

--- On Mon, 5/18/09, Ronal Chandra <ronal_chandra@yahoo.com> wrote:

From: Ronal Chandra <ronal_chandra@yahoo.com>
Subject: [R@ntau-Net] Re: Boediono, Ekonomi Pasar dan Paham Neoliberalisme
To: RantauNet@googlegroups.com
Date: Monday, May 18, 2009, 10:15 PM

Sanak Aufa,.

Saya minta maaf kalau jawabnya semua diatas, karena di palanta ini kalau diskusi dengan sistem sisip ini akan mengakibatkan file menjadi besar dan member flat merah akan sangat terganggu.

Neo Liberalisme kalau dipandang sebagai sebuah paham tentu dia merupakan konsep yang tujuan akhirnya katanya kemamuran masyarakat dan seperti sanak sudah katakan paham Neo Liberalisme berpikiran jika semua individu berpikiran sama maka akan menghasilkan hasil yang maksimal. Setuju saya sampai sini.

Cuma Proses awal sampai tengah ini yang menyengsarakan rakyat. Paham ini seperti dilekatkan dalam ekonomi kita, seolah olah kita adalah negara maju yang mempunyai sistem baik, standar pendidikan yang baik dan asumsi asumsi lainnya baik lainnya. Dengan satu harapan insya allah akan baik nanti nya. Masalahnya sebelum hasil akhir dicapai masyarakat kita bergelimpangan, ukm bertumbangan, kebijakan pemerintah terhadap sektor ekonomi kerakyatan jauh karena fokus dan tidak punya pilihan terhadap tekanan tekanan ekonomi dari luar serta tidak hanya tekanan ekonomi, tekanan politis pun dilakukan dari luar karena begitulah textbook paham ini untuk kebijakan luar negri bidang ekonomi.

Saya setuju pemerintah harus melakukan kontrol dan intervensi, masalah nya selama ini intervensi pemerintah sangat dipengaruhi oleh tekanan politik, tekanan ekonomi yang sangat kuat dari kartel kartel ekonomi dunia yang kuat seperti imf, woldbank dan etc.

Yang akhirnya kembali hak hak dasar ekonomi masyarakat terabaikan dengan iming iming insya allah nanti akan lebih baik, nanti ...kapan ?

Privatisasi selalu punya dua bentuk tergantung pendekatan yang dilakukan. Karena privatisasi tidak harus dengan menjual keluar seandainya potensi dalam negri memungkinkan. Masalah nya potensi dalam negri tidak pernah untuk ditumbuh kembangkan.

Kemudian masalah BUMN tidak produktif ini masalah dalam negri yang harus dipecahkan secara internal dan harusnya itu sudah bisa dilakukan. Saya tidak ingin juga menampikkan corrupt nya sistem birokrasi dibangsa ini, masalahnya asing merasa diuntungkan dengan sistem corrupt bangsa ini. Saya tidak ingin mengatakan bahwa Neo Liberalisme juga menganut pendekatan militer, intelejen dan lainnya dalam pendekatan ekonomi demi terciptanya pasar bebas yang diinginkan walaupun saya tau Neo Liberalisme melegalkan hal seperti itu.

Saya koq kurang setuju menyamaratakan indonesia dengan negara negara dengan paham Neo Liberalisme yang katanya sukses :-) Apalagi contoh contohnya yang diambil. Saya juga tidak anti Privatisasi kalau pendekatannya ekonomi kerakyatan dan dalam penentuan BUMN untuk privatisasi kita diberikan kemandirian untuk menentukan. Tapi dikita kan yang diprivatisasi BUMN sehat seperti Indosat misalnya ?

Saya koq merasa indonesia ini penerimaannya selalu lebih kecil dari pada pengeluarannya dari dulu sampai sekarang susah trus, katanya kita bangsa yang kaya ? Saya teringat waktu PLN dijaman Rizal Ramli. Datang ke pak Rizal Ramli bilang bangkrut. Hutang sudah lebih besar dari pada pemasukan. Mau pinjam uang ke bank tidak bisa karena neraca sudah minus. Datang ke negara mengemis minta subsidi kalau tidak akan merumahkan 50% pegawai nya ? Sepertinya sudah kiamat begitu Rizal ramli bilang tidak!!

Akhirnya Rizal Ramli mengatakan revaluasi seluruh asset pln karena asset pln sudah lama sekali tidak dilakukan revaluasi. Begitu Asset sudah di revaluasi maka neraca perdagangan pln kembali sehat. Namun ada masalah dari revaluasi asset ini yaitu beban pajak yang harus dibayar oleh PLN kepada negara. Kemudian Rizal Ramli melakukan negoisasi dengan Dirjen Pajak dan Mentri keuangan untuk diminta kemudahan dalam pembayaran pajak yang dicicil dalam kurun waktu tertentu.

Dalam case ini, negara justru mendapatkan penerimaan pajak walaupun tidak langsung tapi bertahap dari cara cerdas ini. PLN jadi operational kembali karena laporan keuangan (neraca) sudah kembali bisa untuk dibiayai oleh bank.

Yang salah itu Mental Ngutang bangsa ini sudah merambak dan menyusup ke semua arah, karena dibuai oleh enaknya ngutang dan menghilangkan sisi kreatif kita sebagai makhluk mulia disisi allah karena diberikan akal.

"Bagi Paham Neo Liberalisme Hutang parameter sebuah negara akuntable dan bankable."  ? he he he ini Ronalisme melihat hobi ngutang bangsa ini.

Masalah Subsidi BBM kita sudah sama sama tau, masalahnya kita lebih suka buat rakyat menjerit dari pada menyehatkan dan menutup lubang jalur distribusi yang bocor. Sepertinya kebocoran itu dipelihara.

Masalah pertamina ini juga masalah internal yang harusnya bisa dibersihkan walaupun tidak kunjung bersih. Masalahnya karena pertaminan ini mengelola sumber daya yang stretegis tekanan tekanan politik, ekonomi teramat kuat dari luar karena mereka dibiarkan menekan disebabkan posisi tawarnya yang trus diperkuat. Akhirnya pertamina merasa nyaman kerja biasa gaji gede dan produktivitas kecil. Saya koq gak enak hati kalau harus mengatakan bahwa pertamina tidak sanggup dan tidak bisa ?karena saya yakin bisa.

Bagi ambo Nasionalisme bukan masalah tolak dan terima asing. Nasionalisme adalah bagaimana negara bisa memproteksi hak hak masyarakatnya untuk berusaha tanpa ada tekanan dari mana pun.

Kesimpulan :

Kita perlu mengembangkan sebuah paham ekonomi yang dekat dengan masyarakat, yang bisa memproteksi hak hak masyarakat, mensejahterakan rakyat tanpa harus dipengeruhi oleh pihak manapun.

Coba mungkin saya kurang baca literatur, adakah dunia yang tidak memproteksi hak hak masyarakatnya ? ada INDONESIA karena kita lebih mementingkan pasar saham dari pada Pasar Tanah Abang, Pasar Senen, Pasar Kampung Melayu dan Pasar lainnya. Sehingga nantinya akan menjadi Mall Tanah Abang, Mall Atrium, Mall Kampung Melayu dan Mall Mall lainnya.

Salam Hormat
Ronal Chandra Rajo BUngsu (30th)
Sampai Pemilu Legislatif kemarin masih Golput.



Yang paling penting paham ini membuat peran pemerintah semakin sangat kecil kalau ingin dibilang tidak ada. Ketika sudah masuk ke dalam sistem Neo Liberalisme akhirnya semua sulit keluar dan masyarakat tidak terproteksi hak hak dasarnya.



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
From: chauft <chauft@gmail.com>
To: RantauNet@googlegroups.com
Sent: Monday, May 18, 2009 8:05:53 PM
Subject: [R@ntau-Net] Re: Boediono, Ekonomi Pasar dan Paham Neoliberalisme

Kalo boleh ikut menjawab (sepengetahuan ambo):

" Dalam kaidah ekonomi Neo Liberalisme menginginkan berkurang nya atau tidak ada lagi intervensi pemerintah dalam ekonomi suatu negara. Neo Liberalisme menyerahkan mekanisme ekonomi kepada Mekanisme pasar dan pasar bebas adalah tujuannya."


Sebagaimana aliran utilitarian yang lain, tujuan akhir dari semua aliran termasuk neoklasik (ambo lebih suka pake istilah iko daripada neolibneralisme) adalah maksimisasi kemakmuran masyarakat. Yang berbeda antara aliran neoklasik dan aliran lainnya adalah bagaimana untuk mencapai tujuan tersebut. Aliran neoklasik percaya bahwa semua individu adalah rasional, mereka berusaha untuk memaksimisasi utilitasnya dia masing masing. Kalo semua individu berprilaku seperti ini, maka hasil yang di peroleh dari mekanisme pasar adalah hasil yang paling optimum dan efisien.

Jadi market itu cuma tujuan tengah kok :-)

Intervensi pemeintah masih dibutuhkan untuk menjamin bahwa mekanisme pasar ini dapat berjalan dengan benar dan melalukan intervensi langsung di hal hal yang pasar tidak bisa bekerja dengan baik (masalah distribusi, lalu masalah polusi, etc). Salah satu intervensi dari pemerintah adalah kepastian hukum dan kelembagaan lainnya.

Jadi intervensi pemerintah masih perlu kok

"Privatisasi dan menyerahkan kebijakan ekonomi pada pasar dalah ciri khas dari paham ini. Paham Neo Liberalisme yang sekarang sedang sakit dan hampir mencapai kehancurannya dianut oleh negara negara pasar bebas dunia." 


Banyak BUMN (bekas BUMN) yang tidak efisien. Alih-alih dapat dijadikan sumber pemasukan negara, negara harus terus melakukan subsidi agar perusahaan ini masih tetap ada (tidak merugi). Pada saat yang bersamaan, karena mereka tidak efisien dan produktif, banyak project pemerintah yang di lakukan oleh BUMN (bekas BUMN) dengan nilai proyek yang terlalu tinggi (kalo diabndingkan dengan proyek yang dikasih ke swasta. Put corrupsion and bribe aside). Yang terjadi adalah kita, masyarakat indonesia, yang pada akhrinya harus "mengsubsidi" BUMN yang tidak efisien ini (salah satu sumber uang pemerintah adalah pajak kan? )

Sedangkan BUMN yang produktif (baca pertamina) malah selalu jadi sapi perahan pemerintah. Akhirnya mereka malah menjadi makin tidak efisien. (masih ingat kan hutang yang di lakukan oleh Ibu Sutowo ketika menjadi dirut pertamina tahun 70-an). Pemerintah akhirnya bayarin hutang itu beserta bunganya  (kalo ndak salah,utangnya pertaminan ini baru lunas sekitar tahun 1999 atau 200 awal. Butuh literatur lainnya)

Didalam dunia akademis. beberapa riset empiris membuktikan bahwa setelah privatisasi, perusahaan tersebut menjadi lebih efisien dan produktif. Profit dari perusahaan itu menjadi lebih besar. (contoh :
Konings, Joseph. ; Van Cayseele, Patrick. and Warzynski, Frederic "The Effects of Privatization and Competitive Pressure on A firm' Price-Cost Margins: Micro Evidence from Emerging Economies." Review of Economics and Statistics, 87 (2005), 124-134 " )

Pertanyaannya adalah :  Buat apa pemerintah mengsubsidi/menalangi BUMN BUMN yang tidak sehat ini? Selama perusahaan itu bukan perusahaan strategis, kenapa tidak di privatisasi? .Kenapa pemerintah tidak fokus di penanggulangan kemiskinan, subdisi buat orang miskin?

Biarkan itu dimiliki oleh swasta, biarkan mereka menjadi lebih efisien dan produktif. Ketika mereka menjadi lebih efisien atau produktif, negara juga akan mendapatkan untung dari pajak atau dari dividen dari kepemilikan saham negara yang masih tersisa (kalo ada).

"Boediono mungkin berhasil membayar seluruh hutang indonesia pada IMF dengan membuat hutang baru di dalam negri dan luar negri sehingga rasio hutang dalam negri indonesia trus bertambah secara tidak rasional.

Kalo penerimaan negara melebihi semua pengeluaran negara sih, utang ndak bakal ada. Utang itu adalah implikasi logis dari defisit negara ini. Sebenarnya ada alternatif lain untuk membiayai defisit ini : SUN (surat utang negara) atau cetak uang.

SUN itu adalah Surat Utang negara yang di jual ke pasar obligasi. Suka bunganya harus kompetitif di pasar. Kalo suku bunganya kecil, tidak ada yang mau untuk beli SUN. Sedangkan alternatif cetak uang sudah tidak mungkin karena dua alasan. Yang pertama karena  Bi sudah independent dan yang kedua efek inflasi dari cetak uang.

Akhirnya alternatif pembiayaan defisit cuma : SUN atau utang ke WB atau lembaga internasional lainnya. Dua duanya utang. Yang berbeda adalah besar bunganya dan siapa krediturnya.  Utang ke WB biasanya bunganya lebih kecil dan temponya kebih panjang (soft loan) dibandingkan dnegan utang ke swasta. Jadinya pilihan utang ke WB atau lembaga internasional itu adalah pilihan yang paling rasional. 
 
"Bagi Paham Neo Liberalisme Hutang parameter sebuah negara akuntable dan bankable."

Ambo ndak tau, iko sumbernya darimana> :-). Bisa kasih referensi, kayak buku atau apa lah?

"Saat harga BBM melambung tinggi, maka mekanisme pasarnya adalah "Menghapus subsidi dan membiarkan harga BBM mengikuti harga spot international" Sehingga daya beli masyarakat yang yang rendah ini dipaksa kan untuk membeli."


Hmm. Kalo soal kenaikan harga BBM, udah banyak yang ngasih penjelasan kan yah. Subsidi itu sebaiknya cuma buat orang miskin. Bukan buat orang kaya yang punya 2 atau3 mobil. Nah pengguna BBM itu kebanyakan sapa sih? Apa orang yang memiliki motor yang bensinnya 1 : 20 atau mobil yang bensinnya 1: 10 atau 1 :5?  Ndak mungkin jumlah subsidi yang diterima oleh orang yang punya mobil (yang boros), 1 : 10 atau 1:5 lebih besar daripada orang yang punya motor buntut 1 : 20. Kalo pake logika ini, yang banyak nerima subsidi adalah orang kaya yang punya banyak mobil boros.  Jadi adalah masalah target yang salah dalam subsidi BBM ini. 

Makanya, ketika BBM subsidinya dikurangi, pemerintah punya dana yang lebih buat dialokasikan ke subsidi yang langsung dinikmati oleh orang orang yang memang berhak untuk menerimanya.

Kalo ada permasalahan dalam pemberian subsidi baik langsung ke individu atau melalui program lainnya, yang disalahkan bukan subsidinya dunk. tapi administrasi pelaksanaannya.

" Saat hasil bumi indonesia yang kaya ini perlu di olah dengan baik, maka mekanisme pasarnya adalah "Undang asing yang lebih mampu untuk mengelola dengan baik dan biarkan lokal trus menjadi pembantu di negri sendiri" Sehingga tidak aneh dari hampir 900rb barel produksi minyak kita per hari yang mampu diproduksi oleh pertamina tidak sampai 200rb barel perhari. Bagaimana kemandirian bangsa ini bisa terjadi ?"


Kalo soal Freeport emang ada masalah. Kalo masalah KK emang ada masalah. Itu harus dirundingkan lagi. Kalo masalah kenapa ndak diserahkan ke Pertamina. Hmm. Pertaminannya efisien dan produktif ndak? Jangan sampai jumlah pendapatan pemerintah berkurang dari potensinya cuma karena proyek diberikan ke pertamina yang tidak efisien.

Kalo pertaminan efisien, kan pertaminan bisa bidding ketika ada lelang sumber minyak. Kalo yang menang adalah shell atau petronas, selama ini lelangnya jujur, berarti ada yang salah di pertamina. :-).

Kembali, subsidi lah yang orang yang tepat. Bukan perusahaan besar kayak pertamina :-)

"Karena Nationalisme dan Kemandirian suatu bangsa adalah harga mati demi terciptanya masyarakat indonesia yang mandiri."

kalo masalah mandiri sepakat. Ambo sepakat bahwa kita harus mandiri dan bisa bersaing dengan duani internasional. Bukan mandiri dan cuma bisa menang di rumah sendiri (itu pun karena dibantu ama wasit) :-).

Bagi ambo nasionalisme bukan masalah tolak asing, atau tolak pasar. Itu (nasionalisme) adalah implikasi logis dari keberhasilan negara menjamin kesejahteraan semua orang. :-). Menjamin kebebasan bagi siapapun utnuk berusaha dan menjamin adanya jaminan sosial bagi orang yang tidak mampu berusaha atau kalah dalam persaingan itu (orang miskin). 

Mohon di koreksi kalo ada salah

Wassalam


Aufa 

NB : Ambo bukan tim sukses SBY-Boediono atau Kalla-Wiranto ataupun Mega-Prabowo

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~




__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[media-sumut] Fw: BOEDIONO, Ekonomi Pasar dan Paham Neoliberalisme



----- Forwarded Message ----
From: Ronal Chandra <ronal_chandra@yahoo.com>
To: RantauNet@googlegroups.com
Sent: Monday, May 18, 2009 1:15:37 PM
Subject: [R@ntau-Net] Boediono, Ekonomi Pasar dan Paham Neoliberalisme



Dalam kaidah ekonomi Neo Liberalisme menginginkan berkurang nya atau tidak ada lagi intervensi pemerintah dalam ekonomi suatu negara. Neo Liberalisme menyerahkan mekanisme ekonomi kepada Mekanisme pasar dan pasar bebas adalah tujuannya.

Privatisasi dan menyerahkan kebijakan ekonomi pada pasar dalah ciri khas dari paham ini. Paham Neo Liberalisme yang sekarang sedang sakit dan hampir mencapai kehancurannya dianut oleh negara negara pasar bebas dunia.

Bagi negara berkembang Paham Neoliberalisme membuat setiap negara kehilangan jati diri nya, intervensi asing terhadap negara sangat dominan karena kepentingan pasar adalah segala gala nya.

Boediono saat menjadi menteri keuangan jaman megawati, dalam sebuah dialog dengan petani tebu yang minta diproteksi pernah menjawab seperti ini "Kalau dengan menanam tebu kurang menguntungkan maka tanamlah komiditas yang menguntungkan". Jadi seorang petani tebu yang tidak sekolah pun sudah harus mengikuti mekanisme pasar.

Boediono lah yang menyusun draf penyelesaian krisis 98 dengan mengundang lembaga donor seperti IMF, Bank Dunia dan ADB. Yang akhirnya ekonomi indonesia babak belur dan terjualnya BUMN Produktif dibangsa ini.

Boediono mungkin berhasil membayar seluruh hutang indonesia pada IMF dengan membuat hutang baru di dalam negri dan luar negri sehingga rasio hutang dalam negri indonesia trus bertambah secara tidak rasional.

Bagi Paham Neo Liberalisme Hutang parameter sebuah negara akuntable dan bankable.

Saat harga BBM melambung tinggi, maka mekanisme pasarnya adalah "Menghapus subsidi dan membiarkan harga BBM mengikuti harga spot international" Sehingga daya beli masyarakat yang yang rendah ini dipaksa kan untuk membeli.

Saat krisis 98 dan Global terjadi maka mekanisme pasarnya adalah "Pemerintah wajib memberikan jaminan bahwa seluruh simpanan nasabah dijamin oleh pemerintah". hal ini untuk menjamin bahwa orang orang kaya tidak berbondong bondong ke bank untuk menarik dana nya. Kembali segelintir orang kaya di untungkan oleh pemerintah yang mengambil pajak dari rakyat miskinnya.

Saat hasil bumi indonesia yang kaya ini perlu di olah dengan baik, maka mekanisme pasarnya adalah "Undang asing yang lebih mampu untuk mengelola dengan baik dan biarkan lokal trus menjadi pembantu di negri sendiri" Sehingga tidak aneh dari hampir 900rb barel produksi minyak kita per hari yang mampu diproduksi oleh pertamina tidak sampai 200rb barel perhari. Bagaimana kemandirian bangsa ini bisa terjadi ?

Bagi saya Ekonomi Pasar cuma bagus mungkin bagi negara negara maju atau bagus dianut bagi perusahaan perusahaan  lokal dan international dalam upayanya merebut pasar. Tapi bagi negara berkembang seperti indonesia ini ekonomi pasar / neo liberalisme seperti membuat masyarakat indonesia mati secara perlahan.

Sehingga ketika Boediono berkata dalam pidato sebagai cawapres "Bahwa ekonomi pasar tetap perlu ada peran pemerintah melakukan fungsi kontrol" koq rasa rasanya berbeda dengan apa yang sudah beliau lakukan dan pahami selama ini.

Kita perlu pemimpin yang punya integritas dan pemimpin yang mampu membangun kemamdirian bangsa untuk lebih baik karena kita memang punya kemampuan itu.

Karena Nationalisme dan Kemandirian suatu bangsa adalah harga mati demi terciptanya masyarakat indonesia yang mandiri.

Salam Hormat
Ronal Chandra (30)
Waktu nya membangun ekonomi kerakyatan.


     

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: rantaunet-unsubscribe@googlegroups.com
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---




__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

15 May 2009

Re: [media-sumut] Samsat di Carrefour dan Samsat Keliling



Waduh Mas Djodi, ngirim emailnya kok banyak sekali?
 
Satu postingan saja cukup ...
 
Salam,
 
 
Radityo
 
Please add my Facebook:
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia
 
----- Original Message -----
Sent: Thursday, May 14, 2009 7:12 PM
Subject: [media-sumut] Samsat di Carrefour dan Samsat Keliling [3 Attachments]



--- On Thu, 5/14/09, erny muis <erny_manis@yahoo.com> wrote:

From: erny muis <erny_manis@yahoo.com>
Subject: Fw: [phg-purchasing] Samsat di Carrefour dan Samsat Keliling
To: "A Yin" <alsianno@yahoo.com.sg>, "Accounting (Kamin)" <kamin.chu@musimmas.com>, "Djodi Ismanto" <adindagolid@yahoo.com>, benny@indoteam.com, "Eddy Chandra" <eddy@ptgrowthasia.com>, "vera chang" <v3r4_c4n9@yahoo.com>, "Dewi Indahwaty" <dewi.indahwaty@yahoo.co.id>, "Peter Dalimanta" <dalimanta@yahoo.com>, evy_sbm@yahoo.com, "huang edwin" <edwin_huanglienhu@yahoo.co.id>, "Ferdy" <fmuis@permatabank.co.id>, "RAMLI TAN" <goodluck358@yahoo.com>, "Sylvia Indrawati" <viedar_mansyl@yahoo.com>, "Juliani Wu" <julie@sbmgroups.com>, "Mely Kwok" <mely_kwok@yahoo.com>, "Vivian Khosasih" <pin_vivian@yahoo.com>, "margaret zhao" <margaret_chaw@yahoo.com>, sun_world8@yahoo.com, suwanto@indoteam.com, "Siswanto Tanoto" <sun3889sen@yahoo.com>
Date: Thursday, May 14, 2009, 6:39 PM



----- Forwarded Message ----
From: PHG - Jeanny Puansari <jeanny.puansari@permatagroup.com>
To: PHG - Jeanny Puansari <jeanny.puansari@permatagroup.com>
Sent: Thursday, May 14, 2009 4:21:12 PM
Subject: FW: [phg-purchasing] Samsat di Carrefour dan Samsat Keliling




__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___