06 May 2009

Re: [media-sumut] KEJAHATAN SENJATA API DI SUMUT MENINGKAT



hubungi muslim muis 081533221937
----- Original Message -----
Sent: Monday, May 04, 2009 4:33 PM
Subject: Re: [media-sumut] KEJAHATAN SENJATA API DI SUMUT MENINGKAT

Boleh minta nomor HP salah seorang yang bisa dihubungi? Terima kasih

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!


From: "LBH Medan"
Date: Mon, 4 May 2009 16:26:34 +0700
To: <ramadhan_syahrul@ymail.com>; <mamboscience@yahoo.com>; <fahmiaza@gmail.com>; <hotma_sarasih@yahoo.com>; <zal_dnp06@yahoo.co.id>; <zulfianafina@yahoo.com>; <ferdinan_wsp@yahoo.com>; <fitry_metro@yahoo.com>; <angan_zagoto@yahoo.com>; <elfransisco@gmail.com>; <bantuan-hukum@tifafoundation.org>
Subject: [media-sumut] KEJAHATAN SENJATA API DI SUMUT MENINGKAT

SIARAN PERS

Nomor : 01/LBH/SP/V/2009.-

Tentang :

"KEJAHATAN BERSENJATA API SUDAH SANGAT MERESAHKAN"

Sejak Januari hingga April 2009, dari catatan LBH Medan terjadi 29 kali terjadi tindak pidana menggunakan senjata api di beberapa wilayah Sumatera Utara, dengan tingkat kerugian :

- uang tunai                   : Rp. 3,3 miliar

- mobil truk                  : 3 unit

- handphone                 : 12 unit

- laptop/komputer         : 9 unit

- rokok                                    ; 8 kardus dan 180 slop

- sepeda motor             : 5 unit

Jika dibandingkan dengan tahun 2008, kejahatan bersenjata api hanya 44 kasus, maka fenomena tragedi kejahatan bersenjata api di Sumatera Utara empat bulan terakhir ini hampir menyamai kasus yang terjadi pada tahun 2008.

Hal ini menyebabkan masyarakat menjadi resah dan ketakutan sehingga menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap kinerja institusi Polri. Sebagai daerah yang kondusifitasnya dikenal baik dan sebagai garda terdepan dalam hal penegakan hukum, pada kenyataannya pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara tidak dapat mendeteksi dengan dini titik-titik rawan terjadinya kejahatan bersenjata api ini.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan sebagai lembaga yang peduli atas penegakan hukum dan HAM di Sumatera Utara menuntut Kapolda :

  1. Meningkatkan kualitas razia di tempat-tempat mana yang diduga rawan terjadinya kejahatan bersenjata api, hal ini sangat penting karena tidak jarang pelaku mengambil inspirasi dengan mengaku-ngaku sebagai petugas polisi yang sedang melakukan razia dalam melancarkan aksinya;
  2. Mengerahkan seluruh kemampuan untuk mengawasi ke tempat-tempat dimana rawan penyelundupan senjata api;
  3. Menarik seluruh senjata api yang beredar di masyarakat sipil dan tidak memberikan izin kepada masyarakat sipil lainnya untuk menguji sejauh mana kejahatan bersenjata api tersebut dapat berkurang  jika masyarakat sipil tidak diberikan izin menggunakan senjata api, karena tidak tertutup kemungkinan senjata api yang beredar dimasyarakat tersebut disalah gunakan.
  4. memperketat pemberian izin membawa senjata api bagi setiap personal Polri yang sedang tidak bertugas, seraya melakukan tes psychologi setiap minggunya bagi personal yang mendapatkan izin tersebut.

Demikian disampaikan, terima kasih

Medan, 04 Mei 2009

Hormat kami,

Lembaga Bantuan Hukum Medan

Ttd.

MUSLIM MUIS, SH      (Kadiv.Advokasi HAM & Demokrasi)

YURIKA. N, SH             (Wakil Divisi Advokasi HAM & Demokrasi)



__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

No comments: