17 August 2009

Re: [media-sumut] Fw: Press Release dan Undangan Liputan Aksi Solidaritas Nasional Peduli Tapanuli Tengah



Bertemu dgn siapa di HI, kita ketem di lokasi. saya di jakarta

Pada 18 Agustus 2009 12:04, mediacare <mediacare@cbn.net.id> menulis:
 
[Attachment(s) from mediacare included below]

 
Please add my Facebook:
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia
----- Original Message -----
Sent: Monday, August 17, 2009 6:57 AM
Subject: Press Release dan Undangan Liputan Aksi Solidaritas Nasional Peduli Tapanuli Tengah

Undangan Liputan Aksi Solidaritas Bersama, Solidaritas Nasional Peduli Tapanuli Tengah pada Selasa, 18/8/09, aksi digelar di Bunderan HI Jakarta pukul 10.30 Wib sampai selesai

Press Release
" Rakyat Belum Merdeka"                                                           
Solidaritas Nasional Peduli Tap. Tengah

Permasalahan tanah yang begitu banyak hampir meliputi seluruh wilayah Tapanuli Tengah antara lain di Kecamatan Manduamas, Sirandorung, Andam Dewi seluas 6000 ha tanah yang terdiri dari transmigran (umum/TSM,pengungsi konflik aceh tahun 1979, non-transmigran), Kecamatan Sosorgadong, Sorkam Barat penyerobotan dilakukan PT Nauli Sawit/oknum pejabat Pemkab seluas 100-an ha, kehadiran PT Nauli Sawit 2/PT TAS di Kecamatan Kolang, ganti rugi pembukaan jalan Rampah sampai ke Labuhan Angin Kecamatan Tapian Nauli tidak jelas, di Kecamatan Pinang Sori terdapat di desa Sitardas lorong Aek Lobu 210 ha, Desa Simarlelan 600 ha diserobot PT CPA, ditambah pelebaran/perpanjangan proyek bandara udara Pinangsori, 41 kk yang tergabung dalam kelompok tani Aek Sirara tidak mendapat ganti rugi yang layak.

Semangat Perjuangan Kami tidak akan pernah padam, tuntutan rakyat akan haknya terus akan berlanjut. Sejak tahun 2004 perjuangan itu telah berjalan hingga kini, permasalahan tanah yang melibatkan oknum Pejabat Pemkab, investor-investor yang melakukan investasi karena ajakan bupati telah begitu luas. Tanah rakyat berpindah ketangan investor, dengan dalih untuk mensejahtrakan rakyat kenyataannya tidak. Anak-anak kurang gizi, banyak yang putus sekolah, suami atau orang tua dari anak dan istri dipenjara karena memperjuangkan haknya.

Forum Pembela Tanah Rakyat dibentuk untuk menyatukan kekuatan, aksi sudah berkali-kali, dilokasi perusahaan, DPR Kab, DPR Prov, kantor Gubsu, Polda Sumut, DPR RI, Istana Negara sudah dilaksanakan, namun tidak pernah kunjung selesai, rakyat malah korban, sudah tanah diserobot dipenjara pula.

Perjuangan-perjuangan/Aksi yang sudah dilakukan al. Puluhan kali aksi dilokasi perusahaan sejak 2004-2006, Demontrasi di depan kantor DPRD Kab. Tapteng tanggal 31/3/2008, Demontrasi menginap didepan kantor bupati, hari I tanggal 29/5/2008, hari II tanggal 30/5/2008, bupati tidak mau menjumpai/dialog dengan rakyatnya. Aksi didepan DPRD SU, Kantor Gubsu sudah berulang-ulang, bahkan saat aksi di depan kantor Gubernur Sumut tanggal 29 Agustus 2008 koordinator FPTR ditikam, padahal sebelumnya rumahnya sudah dibakar di Barus 22/6/2008. Aksi damai di Istana Negara 22 Januari 2009 sehingga Komisi 4 DPR RI turun ke Tapteng, mereka berjanji akan menuntaskan masalah, namun kenyataannya nol, malahan keluar berita kunjungan dsalah media tulis mengunjungi kelangkaan pupuk. Aneh memang, para anggota DPR RI tersebut bahkan meneteskan air mata saat melihat langsung korban penyerobotan tanah, acting nya lumayan bagus.

Banyaknya tindakan-tindakan kekerasan disinyalir terkait dengan masalah tanah antara lain, Pembunuhan Partahian Simanungkali (20/12/2005) karena tidak bersedia menjual tanahnya, Penempatan Sat-Pol PP dan Pengacungan senjata, Pembakaran padi warga, Pembakaran Rumah, Penikaman Aktivis, Mutasi swenang-swenang para PNS yang tidak mendukung peyerobotan tanah. Ada apa dengan para pejabat kita, tidakkah punya hati nurani lagi, mana janji-janji keberpihakan kepada rakyat, apa semua sudah jadi Mr OMDO (omong doing).

Kami yang tergabung didalam Solidaritas Nasional Peduli Tap. Tengah; KontraS, PMKRI, FMN, AGRA, Pergerakan Indonesia (PI), FPTR kembali turun kejalan, menyatukan suara
MENUNTUT

1.    Kembalikan Tanah Rakyat
2.    Tangkap Bupati Tap.Tengah Drs. Tuani Lumban Tobing
3.    Bebaskan 10 orang warga yang memperjuangkan pengembalian tanahnya yang diserobot, karena tidak terbukti bersalah.
4.    Usut sampai tuntas segala tindak pidana criminal yang terjadi akibat sengketa tanah di Kabupaten Tap. Tengah.


Edy Simatupang
Koordinator                                                      




--
Terima Kasih. Tuhan Memberkati Kita Semua


__._,_.___


media sumut



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

No comments: